Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Banten dan Janji Zaman

by Daeng Djago
Desember 29, 2025
in VOX POPULI
Banten dan Janji Zaman

Budi Rahman Hakim, Ph,D.

Oleh: Budi Rahman Hakim, Ph.D.
Dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Tahun hampir berganti, dan Banten kembali berdiri di tepi waktu. Setiap pergantian tahun selalu membawa optimisme—sebuah keyakinan bahwa masa depan akan lebih baik. Namun optimisme hanyalah perasaan; kemajuan adalah keputusan. Karena itu, sebelum kita menyongsong 2026, ada pertanyaan yang tidak boleh kita tunda: apakah Banten sudah benar-benar bergerak menuju zaman yang dijanjikan, atau kita hanya terhanyut oleh retorika kemajuan?

Selama satu dekade terakhir, narasi besar pembangunan nasional berkisar pada arah “Indonesia Emas 2045.” Banten menganggap dirinya bagian penting dari perjalanan itu. Tetapi sebuah daerah tidak otomatis ikut maju hanya karena negara maju. Setiap provinsi harus menciptakan jalurnya sendiri menuju zaman. Yang kita hadapi hari ini bukan soal apakah zaman akan berubah, tetapi apakah kita siap ikut berubah.

Baca Juga

Membangun dari Dalam

Membangun dari Dalam

Desember 23, 2025
Rakyat yang Diam

Rakyat yang Diam

Desember 15, 2025
Kursi yang Goyang

Kursi yang Goyang

Desember 8, 2025
Tahun yang Kita Ciptakan

Tahun yang Kita Ciptakan

Desember 1, 2025

Tahun 2025 menunjukkan gambaran paradoks Banten: infrastruktur tumbuh, tetapi ketimpangan belum menyempit; investasi meningkat, namun trauma sosial di banyak wilayah belum terobati; laporan kinerja semakin rapi, tetapi kepercayaan publik tidak otomatis menguat. Seakan-akan kemajuan fisik melesat, tetapi kemajuan batin tertinggal. Zaman sedang bergerak, namun apakah kita sedang ikut bergerak atau sekadar terbawa?

Ada satu pelajaran penting dari para pemikir besar pembangunan: zaman baru bukan tentang teknologi, tetapi tentang etika. Amartya Sen mengingatkan bahwa pembangunan sejati bukan peningkatan angka ekonomi, tetapi peningkatan kemampuan manusia untuk menjalani hidup yang bermartabat. Fazlur Rahman menegaskan bahwa modernitas tanpa moral hanya menghasilkan manusia yang canggih, namun mudah kehilangan kompas. Dan dalam tradisi Nusantara, Syekh Nawawi al-Bantani mengingatkan bahwa kekuasaan hanya berharga bila ia melindungi rakyat kecil terlebih dahulu.

Peringatan itu terasa relevan. Banten tidak akan masuk ke zaman baru hanya karena menambah gedung tinggi atau kawasan industri. Kita masuk ke zaman baru hanya bila kita mulai menempatkan martabat manusia sebagai pusat pembangunan. Sebab zaman bukan hanya perubahan kalender, tetapi perubahan cara memperlakukan rakyat.

Setahun terakhir menunjukkan realitas yang harus kita jawab dengan keberanian: sebagian warga masih merasa pembangunan bergerak jauh dari kehidupan mereka. Mereka melihat proyek, bukan perubahan. Mereka menyaksikan pencapaian, tetapi tidak merasakan pelukan perhatian. Mereka mendengar janji, namun jarang melihat kesempatan. Ini bukan kritik sinis; ini diagnosis. Zaman tidak menunggu daerah yang lambat belajar.

Pertanyaannya kemudian: apa janji zaman bagi Banten? Zaman menjanjikan bahwa daerah yang menegakkan keadilan sosial akan tumbuh lebih kokoh daripada daerah yang hanya mengejar pertumbuhan ekonomi. Janji zaman mengatakan bahwa masyarakat yang merasa dihargai akan bekerja lebih baik daripada masyarakat yang hanya diperintah. Dan janji zaman mengingatkan bahwa akhlak sosial adalah mesin peradaban yang paling tahan terhadap krisis apa pun.

Jika kita ingin tahun 2026 menjadi titik balik, Banten harus memilih hal yang selama ini dihindari: perubahan dari dalam. Mengubah cara memandang jabatan: dari hak istimewa menjadi ruang pelayanan. Mengubah cara menyusun anggaran: dari citra pembangunan ke prioritas kemanusiaan. Mengubah cara berkomunikasi: dari menuntut dipuji menjadi bersedia dikritik. Mengubah cara memimpin: dari perintah formal ke teladan moral.

Perubahan itu mungkin tidak populer, mungkin tidak cepat, mungkin tidak menjadi headline. Namun perubahan itulah yang menentukan apakah Banten siap memasuki zaman baru. Provinsi ini tidak sedang kekurangan sumber daya; ia sedang menunggu ketegasan moral. Zaman tidak akan menghormati daerah yang hanya ingin terlihat maju. Zaman hanya menghormati daerah yang sungguh ingin memajukan rakyatnya.

Kita tidak dapat meramal masa depan, tetapi kita bisa mengukirnya. Tahun 2026 tidak otomatis membawa kebaikan; kebaikan datang bila ada keberanian. Jika pemerintah bersedia membangun bukan hanya yang terlihat mata, tetapi juga yang dirasakan hati, maka Banten akan memasuki babak baru peradabannya. Zaman bukan “hadiah,” ia “balasan.” Ia memberi hanya kepada yang bersungguh-sungguh.

Banten tidak perlu mengejar zaman. Ia hanya perlu menepati janji kepada rakyatnya — karena itulah inti peradaban. Bila itu dilakukan, maka apa pun nama eranya, Banten akan tetap tegak.*

Tags: Artikel Budi Rahman HakimBudi Rahman Hakim

Berita Terkait

Membangun dari Dalam
VOX POPULI

Membangun dari Dalam

Desember 23, 2025
Rakyat yang Diam
VOX POPULI

Rakyat yang Diam

Desember 15, 2025
Kursi yang Goyang
VOX POPULI

Kursi yang Goyang

Desember 8, 2025
Tahun yang Kita Ciptakan
VOX POPULI

Tahun yang Kita Ciptakan

Desember 1, 2025
Politik yang Menyembuhkan
VOX POPULI

Politik yang Menyembuhkan

November 24, 2025
Keadilan yang Membumi
VOX POPULI

Keadilan yang Membumi

November 17, 2025
Next Post
Ketua Komisi V DPRD Provinsi Banten Yeremia Mendrofa menaruh catatan untuk sejumlah masalah dalam penyelenggaraan PPDB di tahun ini.

Sarpras Sekolah Banten Amburadul, DPRD Sindir Minimnya Peran CSR Industri

Discussion about this post

  • 315 Followers
  • 1.2k Subscribers
Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh