LEBAK, BANPOS – Ikatan jurnalis televisi indonesia ( IJTI ) Banten menggelar aksi kegiatan sosial di salah satu pondok pesantren Salafiah Merah Putih Jawahirul Quran di Kampung Pangasih, Desa Sukaraja, Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak.
Kegiatan itu dilakukan untuk berbagi kebahagiaan sekaligus memberikan manfaat nyata bagi para santri yang mengaji di tempat tersebut. Pondok pesantren Salafiah Merah Putih Jawahirul Quran sendiri dikenal sebagai tempat menimba ilmu agama secara gratis lantaran sebagian besar santri di sini adalah anak-anak yatim yang memiliki semangat belajar tinggi meski dalam keterbatasan ekonomi.
Ketua IJTI Banten, Adhi Mazda menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial jurnalis televisi, kehadiran jurnalis televisi di pondok pesantren salafiah ini bukan hanya untuk berbagi, tetapi juga menjalin hubungan yang lebih erat dengan masyarakat.
“Alhamdulillah hari ini IJTI Banten menggelar kegiatan bebagi Ramadan, menyalurkan bantuan sembako, santunan dan juga penyerahan wakaf, perlengkapan ibadah,” kata Adi pada Minggu (23/3/2025).
Menurut Adi, kehadiran jurnalis televisi di tengah masyarakat bukan hanya untuk menyampaikan informasi, namun juga untuk memberikan manfaat nyata untuk sesama sekaligus membawa pesan lain agar para santri tau literasi diera digital.
E-Paper BANPOS Terbaru
“Kami hadir disini bukan untuk pertama kalinya sejak awal Ramadan, IJTI Banten telah aktif berbagi ditengah masyarakat, dan ini bukan tentang berbagi materi buat kami, namun bagi kami jurnalis televisi Banten ikut serta dalam mendukung bagaimana keberadaan kami ini selalu membuat manfaat dalam aspek sosial ditengah masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, dalam kegiatan ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi para santri untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial.
“kegiatani ini diharapkan para santri mendapatkan wawasan baru tentang dunia jurnalistik, sementara para jurnalis mendapat pelajaran berharga tentang nilai-nilai agama yang bisa menjadi pegangan dalam menjalankan tugas sehari-hari,” tandasnya. (MYU)