Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Inspektorat Pantau Dugaan Praktik Pungli di Dishub Lebak

by Taufiq Solehudin
Januari 13, 2026
in HUKRIM
Inspektorat Pantau Dugaan Praktik Pungli di Dishub Lebak

Gedung tempat pengujian KIR di kantor Dishub Kabupaten Lebak/BANTEN POS/TAUFIQ SOLEHUDIN

LEBAK, BANPOS – Dugaan praktik pungutan liar atau pungli di lingkungan Dinas Perhubungan (Dishub) Lebak terus mendapat perhatian dari berbagai pihak.

Kali ini, Inspektorat Kabupaten Lebak turut serta menyoroti dugaan praktik lancung tersebut.

Baca Juga

Kata Pj Sekda, PNS sampai PPPK Paruh Waktu di Lebak Bakal Dapat THR

Maret 5, 2026

Pengangguran di Kabupaten Lebak Melonjak

Maret 5, 2026

Anggota Komisi X DPR RI Soroti Kasus Stunting di Lebak Tertinggi Kedua di Banten

Maret 3, 2026
Bawa Jargon “Ruhay”, Ainia Tampil Menarik di Aksi Indosiar 2026

Bawa Jargon “Ruhay”, Ainia Tampil Menarik di Aksi Indosiar 2026

Februari 28, 2026

Inspektur Pembantu (Irban) II Inspektorat Kabupaten Lebak, Agustian, mengaku, pihaknya memang belum menerima adanya laporan aduan dari masyarakat mengenai dugaan praktik tersebut.

Namun, ia mendorong kepada masyarakat untuk tidak sungkan melaporkannya kepada Inspektorat agar dugaan praktik kecurangan tersebut dapat segera ditangani.

“Kalau memang itu terjadi buat saja pengaduan ke kita. Kita punya format pengaduan, nanti kalau memang itu terpenuhi nanti kita tindak lanjuti dengan surat pengaduan itu,” ujarnya kepada BANPOS pada Senin (12/1).

Agustian menegaskan, adanya laporan aduan sangat lah penting.

Sebab, tanpa adanya aduan dari masyarakat Inspektorat tidak bisa melakukan pengawasan dan penindakan.

“Langkah pengawasan itu kan tergantung dari pengaduan. Kalau nggak ada pengaduan kita nggak tahu,” terangnya.

Dalam upaya pencegahan, Agustian mengatakan, Inspektorat kerap melakukan pembinaan terhadap seluruh jajaran OPD di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Lebak.

Hal itu guna menumbuhkan kesadaran tentang arti pentingnya menjaga nilai-nilai integritas.

“Pembinaan itu kita lakukan tiap setahun sekali,” ucapnya.

Kemudian agar upaya pencegahan ini dapat berjalan optimal, Agustian mendorong kepada masyarakat untuk tidak ragu melaporkan praktik dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lebak kepada Inspektorat.

Dengan cara seperti itu diharapkan praktik tersebut dapat diminimalisir.

“Masyarakat boleh melaporkan,” tandasnya. (*)

Tags: Kabupaten Lebaklebak
ShareTweetSend

Berita Terkait

PEMERINTAHAN

Kata Pj Sekda, PNS sampai PPPK Paruh Waktu di Lebak Bakal Dapat THR

Maret 5, 2026
EKONOMI

Pengangguran di Kabupaten Lebak Melonjak

Maret 5, 2026
PEMERINTAHAN

Anggota Komisi X DPR RI Soroti Kasus Stunting di Lebak Tertinggi Kedua di Banten

Maret 3, 2026
Bawa Jargon “Ruhay”, Ainia Tampil Menarik di Aksi Indosiar 2026
Entertainment

Bawa Jargon “Ruhay”, Ainia Tampil Menarik di Aksi Indosiar 2026

Februari 28, 2026
Anggaran Reses DPRD Lebak Tuai Sorotan, Publik Desak Transparansi
PEMERINTAHAN

Anggaran Reses DPRD Lebak Tuai Sorotan, Publik Desak Transparansi

Februari 27, 2026
Rezim Hasbi-Amir di Lebak Dituding Hambur-hamburkan Anggaran
PEMERINTAHAN

Rezim Hasbi-Amir di Lebak Dituding Hambur-hamburkan Anggaran

Februari 26, 2026
Next Post
Tidak Masuk Program Prioritas, Kondis Jalan di Huntara Lebak Tetap Memprihatinkan

Tidak Masuk Program Prioritas, Kondis Jalan di Huntara Lebak Tetap Memprihatinkan

Discussion about this post

Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh