Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Dewan Ingatkan Permasalahan Sampah Jangan Dianggap Sepele

by Edwin Mahesa
Desember 31, 2025
in KESRA, PARLEMEN, PEMERINTAHAN
Dewan Ingatkan Permasalahan Sampah Jangan Dianggap Sepele

Yeremia Mendrofa.(IST)

SERANG, BANPOS – Anggota Komisi V DPRD Provinsi Banten, Yeremia Mendrofa, menyoroti persoalan pengelolaan sampah yang sepanjang 2025 terus menjadi keluhan masyarakat di berbagai daerah. Ia mengingatkan pemerintah daerah, baik kabupaten/kota maupun provinsi, agar tidak menganggap sepele masalah penanganan sampah.

 

Baca Juga

Ketua Komisi V DPRD Provinsi Banten Yeremia Mendrofa menaruh catatan untuk sejumlah masalah dalam penyelenggaraan PPDB di tahun ini.

Sarpras Sekolah Banten Amburadul, DPRD Sindir Minimnya Peran CSR Industri

Desember 29, 2025
Legislator Banten Ingatkan Rekrutmen Sekolah Rakyat Jangan Salah Sasaran

Legislator Banten Ingatkan Rekrutmen Sekolah Rakyat Jangan Salah Sasaran

Desember 23, 2025
Komisi V DPRD Banten Desak Disdik Selaraskan SMK Dengan Industri

Komisi V DPRD Banten Desak Disdik Selaraskan SMK Dengan Industri

November 28, 2025
Pemprov Diminta Turun Tangan Bantu Selesaikan Masalah Sampah di Kota/Kabupaten Se-Banten

Pemprov Diminta Turun Tangan Bantu Selesaikan Masalah Sampah di Kota/Kabupaten Se-Banten

September 15, 2025

Yeremia menegaskan, persoalan sampah saat ini sudah berada pada tahap mengkhawatirkan, salah satunya di Kota Tangerang Selatan yang ramai dikeluhkan warga.

“Persoalan sampah bukan lagi masalah sepele, tetapi persoalan nyata yang setiap hari dirasakan langsung oleh rakyat. Mulai dari bau menyengat, lingkungan tercemar, banjir, hingga ancaman kesehatan,” kata Yeremia, Rabu (31/12).

Ia menyebut, tumpukan sampah serta keterbatasan daya tampung Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) di Tangerang Selatan menjadi alarm keras bahwa sistem pengelolaan sampah yang ada tidak bisa lagi dijalankan dengan cara lama.

Tak hanya di Tangerang Selatan, Yeremia menilai persoalan serupa juga terjadi di sejumlah daerah lain di Provinsi Banten. Masih banyak warga yang belum terlayani pengangkutan sampah secara layak, bahkan harus berhadapan dengan praktik pembuangan sampah liar di sungai, lahan kosong, hingga kawasan pesisir.

“Atas kondisi tersebut, pengelolaan sampah harus menjadi prioritas utama kebijakan daerah karena menyangkut langsung kesehatan, kenyamanan, dan kualitas hidup masyarakat,” ujarnya.

Politisi PDI Perjuangan itu menegaskan, pemerintah daerah harus berani melakukan perubahan dengan menghadirkan solusi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, tidak lagi bergantung pada pola lama.

“TPA tidak boleh lagi menjadi sumber penderitaan warga sekitar. Pengelolaannya harus manusiawi, aman, dan bertanggung jawab,” tegasnya.

Selain itu, Yeremia juga mendorong pelibatan aktif masyarakat melalui pemilahan sampah dari rumah, penguatan bank sampah, serta program berbasis RT/RW yang mampu memberikan manfaat ekonomi.

“Warga harus dilibatkan, bukan sekadar dibebani,” tambahnya.

Ia juga mengingatkan peran dunia usaha dan industri agar tidak lepas tangan dalam persoalan pencemaran lingkungan, khususnya pengelolaan sampah.

“Dunia usaha harus ikut bertanggung jawab atas limbah yang dihasilkan. Rakyat tidak boleh terus menjadi korban dari kebijakan yang lamban dan setengah-setengah,” katanya.

Menurut Yeremia, sampah bukan sekadar persoalan kotor atau bersih, tetapi menyangkut keadilan, kesehatan, dan masa depan daerah.

“Dengan keberpihakan yang jelas dan kerja bersama, kami yakin Banten bisa keluar dari persoalan sampah dan melangkah menuju daerah yang bersih, layak, dan bermartabat,” ujarnya.

Sementara itu, Kota Tangerang Selatan saat ini menjadi sorotan publik terkait persoalan pengelolaan sampah. Tumpukan sampah di sejumlah ruas jalan menimbulkan bau menyengat dan dinilai mengganggu kenyamanan serta estetika lingkungan. (*)

Tags: Komisi V DPRD BantenSampah
ShareTweetSend

Berita Terkait

Ketua Komisi V DPRD Provinsi Banten Yeremia Mendrofa menaruh catatan untuk sejumlah masalah dalam penyelenggaraan PPDB di tahun ini.
PARLEMEN

Sarpras Sekolah Banten Amburadul, DPRD Sindir Minimnya Peran CSR Industri

Desember 29, 2025
Legislator Banten Ingatkan Rekrutmen Sekolah Rakyat Jangan Salah Sasaran
PARLEMEN

Legislator Banten Ingatkan Rekrutmen Sekolah Rakyat Jangan Salah Sasaran

Desember 23, 2025
Komisi V DPRD Banten Desak Disdik Selaraskan SMK Dengan Industri
POLITIK

Komisi V DPRD Banten Desak Disdik Selaraskan SMK Dengan Industri

November 28, 2025
Pemprov Diminta Turun Tangan Bantu Selesaikan Masalah Sampah di Kota/Kabupaten Se-Banten
PEMERINTAHAN

Pemprov Diminta Turun Tangan Bantu Selesaikan Masalah Sampah di Kota/Kabupaten Se-Banten

September 15, 2025
Dewan Minta Usut Tuntas Dugaan Pengeroyokan Pelajar oleh Oknum Polisi
PERISTIWA

Dewan Minta Usut Tuntas Dugaan Pengeroyokan Pelajar oleh Oknum Polisi

Agustus 28, 2025
Banyak Siswi Aktif Jadi Korban Pelecehan di SMAN 4 Kota Serang
HUKRIM

Banyak Siswi Aktif Jadi Korban Pelecehan di SMAN 4 Kota Serang

Juli 15, 2025
Next Post
Pendiri Banten Kirim Pesan Keras ke Andra–Dimyati: Jangan Tutup Telinga dari Kritik

Pendiri Banten Kirim Pesan Keras ke Andra–Dimyati: Jangan Tutup Telinga dari Kritik

Discussion about this post

  • 315 Followers
  • 1.2k Subscribers
Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh