SERANG, BANPOS – Wakil Gubernur Banten, A Dimyati Natakusumah, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk senantiasa menjaga iklim investasi Banten. “Saya meminta kepada masyarakat untuk tidak mengganggu investasi,” tegas Dimyati saat memberikan arahan di Rahaya Resort, Selasa (27/1).
Selanjutnya, Pemerintah Provinsi Banten mencatat total realisasi investasi sepanjang tahun 2025 sukses menembus angka Rp130,2 triliun. “Investasi kita meningkat cukup tinggi, tadi disebutkan sekitar 108 persen,” ungkapnya di hadapan para peserta rapat koordinasi.
Bahkan, capaian fantastis tersebut berhasil melampaui target tahunan yang ditetapkan sebesar 108,95 persen bagi tanah jawara. “Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan, terutama pada lonjakan investasi paruh kedua tahun 2025,” imbuh Dimyati kembali.
Selain itu, Dimyati mengingatkan bahwa segala bentuk gangguan terhadap aktivitas penanaman modal akan berdampak sangat buruk. “Kalau investasi diganggu, itu sama saja kontraproduktif bagi pembangunan kita,” jelasnya mengenai dampak stabilitas keamanan daerah.
Kemudian, ia mendorong upaya kolektif demi menarik minat para pemodal besar agar tetap bertahan di Banten. “Kita justru ingin merayu para investor agar mau menanamkan modalnya di daerah kita,” tutur politisi senior tersebut.
Lebih lanjut, Wagub menekankan pentingnya sinergi antara kepala daerah tingkat kabupaten maupun kota di seluruh wilayah. “Bupati dan Walikota tentu ingin semua orang berinvestasi secara aman di daerahnya,” paparnya mengenai visi keselarasan kepemimpinan.
Di sisi lain, ia mengkhawatirkan upaya pembangunan menjadi sia-sia apabila kondisi keamanan wilayah tidak terjaga baik.
“Kalau tiba-tiba investasi itu diganggu, maka upaya kita bersama menjadi tidak berarti,” pungkas Dimyati.







Discussion about this post