Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Rumah Tak Sekadar Tempat Pulang, tetapi Ruang Belajar dan Pembentuk Diri Anak TK

by Sobar Rohmat
Januari 17, 2026
in PENDIDIKAN
Rumah Tak Sekadar Tempat Pulang, tetapi Ruang Belajar dan Pembentuk Diri Anak TK

YOGYAKARTA, BANPOS – Pembiasaan perilaku positif pada anak di sekolah tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga membutuhkan peran aktif orang tua di rumah.

Demikian pandangan tiga mahasiswa Magister Psikologi Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Alifah Salwa Nisriina, Erlina Devi Ayu Cahyani, dan Felicidade L.C. dos Santos kepada Banten Pos terkait dunia pendidikan anak TK via wawancara daring, Sabtu (16/1).

Baca Juga

Walikota Serang Syafrudin bersama Sekretaris Dinas Pendidikan Nursalim dan Pengurus PWA Banten saat mengikuti senam bersama, Sabtu (2/10).

Milad 100 Tahun Aisyiyah, Walikota Sebut Pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini

November 2, 2019

Menurut Alifah, panggilan Alifah Salwa Nisriina, lingkungan keluarga menjadi ruang pertama dan utama bagi anak untuk belajar, meniru, serta membentuk kebiasaan yang akan memengaruhi perkembangan sikap dan karakternya di masa depan.

Dikatakan Alifah, hal ini sejalan dengan Social Cognitive Theory yang dikemukakan oleh Albert Bandura (1986). Teori tersebut menjelaskan bahwa proses belajar anak terbentuk melalui interaksi timbal balik antara tiga unsur, yaitu lingkungan, perilaku, dan diri anak.

Dalam konteks ini, orang tua dan keluarga menjadi bagian lingkungan terdekat yang sangat berpengaruh terhadap cara anak TK belajar dan bertindak. Alifah menjelaskan bahwa orang tua dipandang sebagai model dan teladan utama bagi anak di rumah.

“Apa yang dilihat, didengar, dan dialami anak TK dalam keseharian akan direkam dan ditiru,” ujar Alifah.

Selanjutnya, kata Alifah, anak belajar melalui proses pengamatan dan peniruan perilaku orang dewasa di sekitarnya, yang kemudian diulang hingga menjadi kebiasaan.

“Anak tidak hanya belajar dari nasihat, tetapi terutama dari contoh yang ia lihat setiap hari, menjadi salah satu pesan utama dalam edukasi kepada para orang tua. Cara berbicara, bersikap, serta merespons situasi yang ditunjukkan orang tua akan membentuk pola perilaku dan cara anak TK memandang dirinya maupun lingkungan,” terang Alifah.

Sementara itu, Erlina Devi Ayu Cahyani dan Felicidade dos Santos menambahkan bahwa pembiasaan perilaku positif akan semakin kuat ketika nilai-nilai yang diajarkan di TK dilanjutkan secara konsisten di rumah.

Konsistensi antara sekolah dan keluarga penting agar anak TK tidak mengalami kebingungan dalam memahami perilaku yang diharapkan. Ketika pesan yang diterima anak selaras, proses pembiasaan menjadi lebih efektif dan bermakna.

Sebagai contoh, jika di TK anak dibiasakan melaksanakan salat Dzuhur bersama, maka di rumah orang tua diharapkan dapat melanjutkan kebiasaan tersebut dengan mengajak anak salat bersama keluarga.

“Pembiasaan ini tidak hanya menanamkan nilai ibadah, tetapi juga memperkuat adab, kedisiplinan, serta kedekatan emosional antara orang tua dan anak TK,” ucap Erlina Devi Ayu Cahyani dan Felicidade dos Santos.

Erlina menjelaskan, selain konsistensi, penguatan perilaku positif juga menjadi bagian penting dalam proses pembiasaan.

Oleh karenanya, orang tua dianjurkan memberikan penguatan seperti pujian, apresiasi, atau reward sederhana ketika anak TK menunjukkan perilaku yang diharapkan.

“Penguatan ini membantu anak merasa dihargai dan termotivasi untuk mengulangi perilaku positif secara mandiri,” tutur Erlina.

Sementara itu, Felicidade dos Santos mengungkapkan bahwa pembiasaan perilaku positif pada anak TK merupakan proses jangka panjang yang membutuhkan kesabaran, keteladanan, dan keterlibatan orang tua secara berkelanjutan.

Dengan menjadi contoh yang baik, menjaga konsistensi antara TK dan rumah, serta memberikan penguatan yang tepat, orang tua memiliki peran strategis dalam membentuk anak TK yang beradab, berkarakter, dan memiliki nilai moral yang kuat sejak dini.

Sementara itu, untuk mendukung pembiasaan di rumah, orang tua dapat menonton video edukasi “Tentang Pembiasaan Perilaku Positif Anak TK sebagai Panduan Praktis bagi Keluarga”.

Untuk diketahui, pembiasaan perilaku positif anak tidak berhenti di sekolah. Lingkungan rumah memiliki peran besar sebagai ruang belajar pertama yang membentuk kebiasaan, sikap, dan karakter anak sejak usia dini.

Melalui pendekatan edukatif berbasis Social Cognitive Theory, orang tua diajak memahami pentingnya keteladanan, konsistensi, serta penguatan positif dalam mendampingi anak di rumah.

Pada sesi wawancara khusus ini, Alifah, Erlina, dan Felicidade mengulas bagaimana perilaku anak terbentuk melalui proses meniru, mengamati, dan mengulang perilaku orang dewasa di sekitarnya.

Juga dilengkapi dengan video edukasi untuk orang tua, diharapkan pembiasaan yang dilakukan di sekolah dapat diperkuat secara berkelanjutan di rumah, sehingga anak memperoleh pengalaman belajar yang selaras, bermakna, dan mendukung perkembangan karakter positifnya. (*)

Tags: taman kanak-kanakTKUniversitas Ahmad Dahlan

Berita Terkait

Walikota Serang Syafrudin bersama Sekretaris Dinas Pendidikan Nursalim dan Pengurus PWA Banten saat mengikuti senam bersama, Sabtu (2/10).
PENDIDIKAN

Milad 100 Tahun Aisyiyah, Walikota Sebut Pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini

November 2, 2019
Next Post
Resmi Dilantik, HMI Komisariat UNPAM Serang Bakal Kembalikan Jati Diri Kader

Resmi Dilantik, HMI Komisariat UNPAM Serang Bakal Kembalikan Jati Diri Kader

Discussion about this post

  • 315 Followers
  • 1.2k Subscribers
Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh