WALANTAKA, BANPOS – Ancaman banjir akibat cuaca ekstrem memicu warga Perumahan Puri Anggrek menggelar aksi bersih-bersih lingkungan secara masif.
Langkah antisipasi tersebut berfokus pada pembersihan saluran drainase yang tersumbat sampah serta endapan lumpur yang tebal.
“Kami bergerak cepat membersihkan drainase sebelum curah hujan semakin tinggi menyapu pemukiman,” tegas Ketua RW 005, Edi Purwanto.
Seluruh elemen masyarakat turun tangan langsung membawa peralatan kebersihan demi memastikan aliran air berjalan dengan lancar.
Kegiatan gotong royong ini menyasar titik-titik rawan genangan yang sering kali menghantui warga saat musim penghujan tiba.
“Seluruh warga sepakat bahwa kelancaran drainase menjadi kunci utama menghindari bencana banjir,” ungkap Edi kepada awak media.
Kerja bakti serentak ini melibatkan pengurus RT dan puluhan kepala keluarga di wilayah RW 005 Kelurahan Kalodran.
Masyarakat terlihat sangat antusias membersihkan tumpukan sampah plastik yang menghambat laju air di sepanjang selokan perumahan tersebut.
“Gotong royong ini merupakan bentuk kesiapsiagaan mandiri warga dalam menghadapi cuaca yang tidak menentu,” tambah pria tersebut.
Perkuat Solidaritas Warga Puri Anggrek
Selain meminimalisir risiko bencana, aksi produktif ini bertujuan meningkatkan rasa kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan tempat tinggal.
Ketua RW 005 menegaskan bahwa kekompakan antar tetangga menjadi modal utama dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman.
“Kekompakan warga harus terus terjaga melalui aktivitas sosial yang bermanfaat bagi kepentingan bersama,” jelas Edi dengan tegas.
Pihak kepengurusan RW juga terus mendorong partisipasi aktif warga dalam menjaga ekosistem hijau di sekitar area perumahan.
Kondisi lingkungan yang asri diyakini mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan fisik maupun mental seluruh penghuni komplek.
“Kami ingin menciptakan suasana perumahan yang rindang sekaligus bebas dari ancaman penyakit musiman,” tutur anggota Polri tersebut.
Setiap sudut gang kini terlihat lebih rapi setelah warga memangkas tanaman liar yang mengganggu akses jalan utama.
“Masyarakat merasa lebih tenang saat melihat lingkungan sudah bersih dan tertata dengan sangat rapi,” imbuhnya saat memantau lokasi.
Himbauan Larangan Buang Sampah Sembarangan
Edi Purwanto mengingatkan kembali agar warga tidak membuang sampah ke dalam saluran air demi kepentingan keamanan kolektif.
Tindakan sepele membuang sampah sembarangan dapat berakibat fatal berupa banjir bandang yang merugikan banyak pihak di perumahan.
“Kesadaran individu sangat kami butuhkan agar sistem drainase yang sudah bersih tetap berfungsi optimal,” pesan Edi secara serius.
Intensitas hujan yang meningkat di wilayah Kota Serang memerlukan kewaspadaan ekstra dari setiap lapisan masyarakat tanpa terkecuali.
Pihak RW juga berencana melakukan pemantauan rutin terhadap kondisi selokan setiap pekan selama musim penghujan berlangsung saat ini.
“Keamanan dan ketertiban lingkungan menjadi tanggung jawab bersama yang harus kita pikul dengan penuh kesadaran,” tutup Edi.
Warga berharap aksi nyata ini menjadi inspirasi bagi wilayah lain dalam upaya mitigasi bencana banjir di Kota Serang.
Melalui koordinasi yang baik, ancaman luapan air diharapkan tidak lagi menjadi ketakutan besar bagi masyarakat di Puri Anggrek.
“Kami berkomitmen menjaga lingkungan ini tetap aman dari banjir melalui kerja keras dan kebersamaan,” pungkas salah satu warga. (*)




Discussion about this post