SERANG, BANPOS – Universitas Bina Bangsa (Uniba) bersama Direktorat Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi (Diktisaintek) mendorong penguatan kurikulum OBE.
Kurikulum ini berbasis Outcome-Based Education (OBE) sebagai strategi meningkatkan kualitas lulusan dan daya saing perguruan tinggi di tingkat internasional.
Upaya tersebut dibahas dalam seminar dan workshop penguatan kurikulum OBE yang digelar di Auditorium Kampus Uniba, Rabu (24/12/2025). Kegiatan ini melibatkan sejumlah perguruan tinggi, pakar pendidikan tinggi, serta perwakilan DPR RI.
Pendekatan OBE dinilai menjadi tuntutan mutlak dalam sistem pendidikan tinggi saat ini karena menitikberatkan pada capaian pembelajaran mahasiswa. Tentunya yang terukur dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja serta perkembangan global.
Rektor Uniba Prof. Bambang Dwi Suseno menyatakan, transformasi kurikulum berbasis OBE menjadi langkah strategis agar perguruan tinggi tidak tertinggal dalam persaingan global.
Menurutnya, kurikulum tidak lagi cukup berorientasi pada materi, tetapi harus memastikan kompetensi lulusan benar-benar sesuai dengan kebutuhan zaman.
“OBE mendorong kampus lebih bertanggung jawab terhadap kualitas lulusan. Ini bagian dari komitmen Uniba untuk terus meningkatkan mutu akademik dan menyiapkan lulusan yang kompetitif,” ujarnya.
Dalam workshop tersebut, pakar pengembangan kurikulum dari Universitas Gunadarma, Prof. Prihandoko, menekankan bahwa OBE menuntut perubahan cara pandang dosen dan institusi dalam merancang pembelajaran.
Fokus utama bukan pada apa yang diajarkan, melainkan pada kemampuan apa yang harus dimiliki mahasiswa setelah lulus.
Sementara itu, Prof. Wahyu Susihono dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa menilai, penerapan OBE berkaitan erat dengan upaya meraih akreditasi internasional.
Ia menyebut, akreditasi global menuntut perguruan tinggi mampu menunjukkan relevansi kurikulum, keterukuran capaian pembelajaran, serta kesiapan lulusan menghadapi tantangan global.
“Akreditasi internasional bukan sekadar memenuhi dokumen, tetapi soal bagaimana perguruan tinggi menjawab kebutuhan global melalui kurikulum yang adaptif,” jelasnya.
Diarahkan Bersaing Secara Internasional
Anggota Komisi X DPR RI Prof. Furtasan Ali Yusuf yang turut hadir menegaskan dukungan terhadap penguatan kurikulum berbasis OBE. Ia menilai, peningkatan kualitas pendidikan tinggi harus diarahkan pada penciptaan lulusan yang mampu bersaing secara internasional.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan dunia industri menjadi kunci agar implementasi OBE berjalan efektif dan tidak berhenti pada tataran konsep.
Melalui kegiatan ini, Uniba dan Diktisaintek berharap perguruan tinggi di Indonesia semakin siap menerapkan kurikulum OBE secara konsisten. Meningkatkan mutu pendidikan, serta memperluas peluang meraih akreditasi internasional. (*)

Discussion about this post