TANGERANG, BANPOS – Warga Kabupaten Tangerang diminta untuk menjaga kekompakan dan kesolidan serta toleransi kehidupan beragama di tengah krisis global yang saat ini tengah melanda dunia. Menjaga kekompakan bisa dengan menggelar silaturahmi.
Ajakan ini disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, Muhamad Amud saat menggelar Silaturahmi Ramadan bersama ratusan warga yang didominasi kaum ibu rumah tangga, ibu-ibu pengajian dan majelis taklim se-Kecamatan Rajeg, di Pondok Aspirasi Kelurahan Sukatani, Rabu (4/3).
Muhamad Amud menyebut tradisi silaturahmi merupakan bentuk nyata kekompakan warga di Indonesia, khususnya di Kabupaten Tangerang.
Silaturahmi juga bisa menjadi ajang apresiasi atas dedikasi warga yang dinilai telah berjasa dalam menjaga dan mengawal toleransi.
“Kita semua berharap seluruh umat beragama, bisa menjalankan ibadah dan merayakan hari rayanya dengan tenang, nyaman, dan damai tanpa gangguan apapun, khususnya umat Muslim yang saat ini tengah menjalani ibadah puasa,” imbuhnya.
Dalam silaturahmi Ramadan itu, Amud mengajak kaum ibu kader Partai Golkar tersebut, untuk bersyukur atas kedamaian dan toleransi umat beragama yang telah terjalin harmonis selama ini di Kabupaten Tangerang.
“Hari ini kami awali silaturahmi dengan kader di perumahan. Selanjutnya ke semua basis kader Golkar hingga menjelang Lebaran. Kami targetkan 6.000 kader bisa selesai sebelum Idul Fitri,” kata Amud.
Dalam momentu itu, Muhamad Amud yang juga politisi Partai Golkar menginformasikan program-program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang bagi warga yang membutuhkan, seperti program mudik gratisi.
Warga yang hendak pulang kampung menjelang Idul Fitri nanti, kata Amud, bisa memanfaatkan program mudik gratis yang telah dibuka Pemkab Tangerang melalui Dinas Perhubungan (Dishub).
Amud menyampaikan program mudik gratis telah dibuka sejak jauh hari, agar warga bisa menyesuaikan dengan waktu mudiknya. Tata cara pendaftarannya juga sudah beredar di berbagai media umum dan media sosial (Medsos).
“Mudik gratis adalah upaya pemerintah daerah untuk membantu warga agar bisa merayakan lebaran di kampung halaman dengan aman dan nyaman,” tambahnya.
Ajak Kaum Ibu Hidupkan Lagi Budaya Cocok Tanam
Silaturahmi warga yang didominasi kaum emak-emak itu, juga dihadiri Anggota DPR RI Andi Achmad Dara.
Wakil rakyat dari Fraksi Golkar tersebut sedang menggelar kunjungan kerja (Kunker) di daerah pemilihan Tangerang Raya.
Dalam silahturahmi ini, politisi yang akrab disapa Andi Dara itu mendorong warga, khususnya kaum ibu di Kabupaten Tangerang untuk menghidupkan kembali budaya bercocok tanam di lahan milik sendiri.
Ajakan ini disampaikan Andi Dara sebagai langkah strategis dalam menghadapi ancaman inflasi dan kenaikan harga bahan pokok akibat ketidakpastian ekonomi global.
Andi Dara menyebut kaum ibu memegang peranan kunci dalam mengelola ekonomi keluarga di masa sulit.
Ia mengajak warga untuk memanfaatkan lahan terbatas guna menanam kebutuhan pokok secara mandiri. Ajakan ini juga sejalan dengan program ketahanan pangan nasional.
“Saya mengajak kaum ibu menjadi supply chain di dapur sendiri. Dengan menanam cabai, tomat, beternak ayam petelur. Budaya ini harus dihidupkan lagi agar kita tidak sepenuhnya bergantung pada pasar,” ujar Andi.
Selain itu, sebagai Wakil Ketua Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI, Andi mengatakan, pemerintah saat ini sedang melakukan pembenahan tata kelola subsidi agar lebih tepat sasaran.
Salah satunya sinkronisasi data pelanggan listrik 450 Watt dan distribusi pupuk.
Ia menambahkan, efisiensi anggaran pusat dan daerah terus diperjuangkan agar dana desa serta bantuan sosial (Bansos) dapat terserap tepat waktu tanpa mengalami kendala birokrasi.(*)



Discussion about this post