Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Produksi Padi Banten Diklaim Melonjak Hingga 1,8 Juta Ton

by Edwin Mahesa
Januari 8, 2026
in EKONOMI, PEMERINTAHAN
Produksi Padi Banten Diklaim Melonjak Hingga 1,8 Juta Ton

Petani Kabupaten Lebak, Banten melakukan penanaman padi pada Juli 2025 seluas 8.000 hektare guna mendukung program ketahanan pangan di daerah itu.

SERANG, BANPOS – Pemprov Banten mengklaim bahwa produksi padi di Provinsi Banten sepanjang 2025 mengalami kenaikan yang cukup signifikan yakni hingga 1,8 juta ton.

Hal itu diungkapkan Gubernur Banten, Andra Soni, usai mengikuti pertemuan secara daring Bersama Presiden RI dalam rangka panen raya dan pengumuman swasembada pangan di Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Rabu (7/1).

Baca Juga

Intervensi Kerentanan Pangan, Pemprov Banten Salurkan Bantuan Beras dan Ayam untuk Ribuan Keluarga

Maret 6, 2026

Gelontorkan Rp75 Miliar, dari PNS sampai PPPK Paruh Waktu Pemprov Banten Kebagian THR

Maret 5, 2026

Pemprov Tidak Anggarkan THR untuk PPPK Paruh Waktu

Maret 4, 2026
Pemprov Banten Prioritaskan Bantuan Benih Untuk Lahan Puso

Pemprov Banten Prioritaskan Bantuan Benih Untuk Lahan Puso

Februari 24, 2026

Andra mengatakan, bahwa luas panen di wilayahnya meningkat sebesar 16,76 persen. Jika sebelumnya luas lahan tercatat di angka 299.000 hektare, pada tahun 2025 luas tersebut meluas menjadi 349.228 hektar.

“Alhamdulillah luas panen Banten tahun 2025 meningkat 16,76 persen menjadi 349.228 hektare,” kata Andra.

Ia menjelaskan, peningkatan luas lahan ini berbanding lurus dengan hasil produksi.

Yang mana, produksi padi di Banten pada tahun 2024 berada di angka 1,5 juta ton, melonjak tinggi sebesar 16,84 persen menjadi 1,8 juta ton pada tahun 2025.

Kabupaten Pandeglang masih menjadi kontributor tertinggi dengan sumbangan sebesar 30,81 persen dari total hasil produksi, diikuti oleh Kabupaten Lebak dan Kabupaten Serang.

“Artinya, kita mengalami surplus atau kenaikan sebanyak 261 ribu ton di tahun 2025. Ini adalah hasil kerja keras bersama,” ujarnya.

Menurut Andra, keberhasilan ini tidak lepas dari sinergi program pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang fokus pada kesejahteraan petani.

Mulai dari penurunan harga pupuk yang memudahkan akses petani.

“Kemudian harga beli gabah sebesar Rp6.500 per kilogram, yang membangkitkan gairah menanam kembali di tingkat petani,” tuturnya.

Lebih lanjut, pihaknya juga terus melakukan perbaikan pada saluran irigasi yang dilakukan secara kolaboratif oleh pemerintah pusat dan daerah.

Menanggapi tingginya minat investasi industri di Banten, Andra menegaskan komitmennya untuk menjaga lahan produktif.

Strategi yang dijalankan yaitu memperketat implementasi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Lahan Sawah Dilindungi (LSD).

Lebih lanjut, ia mengatakan, akan bekerja sama dengan Forkopimda untuk melakukan perluasan lahan pertanian demi mengejar target produksi tahun 2026.

“Kami konsisten mempertahankan lahan pertanian meskipun investasi masuk. Saat ini kita masih mampu meningkatkan produksi, dan ke depan kita sedang berupaya mencetak sawah baru agar swasembada ini terus berkelanjutan,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Banten, Agus M Tauchid, mengatakan bahwa tiga langkah strategis yang tengah ditempuh pemerintah provinsi untuk menjaga ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Fokus utama dari langkah ini adalah memastikan ketersediaan air, pembaruan teknologi benih, serta digitalisasi pertanian.

Ia menjelaskan, bahwa kunci utama keberhasilan panen adalah ketersediaan air yang stabil.

Melalui perbaikan dan pembangunan irigasi tersier, pembuatan sumur bor, serta penguatan sistem irigasi perpompaan, Distan Banten berkomitmen memastikan air tersedia bagi petani di setiap musim.

“Tujuannya jelas, kita ingin mewujudkan Tata Kelola Air Mikro di tingkat usaha tani. Dengan infrastruktur yang memadai, petani tidak lagi hanya bergantung pada hujan, sehingga masa tanam bisa dilakukan sepanjang tahun,” katanya.

Strategi kedua Distan Banten terus mendorong penggunaan inovasi teknologi benih unggul yang tahan terhadap perubahan iklim.

Terakhir, menghadapi era modern, Agus menegaskan bahwa regenerasi petani adalah keharusan.

Melalui program Petani Milenial, Distan Banten mulai mengintegrasikan Teknologi Pertanian Digital dalam proses produksi hingga pemasaran.

“Anak muda adalah motor penggerak inovasi. Dengan teknologi digital, mulai dari pemantauan lahan berbasis sensor hingga e-commerce, kita ingin pertanian di Banten menjadi lebih efisien, presisi, dan memiliki nilai tawar tinggi di pasar,” ungkapnya. (*)

Tags: Pemprov Bantenpertanianpetani
ShareTweetSend

Berita Terkait

PEMERINTAHAN

Intervensi Kerentanan Pangan, Pemprov Banten Salurkan Bantuan Beras dan Ayam untuk Ribuan Keluarga

Maret 6, 2026
PEMERINTAHAN

Gelontorkan Rp75 Miliar, dari PNS sampai PPPK Paruh Waktu Pemprov Banten Kebagian THR

Maret 5, 2026
PEMERINTAHAN

Pemprov Tidak Anggarkan THR untuk PPPK Paruh Waktu

Maret 4, 2026
Pemprov Banten Prioritaskan Bantuan Benih Untuk Lahan Puso
PEMERINTAHAN

Pemprov Banten Prioritaskan Bantuan Benih Untuk Lahan Puso

Februari 24, 2026
Bappeda Se-Banten Sinkronkan Arah Pembangunan 2027
PEMERINTAHAN

Bappeda Se-Banten Sinkronkan Arah Pembangunan 2027

Februari 21, 2026
Andra Soni Tekankan OPD Responsif Saat Pemeriksaan BPK
PEMERINTAHAN

Andra Soni Tekankan OPD Responsif Saat Pemeriksaan BPK

Februari 19, 2026
Next Post
Segini Cadangan Pangan Pemerintah di Banten

Segini Cadangan Pangan Pemerintah di Banten

Discussion about this post

  • 315 Followers
  • 1.2k Subscribers
Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh