SERANG, BANPOS – Musim hujan telah tiba, dan bersama dengan itu, ancaman kesehatan seperti batuk, pilek, dan infeksi saluran pernapasan atas juga meningkat.
Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Banten, RR Sulestiorini mengimbau masyarakat untuk waspada dan menjaga kesehatan di tengah cuaca yang tidak menentu.
“Musim hujan menciptakan lingkungan yang ideal untuk berkembangnya berbagai virus penyebab flu dan infeksi saluran pernapasan atas,” kata Ririn, dalam keterangan persnya, Rabu (24/12).
Ririn menjelaskan, bahwa ada beberapa faktor yang membuat masyarakat lebih rentan terkena flu di musim hujan, antara lain suhu dingin yang melemahkan imunitas, kelembapan tinggi yang membuat virus dan bakteri lebih mudah bertahan hidup, serta kebiasaan buruk seperti tidak langsung mengeringkan tubuh setelah kehujanan.
Gejala batuk pilek di musim hujan biasanya meliputi hidung berair atau tersumbat, sakit tenggorokan, bersin-bersin, batuk ringan hingga sedang, demam ringan, sakit kepala, nyeri otot, dan badan terasa lelah.
“Jika tidak ditangani dengan baik, flu bisa berkembang menjadi penyakit pernapasan yang lebih berat, seperti demam tak kunjung turun, sesak napas, dan batuk terus menerus,” kata Ririn.
Untuk mencegah flu, Dinkes Banten juga mengimbau masyarakat untuk melakukan beberapa langkah mudah, seperti vaksinasi flu tahunan, menggunakan masker saat sakit dan di tempat ramai, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir secara rutin, serta memperkuat daya tahan tubuh dengan konsumsi makanan bergizi, tidur cukup, dan olahraga rutin.
“Mari kita jaga kesehatan dan waspada terhadap flu di musim hujan ini,” tandasnya. (ADV)







Discussion about this post