SERANG, BANPOS – Pemerintah Kota Serang bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Serang menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat kurang mampu dari kalangan non-Muslim, khususnya umat Kristiani. Penyaluran bantuan ini dilakukan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru sebagai bagian dari upaya menjaga kerukunan serta kondusivitas wilayah.
Walikota Serang Budi Rustandi menegaskan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kolaborasi lintas lembaga yang sejalan dengan arahan pemerintah pusat. Menurutnya, FKUB memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas sosial di tengah keberagaman masyarakat Kota Serang termasuk umat kristiani.
“Kali ini, kolaborasi dengan FKUB dan ini semua berdasarkan instruksi daripada Bapak Presiden, di mana FKUB sekarang menjadi garda terdepan untuk menjaga kondusivitas wilayah,” ujar Budi Rustandi dalam sambutannya.
Ia menambahkan, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk mempersatukan seluruh warga tanpa membedakan latar belakang agama. Budi mengingatkan agar tidak ada pihak yang memanfaatkan perbedaan untuk kepentingan kelompok tertentu yang berpotensi memecah persatuan.
“Kita adalah bagian daripada pemerintah yang harus bisa mempersatukan seluruh warga Kota Serang. Saya ingin kondisi Kota Serang menjadi kota yang damai, kota yang sejahtera,” tegasnya.
Lebih lanjut, Budi menekankan bahwa seluruh warga negara wajib dilindungi dan dilayani sesuai amanat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Prinsip toleransi dan penghormatan terhadap kebebasan beragama, kata dia, menjadi landasan utama dalam penyelenggaraan pemerintahan.
Umat Kristiani Diajak Bersama Bangun Kesejahteraan
Sementara itu, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama Kota Serang, KH. Matin Syarkowi, menyoroti pentingnya menjaga keamanan dan kesejahteraan sebagai prasyarat terciptanya kehidupan bermasyarakat yang harmonis.
“Satu nusa, satu bangsa, satu bahasa Indonesia. Jadi kita sama-sama berpikirnya untuk membangun kesejahteraan dan keamanan menjadi hal yang pokok,” kata Matin.
Dalam kesempatan tersebut, Matin juga mengungkapkan rencana FKUB untuk menjadikan wilayah Mangga Dua sebagai Kampung Moderasi dan Toleransi Pancasila. Kawasan tersebut dinilai layak menjadi percontohan karena dihuni masyarakat dengan latar belakang agama yang beragam, mulai dari Buddha, Hindu, Kristen, hingga Muslim.
“Sebuah kehidupan yang memang beragam tetapi tetap bersatu dan damai,” jelasnya. Program tersebut direncanakan diluncurkan pada 2026 setelah melalui tahapan perencanaan dan persiapan.
Adapun bantuan yang disalurkan berupa 100 paket bantuan dari Wali Kota Serang melalui FKUB, ditujukan agar umat Kristiani dapat merayakan Natal dengan sukacita. Bantuan dan kunjungan langsung dari Pemkot Serang disambut hangat oleh para penerima.
Perwakilan penerima bantuan, Pendeta Heri Samuel NK, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan pemerintah daerah. “Kami sangat bersyukur karena baru kali ini Wali Kota yang datang, senang dikunjungi karena sekaligus diberikan bantuan. Ini merupakan bentuk kasih dari Walikota kita,” tutup Heri. (*)




Discussion about this post