Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Pemkot Cilegon Wacanakan Bangun Kolam Retensi untuk Sambirata

by Lukman Hapidin
Januari 14, 2026
in PERISTIWA
Pemkot Cilegon Wacanakan Bangun Kolam Retensi untuk Sambirata

CILEGON, BANPOS – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Cilegon bergerak cepat menangani banjir yang merendam wilayah Sambirata dan sekitarnya di Kelurahan Cibeber, Kecamatan Cibeber.

Banjir dengan ketinggian air mencapai sekitar 1,5 meter itu terjadi pada Minggu, 11 Januari 2026, akibat jebolnya tanggul di kawasan Perumahan Praja Mandiri dengan lebar bukaan diperkirakan mencapai 10 hingga 15 meter.

Baca Juga

Lulu Jamaludin Raih Ekbispar Award 2026, Dinobatkan Jadi Jurnalis Peduli Sosial Kemasyarakatan

Maret 7, 2026

Gubernur Tegaskan Randis Dilarang Dipakai untuk Mudik

Maret 7, 2026

Warga Serang Bayar Pajak Diganjar Hampers Lebaran dari Samsat Kota Serang

Maret 7, 2026

Intervensi Kerentanan Pangan, Pemprov Banten Salurkan Bantuan Beras dan Ayam untuk Ribuan Keluarga

Maret 6, 2026

Kepala Dinas PUPR Kota Cilegon, Dendi Rudiatna, memimpin langsung langkah-langkah penanganan darurat di lapangan. Ia menjelaskan, struktur tanggul tidak mampu menahan tekanan debit air yang tinggi sehingga air meluap ke permukiman warga.

“Debit airnya terlalu tinggi, sehingga tanggul menjadi jebol,” ujar Dendi, Rabu (14/1).

Sebagai penanganan jangka pendek, pihaknya akan memasang bronjong batu yang diikat kawat sebagai tanggul darurat untuk menahan laju air.

“Saat ini kami sedang mencari jalur masuk material, salah satunya melalui area perumahan. Nantinya bronjong akan dipasang menggunakan alat berat agar air tidak kembali masuk ke Sambirata,” terangnya.

Untuk penanganan jangka panjang, Dinas PUPR merencanakan pembangunan kolam retensi yang dilengkapi pintu air. Rencana tersebut akan diawali dengan pembebasan lahan seluas sekitar 5.000 hingga 6.000 meter persegi di sekitar aliran sungai.

“Kolam retensi ini penting untuk mengurangi tekanan arus air dan mencegah jebolnya tanggul kembali di masa mendatang,” ucapnya.

Dendi menegaskan, penanganan banjir bukan hanya menjadi tanggung jawab satu instansi, melainkan membutuhkan keterlibatan semua pihak.

“Semua harus bergerak. Penanganan banjir ini bukan hanya tugas satu dinas, tetapi tanggung jawab bersama,” tutupnya. (*)

ShareTweetSend

Berita Terkait

PERISTIWA

Lulu Jamaludin Raih Ekbispar Award 2026, Dinobatkan Jadi Jurnalis Peduli Sosial Kemasyarakatan

Maret 7, 2026
PEMERINTAHAN

Gubernur Tegaskan Randis Dilarang Dipakai untuk Mudik

Maret 7, 2026
PEMERINTAHAN

Warga Serang Bayar Pajak Diganjar Hampers Lebaran dari Samsat Kota Serang

Maret 7, 2026
PEMERINTAHAN

Intervensi Kerentanan Pangan, Pemprov Banten Salurkan Bantuan Beras dan Ayam untuk Ribuan Keluarga

Maret 6, 2026
PEMERINTAHAN

Disnakertrans Pandeglang Bakal Tindaklanjuti Aduan Pekerja Gudang PT Gudang Wings Labuan

Maret 5, 2026
EKONOMI

Muji Rohman Optimis Industri Sawah Luhur Pangkas Pengangguran

Maret 5, 2026
Next Post
Reaktivasi BEM Universitas Pamulang: Mimpi Panjang Demokrasi Kampus

Reaktivasi BEM Universitas Pamulang: Mimpi Panjang Demokrasi Kampus

Discussion about this post

  • 315 Followers
  • 1.2k Subscribers
Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh