SERANG, BANPOS – Industri halal dan sertifikasi UMKM harus diperkuat demi mendongkrak pertumbuhan ekonomi masyarakat di seluruh wilayah Banten. “Industri halal dan sertifikasi UMKM harus diperkuat,” tegas Gubernur Banten, Andra Soni, saat menerima kunjungan BPJPH, Kamis (29/1).
Pasalnya, Andra Soni menyambut langsung Kepala BPJPH, Ahmad Haikal Hasan, untuk membahas percepatan ekosistem produk halal di KP3B. “Kami membahas potensi penguatan ekosistem industri halal di Provinsi Banten hari ini,” ujar Andra di ruang kerjanya.
Terlebih lagi, pemerintah fokus memberikan dukungan penuh terhadap percepatan sertifikasi bagi para pelaku usaha mikro dan menengah. “Dukungan sertifikasi halal bagi pelaku UMKM menjadi prioritas utama kami saat ini,” tambah Andra dengan nada optimis.
Selain itu, Andra Soni menilai Provinsi Banten memiliki potensi industri yang sangat besar bagi kontribusi perekonomian nasional. “Potensi industri halal di Provinsi Banten ini memang sangat luar biasa,” ungkapnya saat menjelaskan data pertumbuhan ekonomi.
Bahkan, jumlah perkembangan UMKM lokal yang terus meningkat signifikan mencerminkan kekuatan pasar halal di tanah jawara. “Jumlah UMKM kita sangat besar dan harus terus kita dukung,” cetus Andra sambil menunjukkan dokumen kerja sama.
Perluas Jangkauan Gaya Hidup Halal
Sebaliknya, Gubernur menegaskan bahwa industri halal sekarang tidak lagi terbatas pada sektor makanan dan minuman saja. “Industri halal kini tidak lagi terbatas pada sektor makanan dan minuman,” jelas Andra mengenai transformasi pasar global.
Justru, tren industri halal telah merambah luas ke berbagai sektor lain termasuk gaya hidup dan layanan pendukung. “Saat ini industri halal telah merambah ke berbagai sektor gaya hidup,” tuturnya saat memaparkan visi pengembangan daerah.
Serta, beliau berpendapat bahwa aspek halal kini sudah menyangkut dimensi kesehatan dan ekonomi masyarakat secara luas. “Halal bukan lagi sekadar urusan agama, melainkan sudah menyangkut aspek ekonomi,” tegasnya kepada awak media.
Maka, Pemerintah Provinsi Banten segera memberikan fasilitasi nyata agar program nasional sertifikasi ini berjalan lebih optimal. “Kami akan memberikan dukungan penuh agar program nasional tersebut berjalan optimal,” janji Andra dalam pertemuan tersebut.
Alhasil, perangkat daerah seperti Dinas Koperasi dan UMKM akan langsung menindaklanjuti instruksi gubernur terkait teknis lapangan. “Langkah ini akan segera ditindaklanjuti oleh perangkat daerah terkait,” tambah Andra menutup sesi wawancara pertama.
Banten Jadi Barometer Ekonomi Halal
Sementara itu, Kepala BPJPH, Ahmad Haikal Hasan, mengapresiasi langkah cepat Pemprov Banten dalam mendukung pelaku usaha. “Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan Gubernur Andra Soni yang luar biasa,” puji Haikal di hadapan pejabat.
Bahkan, pihaknya berencana membentuk Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pelayanan Sertifikasi Halal khusus di wilayah Banten. “Kami berencana membentuk UPT Pelayanan Sertifikasi Halal untuk melayani pelaku usaha,” jelas Haikal mengenai rencana strategisnya.
Kemudian, UPT tersebut nantinya melayani proses sertifikasi bagi pengusaha skala kecil hingga korporasi besar di Banten. “UPT tersebut akan melayani proses sertifikasi halal bagi berbagai skala usaha,” terangnya terkait jangkauan layanan baru.
Terutama, Haikal menargetkan kantin di sekitar kawasan industri agar segera memiliki sertifikat resmi sesuai standar pemerintah. “Kami mendorong UMKM dan kantin kawasan industri agar segera memiliki sertifikat,” tandasnya saat membahas strategi sosialisasi.
Akhirnya, BPJPH meyakini sertifikasi halal di Banten akan menjadi barometer baru bagi pertumbuhan ekonomi di Indonesia. “Sertifikasi halal di Banten akan menjadi barometer baru pertumbuhan ekonomi,” tutup Haikal mengakhiri kunjungan kerja tersebut. (*)








Discussion about this post