“Dengan digitalisasi di berbagai sektor serta pembangunan sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE) menjadi potensi strategis untuk bersama melakukan berbagai inovasi untuk masyarakat Banten,” ungkap Nana.
Menurut Nana, banyak yang bisa dikerjasamakan, misalnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dapat memberikan akses kepada Relawan TIK untuk mengedukasi peserta didik dalam meningkatkan literasi digital.
Di sektor perlindungan anak, kata Nana, dapat meningkatkan kesadaran dan peran orang tua pentingnya digital parenting di masa kini. Digitalisasi dan keterbukaan informasi publik juga bisa diterapkan hingga tingkat pemerintahan desa.
“Banyak OPD-OPD lainnya yang mungkin memiliki PR dapat dibantu oleh Relawan TIK,” tutup Nana.
Sementara itu, Ketua Relawan TIK Provinsi Banten masa bakti 2024-208, Ahmad Taufiq Jamaludin usai dilantik menyatakan siap untuk mewujudkan Banten Cakap Digital.
E-Paper BANPOS Terbaru
“Momen Hari Bela Negara menjadi komitmen kami mengabdi kepada masyarakat Banten, Dengan Semangat Bela Negara, kami bela ketahanan digital serta jaga citra digital bangsa Indonesia di dunia internasional,” imbuh Taufiq.
Menurut Taufiq, citra niradab saat ini masih sangat melekat pada warganet Indonesia. Hal ini, kata dia, menjadi kontradiktif dengan citra bangsa Indonesia yang ramah, sopan santun dan menjunjung tinggi nilai-nilai perdamaian.
“Ini menjadi PR bersama baik nasional maupun Banten, untuk bersama membangun warganet yang semakin cakap digital, kompetensinya semakin baik, kesadaran keamanan digital juga meningkat, budayanya juga tertanam kuat, serta etika digitalnya tidak pernah lupa sebagai bagian penting dalam pilar literasi digital,” jelas Taufiq.
Taufiq juga mengungkapkan langkah strategis awal Relawan TIK Provinsi Banten dengan dua visi dan dua program utama yang siap digagas, yakni membangun masyarakat Banten makin cakap digital serta mewujudkan Banten Manggala Digital
“Kami akan turun ke kabupaten/kota di Banten untuk peningkatkan kuantitas dan kapasitas SDM (sumber daya manusia) melalui open recruitment dan pelatihan-pelatihan,” ungkap Taufiq.