SERANG, BANPOS – Mengantisipasi dampak cuaca ekstrem dengan intensitas curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir, jajaran Polsek di bawah naungan Polres Serang melakukan monitoring di sejumlah wilayah rawan banjir di wilayah hukum Polres Serang.
Pemantauan difokuskan pada daerah-daerah yang kerap terdampak banjir, khususnya wilayah Serang Timur.
Personel kepolisian turun langsung melakukan pengecekan ke aliran sungai, kawasan pemukiman warga, hingga area industri guna memastikan kondisi tetap aman dan terkendali.
Kapolres Serang, AKBP Andri Kurniawan mengatakan, hasil monitoring menunjukkan adanya peningkatan debit air, namun kondisi aliran sungai utama masih relatif aman.
“Untuk aliran Sungai Cidurian dan Sungai Ciujung yang melintasi wilayah Serang Timur, hasil pengecekan petugas masih berada pada level hijau atau aman,” kata Andri, Minggu (11/1).
Meski demikian, petugas menemukan genangan air di beberapa titik. Salah satunya di Komplek Bumi Nagara Lestari, Desa Nagara, Kecamatan Kibin. Genangan setinggi sekitar 30 sentimeter tersebut tidak sampai masuk ke pemukiman warga.
Menurut Kapolres, genangan air di lokasi tersebut disebabkan oleh buruknya sistem drainase serta luapan Sungai Cikambui saat curah hujan tinggi.
“Genangan terjadi karena drainase yang tidak optimal dan adanya luapan Sungai Cikambui,” jelasnya.
Selain itu, genangan air juga ditemukan di Kawasan Modern Industri 4 Cikande, tepatnya di Desa Nambo Udik. Ketinggian air mencapai sekitar 25 sentimeter, namun masih dapat dilintasi kendaraan roda dua maupun roda empat.
Andri menyebutkan, genangan di kawasan industri tersebut dipicu oleh kapasitas saluran drainase yang tidak memadai.
“Saluran drainase kurang besar sehingga tidak mampu menampung debit air hujan,” ujarnya.
Andri menambahkan, pihaknya telah menginstruksikan seluruh jajaran polsek untuk terus melakukan pemantauan secara berkala serta berkoordinasi dengan instansi terkait.
“Kami juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi banjir dan segera melapor kepada pihak kepolisian apabila terjadi kondisi darurat,” tandasnya. (*)

Discussion about this post