LEBAK, BANPOS — Nasib warga hunian sementara (Huntara) di Desa Banjarsari, Kecamatan Lebakgedong, Kabupaten Lebak kian tak jelas ujungnya.
Pasalnya, hunian tetap (Hunian) yang dijanjikan akan dibangun di tahun 2025 hingga kini tak kunjung terealisasi.
Menghadapi kenyataan tersebut Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak mengaku tak bisa berbuat banyak.
Penyebabnya satu: keterbatasan anggaran.
Hal itu diungkapkan langsung oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Sukanta.
“Kita mah di Lebak kan ya mohon maklum anggarannya cukup kecil lah ya,” katanya kepada BANPOS melalui sambungan telepon pada Senin (12/1).
Namun, Sukanta menegaskan, Pemkab Lebak terus berusaha mengupayakan pembangunan huntap itu dapat segera terealisasi.
Salah satunya dengan selalu menjalin komunikasi secara intens dengan pemerintah pusat.
“Pertama kita terus mem-push, memotivasi BNPB agar di tahun 2026 ini segera mengusulkan anggaran untuk pembangunan huntap ke Kementerian Keuangan,” ujarnya.
Sukanta menegaskan bahwa sebenarnya Pemkab Lebak telah memiliki lahan seluas 5,4 hektar yang siap dijadikan sebagai lokasi pendirian huntap bagi warga penyintas longsor tahun 2020.
Hanya saja karena adanya keterbatasan anggaran, Pemkab Lebak belum bisa melakukan pematangan lahan untuk merealisasikan rencana tersebut.
Oleh sebab itu, kata Sukanta, Pemkab Lebak meminta bantuan kepada Pemerintah Provinsi Banten supaya proses pematangan lahan itu bisa segera dilakukan.
Harapannya ketika lahan sudah siap, rencana pendirian huntap itu bisa segera dilaksanakan.
“Ke Provinsi Banten kita memohon agar pelaksanaan cut and fill sampai dengan pematangan lahan seluas 5,4 hektar itu dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Banten,” ucapnya.
Sukanta mengaku, dirinya belum bisa memastikan kapan pastinya pendirian huntap itu dilaksanakan.
Namun, dia menegaskan, Pemkab Lebak tetap akan terus berusaha mengupayakan agar rencana itu dapat segera terwujud.
“Soal kepastiannya karena yang punya duitnya itu pemerintah pusat kita nggak bisa menjanjikan bulan apanya. Tapi kita terus perjuangkan lah soal itu (pendirian huntap),” tandasnya. (*)







Discussion about this post