TANGERANG, BANPOS – Pemerintah Kecamatan Pagedangan menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2027 dengan fokus pada optimalisasi sektor industri, perdagangan, dan ketahanan pangan berbasis berkelanjutan.
Camat Pagedangan, H. Ramdani, mengatakan Musrenbang kecamatan menjadi forum strategis untuk menyelaraskan usulan desa dengan arah kebijakan pembangunan daerah agar lebih tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat.
“Musrenbang ini bukan sekadar agenda tahunan, tetapi ruang strategis untuk menyatukan kebutuhan desa dengan kebijakan pembangunan daerah, khususnya dalam penguatan industri, perdagangan, dan ketahanan pangan yang berkelanjutan,” ujar Ramdani.
Kegiatan Musrenbang Kecamatan Pagedangan diikuti oleh berbagai unsur, mulai dari anggota DPRD provinsi dan kabupaten, perwakilan Bappeda, kepala desa se-Kecamatan Pagedangan, OPD terkait, BPD, tokoh masyarakat, unsur kepemudaan, perwakilan perempuan, hingga pelaku usaha dan UMKM.
Dalam forum tersebut, perwakilan Bappeda Kabupaten memaparkan arah kebijakan pembangunan daerah yang menitikberatkan pada penguatan industri lokal ramah lingkungan, peningkatan daya saing UMKM dan perdagangan, penguatan ketahanan pangan berbasis potensi lokal, serta pembangunan berwawasan lingkungan.
Sejumlah desa di Kecamatan Pagedangan juga menyampaikan usulan program, di antaranya pengembangan sentra UMKM dan industri kecil, pelatihan kewirausahaan dan digital marketing, pengembangan pertanian berkelanjutan, bantuan sarana prasarana ketahanan pangan, serta peningkatan irigasi dan akses distribusi hasil pertanian.
Hasil diskusi dan penajaman usulan kemudian menetapkan beberapa prioritas kecamatan, yakni pengembangan kawasan industri kecil dan UMKM ramah lingkungan, peningkatan kapasitas pelaku UMKM melalui pelatihan dan pendampingan, penguatan ketahanan pangan berkelanjutan, pengembangan sistem distribusi dan pemasaran hasil pertanian, serta dukungan sarana dan prasarana sektor industri dan perdagangan.
Ramdani menegaskan, seluruh usulan prioritas yang telah disepakati akan dibawa ke Musrenbang tingkat kabupaten sebagai bahan perencanaan pembangunan daerah ke depan.
“Kami berharap usulan ini dapat diakomodir sehingga pembangunan di Kecamatan Pagedangan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal,” tandasnya.
Diketahui, salah satu inovasi yang diajukan yakni Museum Diorama TMP Raden Aria Wangsakara. Taman Makam Pahlawan (TMP) Raden Aria Wangsakara merupakan salah satu situs bersejarah yang memiliki nilai penting dalam perjalanan perjuangan bangsa, khususnya di wilayah Banten dan sekitarnya.
Seiring perkembangan zaman, tantangan utama dalam pelestarian nilai sejarah adalah menurunnya minat dan pemahaman generasi muda terhadap perjuangan para pahlawan. (*)



Discussion about this post