CILEGON, BANPOS – Pemerintah Provinsi Banten menggelar Safari Ramadan di Kampus Al-Khairiyah, Kota Cilegon, Jumat (28/2). Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus penguatan sinergi pembangunan antara pemerintah dan masyarakat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, Gubernur Banten Andra Soni, Ketua Majelis Syuro Al-Khairiyah, Ketua PB Al-Khairiyah, Forkopimda Banten, Sekda Banten, Wakil Walikota Cilegon, Baznas Provinsi Banten, serta Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia.
Dalam sambutannya, Yandri Susanto menyebut Al-Khairiyah sebagai kampus peradaban yang memiliki peran strategis dalam pembangunan.
“Al-Khairiyah ini adalah kampus peradaban. Mahasiswanya bukan hanya dari Cilegon, tetapi juga dari berbagai daerah. Ini potensi besar untuk menjadi mitra pembangunan, khususnya bagi Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal,” ujarnya.
Ia menambahkan, kolaborasi antara pemerintah dan institusi pendidikan sangat penting dalam mendorong kemajuan daerah.
Sementara itu, Wakil Walikota Cilegon, Fajar Hadi Prabowo, menyampaikan apresiasi atas berbagai program Ramadan yang digagas kampus tersebut.
“Al-Khairiyah memiliki program seperti Ramadan Berbagi dan Syiar Ramadan yang sangat bermanfaat, baik bagi mahasiswa maupun masyarakat Kota Cilegon,” katanya.
Gubernur Banten dalam sambutannya menegaskan bahwa Ramadan merupakan momentum memperkuat nilai keagamaan dan kebersamaan.
“Safari Ramadan ini adalah program Pemerintah Provinsi Banten untuk mempererat silaturahmi serta memperkuat nilai religius di tengah masyarakat,” tuturnya.
Ia juga menyinggung sejarah panjang Al-Khairiyah yang didirikan oleh K.H. Syam’un.
“Berkat perjuangan K.H. Syam’un dalam mendirikan pondok pesantren dan fokus pada pendidikan, Al-Khairiyah tetap kokoh hingga hari ini,” ucapnya.
Selain itu, Gubernur menyampaikan bahwa Pemprov Banten memiliki program SMA dan SMK gratis untuk mendukung akses pendidikan yang lebih luas, termasuk pendidikan keagamaan.
Dalam kesempatan tersebut, turut diserahkan berbagai bantuan, antara lain beasiswa pendidikan, kursi roda, bantuan pembangunan masjid, bantuan untuk asatidz dan guru ngaji pondok pesantren, serta bantuan sarana dan prasarana peribadahan.
“Melalui Safari Ramadhan ini, kami berharap sinergi antara pemerintah, kampus, dan masyarakat semakin kuat dalam mendukung pembangunan di Banten, khususnya di Kota Cilegon,” tutup Gubernur. (CR01)









Discussion about this post