PAMARAYAN, BANPOS — Kondisi Bendung Pamarayan Baru hingga Sabtu (3/1) pagi terpantau dalam status siap menyusul meningkatnya debit aliran air di bagian hilir.
Berdasarkan hasil pemantauan hingga pukul 10.00 WIB, elevasi muka air (TMA) di hulu bendung tercatat berada di level 12,83 meter di atas permukaan laut (mdpl), sementara TMA di hilir mencapai 9,25 mdpl.
Salah satu Petugas Pintu Air (PPA) Bendung Gerak Baru Pamarayan, mengatakan seluruh aliran pada Intake Irigasi Barat dan Timur saat ini masih ditutup untuk menjaga stabilitas debit air.
“Debit outflow pada kedua intake masih nol meter kubik per detik, dengan posisi bukaan pintu masing-masing intake 0 sentimeter,” ujarnya.
Ia menjelaskan, elevasi TMA mercu bangunan ukur pada intake irigasi barat maupun timur juga tercatat nol sentimeter, menandakan belum adanya penyaluran air irigasi ke wilayah pertanian.
Sementara itu, debit aliran air di bagian hilir bendung terpantau cukup tinggi. Berdasarkan data pengukuran, debit hilir mencapai 810 meter kubik per detik dengan elevasi mercu bangunan ukur hilir berada di level 275 sentimeter.
“Untuk mengendalikan debit air, enam pintu pengendali banjir pada bendung utama saat ini dibuka dengan variasi bukaan antara 180 hingga 200 sentimeter,” jelasnya.
Ia menambahkan, dengan kondisi tersebut status irigasi dinyatakan masih ditutup, sementara status banjir berada pada level siap.
“Langkah ini dilakukan sebagai antisipasi apabila terjadi peningkatan debit air akibat hujan lanjutan di wilayah hulu sungai,” tandasnya. (*)

Discussion about this post