Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Satu Tahun Budi Rustandi, Proyek Fisik Megah Minim Fungsi

by Muhamad Wahyu
Februari 19, 2026
in HEADLINE, KESRA, PEMERINTAHAN, PERISTIWA
Satu Tahun Budi Rustandi, Proyek Fisik Megah Minim Fungsi

Ketua LMND Kota Serang, Aji Maulana

SERANG, BANPOS – Satu tahun kepemimpinan Budi Rustandi di Kota Serang menuai kritik tajam dari berbagai elemen.

“Sejumlah capaian fisik belum diikuti perbaikan mendasar pada persoalan kemiskinan dan distribusi kesejahteraan,” tulis keterangan resmi yang diterima BANPOS.

Baca Juga

Muji Rohman Optimis Industri Sawah Luhur Pangkas Pengangguran

Muji Rohman Optimis Industri Sawah Luhur Pangkas Pengangguran

Maret 5, 2026
Program MBG Tingkatkan Kesadaran Gizi Warga Kota Serang

Program MBG Tingkatkan Kesadaran Gizi Warga Kota Serang

Maret 4, 2026
PPPK Paruh Waktu bakal Dilantik Minggu Depan

Pesan Guru PPPK Paruh Waktu Kota Serang: Mana Berani Kami Ngomong Langsung?

Februari 28, 2026
Salah Data, Pemkot Serang Akui Belum Bayar Gaji Ratusan Guru Paruh Waktu

Salah Data, Pemkot Serang Akui Belum Bayar Gaji Ratusan Guru Paruh Waktu

Februari 27, 2026

Selanjutnya, Ketua LMND Kota Serang Aji Maulana menilai pembangunan infrastruktur sepanjang tahun pertama belum menyentuh akar persoalan warga. “Pembangunan yang diresmikan belum memberikan hasil signifikan saat diuji persoalan banjir dan daya beli,” ujar Aji Maulana.

Setelah itu, ia mencontohkan proyek revitalisasi kawasan Royal Baroe senilai Rp10 miliar yang langsung terendam banjir usai peresmian.

“Kejadian ini mengindikasikan lemahnya perencanaan teknis, terutama dalam aspek drainase dan kajian hidrologi,” kata Aji menyindir kinerja pemkot.

Lantas, Aji menganggap pemerintah lebih menonjolkan tampilan fisik daripada ketahanan fungsi bangunan yang telah menelan banyak anggaran daerah. “Seharusnya perencanaan matang sejak awal, bukan sekadar mengejar simbol capaian politik semata,” cetusnya dengan nada bicara sangat kritis.

Kemudian, program penanganan banjir yang menjadi prioritas awal pemerintahan Budi-Agis dianggap masih berjalan sangat lambat dan belum menyeluruh. “Normalisasi sungai baru berjalan akhir tahun, sementara perbaikan drainase pemukiman masih menunggu dukungan anggaran,” tutur aktivis mahasiswa tersebut.

Angka Kemiskinan di Kota Serang Masih Bertahan

Berikutnya, sorotan tajam mengarah pada data BPS 2025 yang mencatat angka kemiskinan Kota Serang masih bertahan 5,51 persen. “Persoalannya bukan hanya angka kemiskinan, tapi distribusi kesejahteraan yang belum terasa merata,” tegas Aji menyoroti ketimpangan ekonomi.

Seketika, ia menilai proyek pemerintah belum secara sistematis melibatkan tenaga kerja lokal maupun mitra usaha kecil dari warga Serang. “Pertumbuhan ekonomi belum menyentuh lapisan bawah karena efek belanja APBD belum optimal bagi rakyat,” ungkap Aji lebih lanjut.

Lalu, LMND mendesak revisi Perda Kepariwisataan harus menjadi instrumen perlindungan bagi pelaku UMKM lokal agar masuk jaringan ritel modern. “Kalau tidak ada kewajiban jelas, produk UMKM lokal akan terus kalah bersaing di tanah sendiri,” jelasnya menuntut kebijakan afirmatif.

Memasuki tahun kedua, ancaman fiskal akibat pemotongan DAU sebesar Rp186 miliar membayangi realisasi 13 program unggulan janji kampanye Walikota. “Pemerintah kota perlu bersikap terbuka terkait prioritas dan kemampuan anggaran yang sebenarnya kepada publik,” saran Aji secara terbuka.

Terakhir, Aji mewanti-wanti agar janji kampanye tidak berhenti hanya sebagai dokumen politik tanpa adanya dampak nyata bagi kemandirian fiskal. “Warga butuh dampak nyata, bukan sekadar peresmian yang hanya menjadi etalase pembangunan saja,” pungkas Aji menutup pernyataan kritisnya. (*)

Tags: Berita BanposBudi RustandiInfrastruktur SerangkemiskinanKinerja WalikotaKota SerangKritis.LMNDNur Agis Aulia

Berita Terkait

Muji Rohman Optimis Industri Sawah Luhur Pangkas Pengangguran
EKONOMI

Muji Rohman Optimis Industri Sawah Luhur Pangkas Pengangguran

Maret 5, 2026
Program MBG Tingkatkan Kesadaran Gizi Warga Kota Serang
EKONOMI

Program MBG Tingkatkan Kesadaran Gizi Warga Kota Serang

Maret 4, 2026
PPPK Paruh Waktu bakal Dilantik Minggu Depan
PEMERINTAHAN

Pesan Guru PPPK Paruh Waktu Kota Serang: Mana Berani Kami Ngomong Langsung?

Februari 28, 2026
Salah Data, Pemkot Serang Akui Belum Bayar Gaji Ratusan Guru Paruh Waktu
PEMERINTAHAN

Salah Data, Pemkot Serang Akui Belum Bayar Gaji Ratusan Guru Paruh Waktu

Februari 27, 2026
Emban Amanah Jadi Kadindikbud Kota Serang, Ahmad Nuri Ingin Wujudkan Siswa ‘Berbudi’
PEMERINTAHAN

Klaim Tak Zalim, Dindikbud Kota Serang Mulai Sibuk Cek Data Gaji Guru PPPK Paruh Waktu

Februari 27, 2026
Enggan Disebut Zalim, Kadindikbud Klaim Pemkot Serang Justru Lakukan Percepatan Kebijakan untuk Guru PPPK Paruh Waktu
HEADLINE

Enggan Disebut Zalim, Kadindikbud Klaim Pemkot Serang Justru Lakukan Percepatan Kebijakan untuk Guru PPPK Paruh Waktu

Februari 27, 2026
Next Post
Kota Serang Gelap Gulita 10 Ribu Titik Butuh PJU

Kota Serang Gelap Gulita 10 Ribu Titik Butuh PJU

Discussion about this post

Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh