Sementara itu, Ketua DPW Partai NasDem Provinsi Banten, Wahidin Halim yang hadir dan memberikan sambutan pun turut menguatkan. Dengan semangat Hari Santri, mantan gubernur Banten ini, juga siap mendukung dan memperjuangkan agar Anies menjadi presiden periode 2024-2029.
“Pada 22 Oktober (1945), kiai dan santri dengan maklumat KH Hasyim Asy’ari berjihad melawan penjajah. Bersama masyarakat melawan penjajah dan kita menang. Sekarang (kita) mendukung dengan berjihad memenangkan Pak Anies jadi presiden,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Anies menyampaikan terima kasih. Eks Mendikbud ini menyampaikan sejumlah pesan kepada santri dan berjanji memberikan lebih banyak beasiswa untuk santri agar maju berkembang.
Kata dia, harusnya negara memberikan yang lebih besar untuk santri dan pesantren, demi kesempatan yang setara bagi setiap anak bangsa. “Kita sedang memperingati Hari Santri. Santri tak jadi penonton saat kemerdekaan, tapi ikut berjuang. Karena itu negara harus memberikan yang lebih besar untuk santri dan pesantren,” ujar Anies.
Anies juga mengunjungi Pondok Pesantren (Ponpes) Daar El-Qolam, Kabupaten Tangerang, Banten. Di hadapan para ulama, Anies berpesan kepada para santri agar rajin dan tekun dalam belajar. Kata dia, kesempatan untuk berkembang semakin terbuka.
E-Paper BANPOS Terbaru
“Insya Allah menjadi prioritas kita juga, diberikan kesempatan lebih banyak dalam bentuk beasiswa, program-program pendidikan tinggi sehingga mereka bisa masuk ke mana saja untuk meraih cita-citanya,” kata Anies.
Anies menyebut pondok pesantren harus diberi kesetaraan layanan oleh negara. Baik itu dari kesempatan pembangunan fasilitas, anggaran hingga akses beasiswa untuk para santrinya.
“Lokasi belajar boleh di mana saja, lokasi mimpi cita-cita harus di langit yang amat tinggi,” pungkasnya.
Sebelumnya, Anies mengisi kuliah umum di Kampus Pendidikan Ulama Tarjih Muhammadiyah (PUTM) Kaliurang, Yogyakarta, Minggu (22/10/2023). Di tempat itu, Anies membahas soal persoalan negeri dan programnya bila nanti terpilih menjadi Presiden RI.