Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Polisi Perkuat Pembuktian Ilmiah dalam Kasus Pembunuhan di BBS

by Lukman Hapidin
Desember 30, 2025
in HUKRIM, PERISTIWA
Polisi Perkuat Pembuktian Ilmiah dalam Kasus Pembunuhan di BBS

Kapolres Cilegon, AKBP Martua Raja Taripar Laut Silitonga. LUKMAN HAPIDIN/BANTEN POS

CILEGON, BANPOS – Penyelidikan kasus pembunuhan di BBS atau kawasan Bukit Baja Sejahtera (BBS), yang menggemparkan warga Kota Cilegon, masih terus bergulir. Hingga kini, kepolisian belum menetapkan tersangka dan menegaskan penanganan perkara dilakukan secara hati-hati. Dengan mengedepankan pembuktian berbasis Scientific Crime Investigation (SCI).

Kapolres Cilegon AKBP Martua Raja Taripar Laut Silitonga mengatakan, minimnya saksi mata langsung pada kasus pembunuhan di BBS membuat penyidik harus memperkuat konstruksi hukum melalui bukti ilmiah agar tidak terjadi kekeliruan dalam penetapan tersangka.

Baca Juga

Pelaku Pembunuhan Bocah 9 Tahun di Cilegon Ditangkap Polisi

Pelaku Pembunuhan Bocah 9 Tahun di Cilegon Ditangkap Polisi

Januari 5, 2026
Alarm Bahaya Jalanan Cilegon, Angka Kecelakaan dan Korban Jiwa Naik

Alarm Bahaya Jalanan Cilegon, Angka Kecelakaan dan Korban Jiwa Naik

Desember 31, 2025
Polres Cilegon Musnahkan Ribuan Botol Miras

Polres Cilegon Musnahkan Ribuan Botol Miras

Desember 30, 2025
Kasus Pembunuhan Bocah di Cilegon Masih Misterius, Polisi Kumpulkan Bukti

Kasus Pembunuhan Bocah di Cilegon Masih Misterius, Polisi Kumpulkan Bukti

Desember 20, 2025

“Masih proses penyelidikan, karena ada hal-hal yang belum bisa kami sampaikan ke publik. Beberapa bersifat konfidensial, khususnya yang berkaitan dengan barang bukti ilmiah,” ujar Martua saat ditemui di Mapolres Cilegon, Senin (29/12/2025).

Ia menegaskan, kehati-hatian tersebut justru menjadi kunci agar kasus pembunuhan di BBS ini dapat dipertanggungjawabkan secara hukum saat dilimpahkan ke kejaksaan. Saat ini, penyidik tengah menelusuri berbagai jejak forensik yang mungkin ditinggalkan pelaku, mulai dari jejak biologis, sidik jari, hingga jejak digital yang memerlukan analisis laboratorium mendalam.

Selain penguatan bukti forensik, penyidik juga memperluas pemeriksaan saksi. Hingga awal pekan ini, sebanyak 22 orang telah dimintai keterangan guna menyusun rangkaian peristiwa yang masih menjadi teka-teki. “Sementara sudah 22 saksi. Namun untuk isi keterangan saksi, kami belum bisa menyampaikannya,” kata Martua.

Gelar Perbandingan Silang pada Kasus Pembunuhan di BBS

Menurutnya, keterangan para saksi tersebut tidak berdiri sendiri. Penyidik melakukan perbandingan silang (cross-examination) antara satu saksi dengan saksi lainnya, sekaligus mencocokkannya dengan alat bukti fisik yang ditemukan di TKP. “Semua masih diuji dan dikomparasikan. Jika ada persesuaian, tentu akan kami koordinasikan lebih lanjut dengan penyidik. Apakah ada saksi kunci atau tidak, itu belum bisa kami pastikan saat ini,” jelasnya.

Tingginya atensi publik terhadap kasus pembunuhan di BBS ini membuat Polres Cilegon tidak bekerja sendiri. Untuk mempercepat pengungkapan, penyelidikan turut melibatkan asistensi dari Polda Banten hingga Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri. “Bukan berarti kami tidak bekerja. Kami bekerja bersama Polda dan Bareskrim dalam mengungkap kasus ini,” tegas Martua.

Salah satu kendala utama dalam penyelidikan adalah tidak berfungsinya kamera pengawas (CCTV) di rumah korban saat peristiwa terjadi. Ketiadaan rekaman visual langsung dari TKP memaksa penyidik mencari petunjuk alternatif untuk merekonstruksi kejadian.

Meski demikian, polisi terus berupaya menggali kemungkinan lain, termasuk menelusuri data grafis dan visual dari sumber sekunder yang berkaitan dengan pergerakan orang di sekitar lokasi kejadian pada waktu-waktu rawan. “Semua unsur yang berkaitan, termasuk data grafis dan visual, masih kami proses dan validasi. Kami mohon doa agar kasus ini segera terang dan pelaku dapat ditangkap,” pungkasnya. (*)

Tags: Kasus di BBSPembunuhan di BBSPolres CilegonWakapolres Cilegon

Berita Terkait

Pelaku Pembunuhan Bocah 9 Tahun di Cilegon Ditangkap Polisi
HUKRIM

Pelaku Pembunuhan Bocah 9 Tahun di Cilegon Ditangkap Polisi

Januari 5, 2026
Alarm Bahaya Jalanan Cilegon, Angka Kecelakaan dan Korban Jiwa Naik
HUKRIM

Alarm Bahaya Jalanan Cilegon, Angka Kecelakaan dan Korban Jiwa Naik

Desember 31, 2025
Polres Cilegon Musnahkan Ribuan Botol Miras
HUKRIM

Polres Cilegon Musnahkan Ribuan Botol Miras

Desember 30, 2025
Kasus Pembunuhan Bocah di Cilegon Masih Misterius, Polisi Kumpulkan Bukti
HUKRIM

Kasus Pembunuhan Bocah di Cilegon Masih Misterius, Polisi Kumpulkan Bukti

Desember 20, 2025
Jelang Operasi Lilin Maung 2025, Semua Jajaran Diminta Perkuat Koordinasi
HUKRIM

Jelang Operasi Lilin Maung 2025, Semua Jajaran Diminta Perkuat Koordinasi

Desember 20, 2025
Pohon Tumbang di Jalan Kembar Makan Korban, Pengendara Motor Asal Karawaci Tewas
PERISTIWA

Pohon Tumbang di Jalan Kembar Makan Korban, Pengendara Motor Asal Karawaci Tewas

Desember 18, 2025
Next Post
Polres Pandeglang Tangani 553 Kasus Kejahatan Sepanjang 2025

Polres Pandeglang Tangani 553 Kasus Kejahatan Sepanjang 2025

Discussion about this post

  • 315 Followers
  • 1.2k Subscribers
Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh