SERANG, BANPOS – Layanan kontak darurat Serang Siaga 112 milik Kota Serang yang dikelola oleh Diskominfo Kota Serang disebut tidak berfungsi sebagaimana mestinya.
Hal ini muncul lantaran terdapat sejumlah mahasiswa yang tinggal di Kota Serang hendak meminta layanan darurat pada Rabu (11/2) pagi.
Salah satu mahasiswa, Soleh, mengatakan bahwa dirinya menghubungi layanan 112 guna meminta bantuan darurat evakuasi ular.
Namun, pada saat menghubungi layanan darurat tersebut, ia tidak bisa tersambung dengan penyedia layanan.
“Waktu pagi saya telpon dua kali ke 112, cuma ada suara robot yang minta menekan angka 0. Setelahnya, tidak tersambung ke siapa-siapa,” kata Soleh kepada BANPOS.
Ia menjelaskan, pihaknya sempat kebingungan untuk mendapatkan bantuan darurat tersebut sebelum akhirnya ia mendapatkan kontak petugas Damkar Kota Serang.
Soleh berharap, layanan 112 dapat tetap standby dan berfungsi sebagaimana mestinya agar masyarakat Kota Serang dapat terjaga dan mendapatkan quick respon dalam kondisi darurat.
“Demi menciptakan lingkungan masyarakat yang aman dan nyaman, tentu layanan 112 itu sangat dibutuhkan dan jangan sampai hal ini terjadi ke masyarakat lain. Namanya kontak darurat, harus berfungsi,” tandasnya. (*)





Discussion about this post