SERANG, BANPOS – Wakil Wali Kota Serang Nur Agis Aulia mengungkapkan hasil pemetaan kebutuhan Penerangan Jalan Umum (PJU) mencapai puluhan ribu titik.
“Kalau totalnya di Kadishub itu titiknya lebih dari 10 ribu ya,” tegas Agis saat memaparkan data tersebut, kemarin.
Selanjutnya, pemerintah akan menyesuaikan realisasi pemasangan lampu jalan tersebut dengan kondisi kapasitas anggaran yang tersedia saat ini.
“Kalau dilihat di pemetaan, ini disesuaikan dengan anggaran yang ada,” ujar Agis mengenai rencana teknis pelaksanaan proyek tersebut.
Setelah itu, Agis menjelaskan bahwa angka 10 ribu merupakan akumulasi kebutuhan total dan bukan target realisasi satu tahun.
“Kurang lebih 10 ribu ke atas, sehingga dengan anggaran yang ada kita pecahkan,” tuturnya merinci strategi pembagian alokasi.
Lantas, politisi muda ini menegaskan bahwa ribuan titik gelap tersebut masih sebatas data mentah hasil pemetaan wilayah saja.
“Ini kan pemetaan kira-kira ada berapa untuk dipilah berdasarkan skala prioritas,” kata Agis menjelaskan tahapan seleksi lokasi.
Pemkot Memilah Daerah Prioritas
Berikutnya, pemerintah daerah akan memilah area mana saja yang harus mendapat prioritas penerangan terlebih dahulu sesuai kekuatan finansial.
“Nanti teknisnya kita semantaikan duluan karena sudah dengan anggaran yang ada,” imbuhnya terkait langkah operasional di lapangan.
Seketika, Agis belum bisa memastikan jumlah pasti titik lampu yang akan terpasang pada tahun anggaran berjalan kali ini.
“Nanti kita jelasin lagi mengenai angka pastinya setelah finalisasi perhitungan,” tandas Agis menutup pembicaraan mengenai rincian data.
Kemudian, Wakil Ketua DPRD Kota Serang Roni Alfanto membenarkan bahwa aspirasi warga terkait lampu jalan sangatlah mendominasi.
“Memang banyak aspirasi masyarakat agar jalan-jalan di Kota Serang segera dilengkapi PJU,” papar Roni secara terbuka.
Lalu, pihak legislatif berjanji akan membedah anggaran tersedia guna memastikan daerah mana yang bisa segera mendapatkan lampu penerangan.
“Kita lihat anggaran yang tersedia dan bedah daerah mana yang bisa terealisasi,” tegas Roni menyikapi desakan dari warga.
Terakhir, kondisi jalanan yang gelap masih menjadi momok bagi warga Kota Serang terutama saat melintas pada malam hari.
“Nanti kita bedah anggaran yang sudah ada agar kebutuhan masyarakat ini terpenuhi,” pungkas Roni menutup keterangan kepada media. (*)












Discussion about this post