SERANG, BANPOS – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Banten mencatat bahwa sebanyak dua juta kendaraan di Provinsi Banten menunggak pajak kendaraannya.
Hal itu sebagaimana diutarakan Kepala Bapenda Provinsi Banten, Rd.Berly Rizki Natakusumah yang menyebut bahwa dua juta kendaraan yang menunggak pajak kendaraannya itu terdiri dari berbagai jenis kendaraan baik roda dua maupun roda empat.
“Dua juta tunggakan. Ini yang harus kita kejar, karena itu adalah potensi pendapatan sebetulnya,” tegasnya, Minggu (25/1).
Meski begitu, Berly menuturkan bahwa pihaknya memprediksi, dari angka dua juta kendaraan nunggak pajak, yang kemungkinan dapat ditarik pajaknya hanya sebesar 70 persen atau jika dihitung sekitar 1,4 juta kendaraan.
“Tentu kita juga tidak bisa memastikan itu 100 persen. Kenapa demikian? Karena, masih banyak kendaraan yang mungkin kondisinya sudah tidak digunakan akibat laka lantas misalnya, atau dicuri, atau kondisi-kondisi lain yang memang kita bisa kriteriakan untuk dilakukan penghapusan data kendaraan,” jelasnya.
“Jadi, dalam hal ini, angka 2 juta itu bukan data yang valid 100 persen, bisa jadi hanya 70 atau 80 persen dari populasinya,” tambahnya menegaskan.
Berli menerangkan, jumlah yang kini tercatat menjadi sasaran pihaknya untuk ditarik pajak kendaraannya telah mengalami penurunan sebesar 400 ribu kendaraan pasca pemberlakuan program pemutihan pajak yang digelar Pemprov Banten pada April hingga Oktober 2025 lalu.
“(Sebelumnya, red) 2,4 juta sekian. Kemarin alhamdulillah, dengan adanya program penghapusan pokok dan denda pajak, itu mengurangi dan mereduksi tunggakan sampai dengan 400 ribu kendaraan,” terangnya.
Diketahui, Pemprov Banten telah melaksanakan program pemutihan pajak yang dilaksanakan berdasarkan Keputusan Gubernur (Kepgub) Banten nomor 170/2025 yang berlaku sejak 10 April hingga 30 Juni 2025 dan diperpanjangan hingga 31 Oktober 2025 dalam Keputusan Gubernur Banten Nomor 286 tahun 2025.
Dari program itu, Pemprov Banten berhasil meraup lebih dari Rp300 milar dengan total 858.966 dari 2,4 juta kendaraan yang sebelumnya tercatat menunggak pajak kendaraannya. (*)

Discussion about this post