PULOPANJANG, BANPOS – Anggota Komisi X DPR RI Furtasan Ali Yusuf meresmikan gedung UKS baru di SDN Pulo Panjang 2 melalui program aspirasi.
Dalam kunker dapil itu, Furtasan turut didampingi Ketua Fraksi NasDem DPRD Kabupaten Serang, Ahmadi.
“Kunjungan ini terasa istimewa karena Pulo Panjang merupakan tanah kelahiran saya,” tegas Furtasan di hadapan warga, Sabtu (14/2/2026).
Selanjutnya, legislator Fraksi NasDem tersebut menggelontorkan anggaran revitalisasi sekolah senilai Rp150 juta demi meningkatkan fasilitas kesehatan para siswa.
“Proyek gedung UKS ini bertujuan menunjang kualitas kesehatan lingkungan pendidikan,” ujar Furtasan saat meninjau fisik bangunan baru tersebut.
Setelah itu, Furtasan menyerahkan secara simbolis plakat total beasiswa kepada Kepala SDN Pulo Panjang 2 sebagai bentuk dukungan nyata.
“Pemberian bantuan ini merupakan tanggung jawab moral saya terhadap kemajuan sekolah,” tambahnya saat prosesi serah terima bantuan materiil.
Lantas, ia memastikan sebanyak 32 siswa sekolah dasar tersebut telah menerima bantuan dana Program Indonesia Pintar (PIP) secara utuh.
“Bantuan melalui jalur aspirasi ini harus diterima seratus persen tanpa ada potongan apa pun,” tegas Furtasan dengan nada bicara lugas.
Kemudian, sosok profesor ini menjanjikan bantuan khusus melalui jalur KIP Aspirasi bagi anak-anak nelayan yang ingin menempuh perguruan tinggi.
“Mengingat mayoritas pekerjaan warga adalah nelayan, kami bantu mereka melanjutkan pendidikan tinggi,” ungkap Furtasan saat memaparkan program kerjanya.
Seketika, politisi Banten ini memotong pita sebagai tanda resmi beroperasinya fasilitas UKS yang telah lama dinantikan oleh pihak sekolah.
“Kami harap fasilitas ini dirawat dengan baik demi kepentingan kesehatan seluruh siswa,” ajak Furtasan saat meresmikan infrastruktur pendidikan tersebut.
Berikutnya, Furtasan membagikan bola sepak kepada para siswa guna mendorong semangat olahraga dan pola hidup sehat sejak usia dini.
“Bantuan bola sepak ini menjadi stimulan agar siswa lebih aktif berolahraga di lingkungan sekolah,” tutur Furtasan yang disambut antusias siswa.
Titip Pesan Jangan Ada Praktik Perundungan
Lebih lanjut, ia menitipkan pesan mendalam kepada para guru agar menjaga lingkungan sekolah dari praktik perundungan atau bullying.
“Mari kita didik anak-anak dengan kasih sayang tanpa ada tindakan perundungan sedikit pun,” pesan Furtasan kepada jajaran pengajar.
Terakhir, Furtasan berkomitmen terus mengawal program-program strategis nasional demi mencetak sumber daya manusia unggul dari wilayah pelosok Banten.
“Pengabdian ini terus berlanjut demi masa depan cerah anak-anak di tanah kelahiran saya,” pungkas Furtasan mengakhiri agenda kunjungan kerja. (*)

Discussion about this post