RANGKASBITUNG, BANPOS – Kepengurusan Pemuda dan Remaja Masjid Agung Al-A’raaf Kabupaten Lebak resmi dilantik, Kemarin.
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Gedung PKK Kabupaten Lebak dan dihadiri jajaran Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), tokoh agama, pimpinan pondok pesantren, organisasi kepemudaan, serta pelajar.
Pelantikan dipimpin langsung Wakil Ketua DKM Masjid Agung Al-A’raaf Lebak, KH. Ahmad Hudori. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya peran strategis pemuda dan remaja masjid sebagai penggerak aktivitas keagamaan sekaligus pembinaan generasi muda.
“Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan umat. Pemuda dan remaja masjid harus menjadi teladan dalam akhlak, keilmuan, dan pengabdian kepada masyarakat,” ujar Hudori.
Ia juga mengingatkan agar para pengurus yang baru dilantik meluruskan niat dalam mengemban amanah memakmurkan masjid serta menjaga sikap dan tutur kata sebagai teladan bagi generasi muda.
” Ini para pengurus yang dilantik harus lurus niatnya, jangan belok belok yah. Apa lagi cuma cari jodoh di PERMASI AL-ARA’AF harus di niatkan dengan benar memakmurkan masjid. dan harus jadi teladan jangan sampe kita pemuda dan remaja masjid tapi ga mencerminkan sikap dan perkataannya,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, tongkat estafet kepemimpinan diserahkan dari Ketua demisioner Dadi S. Hidayat kepada Ichsanudin sebagai Ketua Pemuda dan Remaja Masjid Agung Al-A’raaf Lebak periode terbaru.
Dadi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus atas kebersamaan selama masa kepemimpinannya.
” Terimakasih kepada semuanya, dan saya ucapkan selamat kepada kepengurusan baru dibawah kepemimpinan kang Ichsanudin, semoga semakin solid dan banyak inspirasi atau trobosan kegiatan yang memakmurkan masjid,” kata Dadi.
Sementara itu, Ichsanudin menyatakan kesiapannya mengemban amanah dengan menitikberatkan pembinaan karakter, penguatan keilmuan, serta memperluas ruang kolaborasi pemuda yang berorientasi pada kemaslahatan umat.
“Amanah ini bukan sekadar jabatan, tetapi tanggung jawab untuk berkhidmat. Kami ingin menghadirkan pemuda masjid yang berakhlak, berilmu, dan berdaya, serta mampu menjadikan masjid sebagai pusat gerakan kebaikan,” ujar Ichsanudin.
Ia berharap, kepengurusan yang dipimpinnya akan mengedepankan kebersamaan, keberlanjutan program, serta sinergi dengan DKM dan elemen masyarakat lainnya. (*)







Discussion about this post