CILEGON, BANPOS – Ikhwan Mahmud ST resmi terpilih sebagai Penjabat (Pj) Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Cilegon periode 2025–2030. Ia dipilih secara aklamasi dalam Rapat Pengurus Lengkap (RPL) yang digelar di Hotel The Royale Cilegon, Jumat (13/02/2025).
RPL tersebut merupakan tindak lanjut pergantian antar waktu (PAW) Ketua Kadin Kota Cilegon. Prosesnya mengacu pada Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1987, Keputusan Presiden Nomor 18 Tahun 2022, serta peraturan organisasi dan AD/ART Kadin.
Seluruh peserta rapat yang terdiri dari pengurus harian, Wakil Ketua Umum (WKU), dan komite tetap sepakat menunjuk Ikhwan Mahmud sebagai Pj Ketua Kadin Kota Cilegon hingga 2030.
Dalam sambutannya, Ikhwan Mahmud menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas amanah yang diberikan kepadanya.
“Saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas kepercayaan ini. Amanah ini bukan hal ringan, tetapi akan saya jalankan dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya.
Tak lupa, ia menyampaikan terima kasih kepada Walikota Cilegon atas dukungan terhadap pelaksanaan RPL, serta kepada Polres Cilegon yang telah mengawal kegiatan sehingga berjalan aman dan kondusif.
“Kami juga berterima kasih kepada Kadin Provinsi Banten yang selama ini terus berkoordinasi dan mendukung penuh proses konsolidasi ini,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Ikhwan juga mengajak seluruh pengurus untuk menjaga soliditas organisasi.
“Mari kita lanjutkan estafet perjuangan dan menjadikan Kadin Cilegon lebih kuat, lebih solid, dan lebih bermanfaat bagi para pelaku usaha,” tegasnya.
Ikhwan turut memberikan apresiasi kepada para ketua sebelumnya.
“Saya memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para ketua terdahulu yang telah membangun fondasi kuat bagi Kadin Cilegon. Tugas kita sekarang adalah melanjutkan dan menyempurnakan apa yang sudah baik,” katanya.
Ke depan, Ikhwan menegaskan komitmennya menjadikan Kadin sebagai rumah besar bagi seluruh pelaku usaha.
“Kadin harus menjadi rumah bersama, mulai dari UMKM hingga korporasi besar. Kita harus menjadi mitra strategis pemerintah yang inklusif dan adaptif terhadap dinamika ekonomi,” ujarnya.
Ia juga mendorong agar pengusaha lokal Cilegon mampu naik kelas.
“Kita ingin pengusaha lokal bisa bersaing di tingkat nasional bahkan internasional. Itu yang menjadi target bersama,” tegasnya.
Menutup sambutannya, Mahmud memohon maaf apabila selama proses RPL terdapat kekurangan.
“Jika selama proses ini ada komunikasi yang kurang berkenan, saya mohon maaf. Mari kita kembali bersatu dalam satu visi untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif dan mendorong pertumbuhan ekonomi Kota Cilegon,” ucapnya (CR01)










Discussion about this post