Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

INET Bidik Rp 3,2 Triliun via Rights Issue, Siap Geber WiFi 7 di Bali dan Lombok

by Lukman Hapidin
Desember 24, 2025
in EKONOMI
INET Bidik Rp 3,2 Triliun via Rights Issue, Siap Geber WiFi 7 di Bali dan Lombok

Rakyat Merdeka/RM.id

JAKARTA, BANPOS – Kabar gembira bagi para pelaku pasar modal dan investor ritel yang telah menanti kepastian aksi korporasi dari emiten teknologi.

PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) akhirnya resmi merilis jadwal dan harga pelaksanaan untuk penawaran saham baru atau rights issue (HMETD). Langkah strategis yang sempat tertunda ini menargetkan perolehan dana jumbo sebesar Rp 3,2 triliun, yang akan digunakan sebagai “bensin” utama perusahaan dalam menguasai pasar internet di wilayah destinasi wisata premium Indonesia.

Baca Juga

Lulu Jamaludin Raih Ekbispar Award 2026, Dinobatkan Jadi Jurnalis Peduli Sosial Kemasyarakatan

Maret 7, 2026

Gubernur Tegaskan Randis Dilarang Dipakai untuk Mudik

Maret 7, 2026

Warga Serang Bayar Pajak Diganjar Hampers Lebaran dari Samsat Kota Serang

Maret 7, 2026

Intervensi Kerentanan Pangan, Pemprov Banten Salurkan Bantuan Beras dan Ayam untuk Ribuan Keluarga

Maret 6, 2026

Setelah menanti lampu hijau dari regulator, INET menerbitkan kembali prospektus penawaran saham barunya pada Selasa (23/12). Aksi korporasi yang awalnya direncanakan sejak September 2025 ini sempat mengalami penyesuaian jadwal karena menunggu persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kini, dengan restu yang telah dikantongi, INET siap melesat di awal tahun 2026.

Lonjakan Harga Saham yang Fantastis

Daya tarik INET di mata investor terbukti sangat tinggi. Sejak rencana penerbitan saham baru ini pertama kali dihembuskan pada akhir September lalu, pergerakan saham INET di lantai bursa menunjukkan tren bullish yang luar biasa. Tercatat, harga saham emiten ini telah meroket hingga 228,95 persen.

Dari posisi Rp 228, saham INET melesat menyentuh angka Rp 750 pada penutupan perdagangan sesi siang, Selasa (23/12). Kenaikan ini mencerminkan optimisme pasar terhadap prospek ekspansi bisnis perusahaan ke depan.

Dalam skema rights issue ini, INET menetapkan harga pelaksanaan (exercise price) di angka Rp 250 per saham. Manajemen akan menerbitkan sebanyak 12,8 miliar saham biasa baru dengan rasio 3:4. Artinya, setiap pemegang 3 saham lama yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham (DPS), berhak mendapatkan 4 Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD).

Fokus Garap “Silicon Bali” dengan Teknologi WiFi 7

Poin paling menarik dari aksi korporasi ini adalah alokasi penggunaan dananya. Berdasarkan prospektus terbaru, INET tidak main-main dalam melakukan ekspansi. Sekitar Rp 2,94 triliun dari total dana yang dihimpun akan disuntikkan sebagai penyertaan modal kepada anak usaha baru mereka, PT Garuda Prima Internetindo (GPI).

Langkah ini dinilai sangat strategis mengingat GPI dimandatkan untuk membangun infrastruktur masa depan berupa jaringan fiber-to-the-home (FTTH) yang didukung teknologi mutakhir WiFi 7.

Target pasarnya pun sangat spesifik dan potensial, yakni dua juta pelanggan di wilayah Bali dan Lombok. Penggunaan teknologi WiFi 7 ini diprediksi akan menjadi game changer, menawarkan kecepatan internet super cepat dan latensi rendah yang sangat dibutuhkan oleh para digital nomad, wisatawan mancanegara, serta ekosistem bisnis pariwisata di kedua pulau tersebut.

Selain itu, sisa dana sebesar Rp 215,38 miliar akan dialirkan ke anak usaha lainnya, PT Pusat Fiber Indonesia (PFI). Dana ini dialokasikan untuk melunasi biaya Hak Penggunaan yang Tidak Dapat Diganggu atau Indefeasible Right of Use (IRU) atas jaringan kabel bawah laut, bekerja sama dengan PT Jejaring Mitra Persada (JMP). Infrastruktur kabel laut ini krusial untuk menjamin stabilitas konektivitas antar-pulau.

Waran Seri II Sebagai Pemanis Investor

Untuk memitigasi risiko dilusi kepemilikan saham yang bisa mencapai 57,14 persen bagi investor yang tidak menebus haknya, INET menyiapkan insentif menarik.

PT Abadi Kreasi Unggul Nusantara selaku pemegang saham pengendali telah menyatakan kesiapannya bertindak sebagai pembeli siaga (standby buyer), memberikan jaminan kepastian terserapnya saham baru ini.

Sebagai daya tarik tambahan, INET juga menerbitkan 2,3 miliar Waran Seri II. Manajemen menjelaskan mekanismenya secara rinci.

Rasionya cukup menggiurkan, yakni setiap pembelian 50 saham baru, investor akan mendapatkan bonus 9 Waran Seri II.

Waran ini nantinya dapat ditebus atau dikonversi menjadi saham biasa dengan harga pelaksanaan Rp 300 per saham, dengan periode pelaksanaan yang cukup panjang mulai Juli 2026 hingga Juli 2028.

Jadwal Penting Bagi Investor

Bagi Anda yang berminat mengamankan posisi atau menambah portofolio di sektor teknologi infrastruktur ini, berikut adalah jadwal lengkap yang perlu dicatat agar tidak terlewat momentum cum date:

Tanggal terakhir perdagangan saham dengan HMETD (Cum-Right) di Pasar Reguler dan Negosiasi: 2 Januari 2026.

Tanggal Pencatatan (Recording Date): 6 Januari 2026.

Distribusi HMETD: 7 Januari 2026.

Pencatatan HMETD di Bursa Efek Indonesia (BEI): 8 Januari 2026.

Periode Perdagangan dan Pelaksanaan HMETD: 8–22 Januari 2026.

Distribusi Saham Hasil HMETD: 12–26 Januari 2026.

Momentum awal tahun 2026 ini menjadi pertaruhan besar sekaligus peluang bagi INET untuk mengukuhkan posisinya sebagai pemain utama penyedia infrastruktur internet di Indonesia Timur. Dengan dukungan teknologi WiFi 7, INET tampaknya siap berselancar di atas gelombang digitalisasi yang kian deras. (*))

Caption Foto : Rakyat Merdeka/RM.id

 

 

ShareTweetSend

Berita Terkait

PERISTIWA

Lulu Jamaludin Raih Ekbispar Award 2026, Dinobatkan Jadi Jurnalis Peduli Sosial Kemasyarakatan

Maret 7, 2026
PEMERINTAHAN

Gubernur Tegaskan Randis Dilarang Dipakai untuk Mudik

Maret 7, 2026
PEMERINTAHAN

Warga Serang Bayar Pajak Diganjar Hampers Lebaran dari Samsat Kota Serang

Maret 7, 2026
PEMERINTAHAN

Intervensi Kerentanan Pangan, Pemprov Banten Salurkan Bantuan Beras dan Ayam untuk Ribuan Keluarga

Maret 6, 2026
PEMERINTAHAN

Disnakertrans Pandeglang Bakal Tindaklanjuti Aduan Pekerja Gudang PT Gudang Wings Labuan

Maret 5, 2026
EKONOMI

Muji Rohman Optimis Industri Sawah Luhur Pangkas Pengangguran

Maret 5, 2026
Next Post
Anomali H-2 Nataru 2025: Truk Logistik Naik 57 Persen

Anomali H-2 Nataru 2025: Truk Logistik Naik 57 Persen

Discussion about this post

Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh