SERANG, BANPOS – Wakil Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Serang berkolaborasi bersama perusahaan swasta guna membantu masyarakat terdampak banjir.
Langkah taktis ini menyasar warga Desa Tanara, Kecamatan Tanara, yang terendam luapan aliran Sungai Cidurian sejak beberapa hari lalu.
“Kami turun langsung memastikan kondisi warga yang terisolasi genangan air,” ujar Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Serang, Ahmadi, Selasa (3/2/2026).
Selanjutnya, legislator asal Fraksi Nasdem tersebut merespons cepat laporan masyarakat mengenai banyaknya penduduk yang mulai terserang berbagai penyakit.
“Masyarakat mengeluhkan gatal-gatal serta demam akibat sanitasi yang buruk,” cetus Ahmadi saat memantau lokasi pengungsian.
Menyikapi hal itu, Ahmadi segera menggandeng Dinas Kesehatan di bawah kepemimpinan dr. Efrizal guna memberikan penanganan medis secara intensif.
Respons Cepat Tim Medis Lapangan
Sementara itu, para tenaga medis dari Puskesmas Tanara bergerak lincah menyisir rumah warga menggunakan perahu karet demi pemeriksaan kesehatan.
“Tim kesehatan menyisir setiap sudut desa untuk mencari warga yang membutuhkan pertolongan,” tegas Kepala Dinkes Kabupaten Serang, dr. Efrizal.
Petugas medis terlihat sibuk memeriksa tekanan darah dan memberikan obat-obatan gratis kepada lansia serta anak-anak di pengungsian.
“Kami memastikan stok obat-obatan untuk penyakit pascabanjir tersedia dalam jumlah aman,” tambah dr. Efrizal meyakinkan kondisi logistik medis.
Selain itu, para perawat juga memberikan edukasi mengenai pentingnya mengonsumsi air bersih guna mencegah wabah diare di lokasi.
“Petugas lapangan terus memantau potensi penyebaran penyakit menular selama masa tanggap darurat,” jelas dr. Efrizal kepada awak media.
Di sisi lain, Dinas Sosial beserta jajaran Camat dan Kepala Desa Tanara turut mendampingi pendistribusian bantuan logistik darurat.
“Kehadiran pemerintah harus terasa nyata saat rakyat sedang mengalami kesulitan,” tutur Camat Tanara di lokasi bencana.
Menariknya, aksi sosial kali ini melibatkan sektor swasta sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan terhadap lingkungan terdampak bencana.
“Pihak swasta harus menunjukkan kepedulian nyata melalui bantuan kebutuhan pokok,” tambah Ahmadi sembari menyerahkan paket bantuan.
Sinergi Korporasi Bagi Korban Bencana
Secara khusus, Ahmadi memberikan apresiasi tinggi kepada PT PLTU Jawa 7 yang bergerak cepat mengirimkan bantuan bagi para korban.
Kemudian, Ahmadi menilai tindakan PT PLTU Jawa 7 merupakan contoh teladan kemanusiaan yang patut diikuti oleh seluruh perusahaan lainnya.
“Perusahaan lain wajib meniru langkah cepat ini demi meringankan beban rakyat,” desak Ahmadi dengan nada bicara yang tegas.
Alhasil, kolaborasi antara pemerintah dan swasta menjadi kunci utama dalam mempercepat pemulihan kondisi sosial ekonomi masyarakat pascabanjir.
“Harapan kami semua korporasi di Serang bersinergi membantu pemerintah daerah,” pungkas Ahmadi menutup pembicaraan. (*)



Discussion about this post