CILEGON, BANPOS – Pemkot Cilegon sukses menggaet bantuan pemerintah pusat senilai Rp65 miliar guna melakukan perbaikan total Jalan Lingkar Selatan (JLS).
“Perbaikan ini merupakan program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) melalui BPJN,” tegas Walikota Cilegon, Robinsar, Kamis (29/1/2026).
Pasalnya, anggaran fantastis tersebut akan menyasar peningkatan mutu jalan serta perbaikan jembatan yang selama ini menjadi keluhan warga.
“Kami sudah berkomunikasi dan bersurat mengajukan permohonan ini sejak Juli tahun lalu,” ujar Robinsar di sela aktivitasnya.
Terlebih lagi, proyek besar tersebut kini mulai memasuki tahap pelaksanaan yang terbagi ke dalam dua termin pekerjaan fisik.
“Termin pertama cair sekitar Rp32 miliar sedangkan termin kedua menyusul Rp33 miliar,” tambahnya merinci total anggaran dari pusat.
Sebaliknya, pemerintah fokus memperbaiki 560 meter badan jalan yang mengalami kerusakan parah demi menjamin keselamatan para pengendara jalan. Beliau menekankan bahwa peningkatan badan jalan akan dimulai tepat dari depan lampu merah PCI hingga beberapa kilometer ke depan.
Target Kelar Sebelum Arus Mudik
Namun, modifikasi desain jembatan menjadi prioritas baru karena perbaikan sebelumnya hanya menyentuh lapisan aspal luar saja tanpa struktur.
“Jembatan sedang didesain ulang agar lebih kuat menahan beban kendaraan berat,” jelas Robinsar mengenai teknis pengerjaan di lapangan.
Alhasil, pengerjaan drainase juga dilakukan agar air tidak lagi menggenangi badan jalan saat hujan deras melanda wilayah tersebut.
“Tinggi badan jalan akan dilevelkan supaya air langsung masuk ke saluran drainase,” tuturnya saat memaparkan rencana teknis perbaikan.
Justru, Walikota menargetkan seluruh proses peningkatan mutu JLS harus sudah selesai sebelum masa arus mudik Lebaran 2026 dimulai.
“Insya Allah proyek ini rampung sebelum Idul Fitri agar perjalanan pemudik menjadi lebih aman,” ucapnya penuh rasa optimis.
Selain itu, kesiapan jalur JLS sangat krusial mengingat fungsinya sebagai urat nadi transportasi logistik dan akses menuju pelabuhan.
“Kami ingin memberikan rasa nyaman sekaligus memperlancar aktivitas kendaraan masyarakat setiap harinya,” tegas politisi muda tersebut kembali.
Optimalisasi Jalur Penunjang Industri
Sementara itu, Robinsar mengharapkan perbaikan infrastruktur ini mampu menekan angka kecelakaan akibat jalan berlubang di sepanjang jalur lingkar. “Keselamatan pengendara menjadi poin utama yang harus kita jamin melalui peningkatan mutu jalan ini,” imbaunya dengan nada serius.
Bahkan, kelancaran arus lalu lintas di JLS dipercaya akan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi di Kota Cilegon. “Aktivitas kendaraan industri akan lebih lancar sehingga distribusi barang tidak lagi terhambat kendala fisik jalan,” cetus salah satu staf.
Kemudian, pihak Pemkot terus berkoordinasi dengan BPJN guna memastikan kualitas material pengerjaan sesuai dengan standar ketahanan jalan nasional. “Kami mengawasi secara ketat agar hasil perbaikan ini tahan lama dan tidak mudah rusak kembali,” tandas Robinsar menutup pembicaraan.
Akhirnya, kesiapan JLS menyambut pemudik menjadi bukti nyata keseriusan pemerintah daerah dalam melayani kebutuhan publik secara luas dan transparan. “Semoga jalur ini lebih siap melayani masyarakat yang akan kembali ke kampung halaman,” pungkasnya mengakhiri sesi wawancara. (*)

Discussion about this post