Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

BUMI Agresif Diversifikasi, Resmi Kuasai Mayoritas Saham Tambang Emas Australia Senilai Rp346 Miliar

by Lukman Hapidin
Desember 20, 2025
in EKONOMI
BUMI Agresif Diversifikasi, Resmi Kuasai Mayoritas Saham Tambang Emas Australia Senilai Rp346 Miliar

Tampilan Layar pergerakaan saham di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (18/3/2025). (Foto : Tedy Kroen/Rakyat Merdeka/RM.ID)

JAKARTA, BANPOS – Raksasa pertambangan energi Indonesia, PT Bumi Resources Tbk (BUMI), kembali membuat manuver strategis di penghujung tahun 2025. Dalam upaya memperkokoh portofolio bisnis di luar sektor batu bara, emiten berkode saham BUMI ini secara resmi mengumumkan penguasaan mayoritas saham perusahaan tambang emas asal Australia, Jubilee Metals Limited (JML).

Langkah korporasi ini dinilai sebagai sinyal kuat transformasi perseroan menuju diversifikasi aset mineral berharga yang lebih berkelanjutan. Aksi korporasi ini bukan sekadar pembelian aset, melainkan sebuah penetrasi pasar ke yurisdiksi pertambangan kelas dunia.

Baca Juga

Saham BUMI ‘Mengamuk’ Tembus Rp326, Cetak Multibagger Berkat Aksi Borong Asing dan Isu Akuisisi

Saham BUMI ‘Mengamuk’ Tembus Rp326, Cetak Multibagger Berkat Aksi Borong Asing dan Isu Akuisisi

Desember 11, 2025
Manuver Raksasa Pasar Modal: Chengdong Lepas Ratusan Juta Saham BUMI, Lo Kheng Hong Kembali Serok GJTL

Manuver Raksasa Pasar Modal: Chengdong Lepas Ratusan Juta Saham BUMI, Lo Kheng Hong Kembali Serok GJTL

Desember 11, 2025
IHSG Perkasa, Nilai Transaksi Tembus Rp33,88 triliun, Saham BUMI Meroket Tajam Hampir 20 Persen

IHSG Perkasa, Nilai Transaksi Tembus Rp33,88 triliun, Saham BUMI Meroket Tajam Hampir 20 Persen

Desember 11, 2025
Saham BUMI Memerah, Mandiri Sekuritas Lepas Barang: Tanda Bahaya atau Peluang Serok Bawah?

Saham BUMI Memerah, Mandiri Sekuritas Lepas Barang: Tanda Bahaya atau Peluang Serok Bawah?

Desember 6, 2025

BUMI mencatatkan kepemilikan sebesar 64,98 persen atas JML dengan total kepemilikan saham mencapai 5.734.770 lembar. Nilai investasi yang digelontorkan pun terbilang fantastis, yakni mencapai Rp346,93 miliar atau setara dengan 31,47 juta dolar Australia.

Transaksi ini menjadi sorotan para pelaku pasar modal dan investor ritel, khususnya kalangan milenial dan Gen Z yang kini mendominasi pasar saham dan menaruh perhatian besar pada emiten yang melakukan diversifikasi usaha.

Direktur BUMI, RA Sri Dharmayanti, dalam keterangan resminya kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), menjelaskan detail waktu dan nilai dari aksi korporasi tersebut. “Pelaksanaan transaksi ini dilakukan pada 18 Desember 2025. Perseroan telah melakukan transaksi pengambil bagian atas sejumlah 3.312.632 saham baru yang diterbitkan oleh JML, suatu perusahaan yang didirikan di Australia Barat, dengan nilai transaksi sebesar Rp346.936.545.540 atau setara dengan 31.470.004 dolar Australia,” ungkap Sri Dharmayanti, Jumat (19/12).

Bagi para pemegang saham dan analis pasar, langkah BUMI merambah ke sektor emas di Australia dinilai sebagai strategi lindung nilai (hedging) alami terhadap volatilitas harga komoditas energi fosil.

Emas, yang secara historis dikenal sebagai aset safe haven, diharapkan dapat memberikan keseimbangan neraca keuangan perseroan di masa depan. Sri Dharmayanti menegaskan bahwa akuisisi ini selaras dengan peta jalan (roadmap) transformasi perusahaan. “Transaksi ini akan memberikan dampak positif terhadap kegiatan usaha yang dijalankan oleh perseroan serta memberikan nilai tambah bagi pemegang saham perseroan,” tambahnya.

Potensi Emas di Tanah Bersejarah Queensland

Aset yang kini berada di bawah kendali BUMI bukanlah lahan sembarangan. Jubilee Metals Limited diketahui memegang konsesi tambang emas di wilayah Queensland Utara dan Victoria, dua lokasi yang memiliki reputasi emas legendaris di Benua Kanguru.

Fokus utama operasi JML berada di kawasan Croydon, sebuah distrik pertambangan bersejarah di bagian barat Queensland yang telah beroperasi sejak tahun 2012.

Kawasan Croydon memiliki narasi sejarah yang kuat dalam peta pertambangan dunia. Emas pertama kali ditemukan di sana pada tahun 1885, dan wilayah tersebut pernah mencatatkan rekor produksi tertinggi sepanjang sejarah mencapai 1,9 juta ounce.

Dengan masuknya BUMI sebagai pemegang saham pengendali, JML bertekad membangkitkan kembali kejayaan tambang tersebut menggunakan teknologi penambangan modern yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Berdasarkan data eksplorasi terkini, potensi cadangan emas di area tersebut diperkirakan mencapai 2 juta ounce. Angka ini merupakan indikator fundamental yang sangat menarik bagi valuasi jangka panjang BUMI.

Penggunaan teknologi canggih diharapkan mampu mengoptimalkan ekstraksi pada area yang sebelumnya dianggap sudah tidak produktif atau ditinggalkan oleh penambang konvensional masa lalu.

Strategi Pendanaan dan Penguatan Aset

Dari sisi finansial, BUMI menunjukkan kejelian dalam mengatur arus kas untuk ekspansi ini. Perseroan mengalokasikan dana sebesar Rp340,9 miliar yang bersumber dari obligasi wajib konversi atau instrumen pendanaan sejenis untuk memuluskan pembayaran akuisisi Jubilee Metals. Ini menunjukkan bahwa perseroan tidak semata-mata mengandalkan kas internal, melainkan memanfaatkan instrumen keuangan strategis.

Proses penguasaan JML sendiri dilakukan secara bertahap dan terukur. Hingga September 2025, BUMI tercatat telah mengakuisisi 41,36 persen saham JML melalui berbagai mekanisme, mulai dari private placement, pembelian langsung, hingga skema debt to equity swap (konversi utang menjadi saham). Puncaknya terjadi pada Desember ini dengan penyelesaian transaksi saham baru yang mengukuhkan posisi BUMI sebagai pemegang kendali utama.

Keputusan BUMI untuk “go international” dan masuk ke sektor non-batu bara ini memberikan angin segar bagi citra perusahaan di mata investor global maupun domestik.

Di tengah tren transisi energi dan ketidakpastian ekonomi global, memiliki portofolio emas di negara dengan stabilitas hukum pertambangan yang kuat seperti Australia adalah langkah mitigasi risiko yang cerdas. Bagi investor muda Indonesia, ini menambah daya tarik saham BUMI yang tidak lagi hanya bergantung pada siklus harga batu bara semata. (*)

Source: RM.ID
Tags: Saham BUMI
ShareTweetSend

Berita Terkait

Saham BUMI ‘Mengamuk’ Tembus Rp326, Cetak Multibagger Berkat Aksi Borong Asing dan Isu Akuisisi
EKONOMI

Saham BUMI ‘Mengamuk’ Tembus Rp326, Cetak Multibagger Berkat Aksi Borong Asing dan Isu Akuisisi

Desember 11, 2025
Manuver Raksasa Pasar Modal: Chengdong Lepas Ratusan Juta Saham BUMI, Lo Kheng Hong Kembali Serok GJTL
EKONOMI

Manuver Raksasa Pasar Modal: Chengdong Lepas Ratusan Juta Saham BUMI, Lo Kheng Hong Kembali Serok GJTL

Desember 11, 2025
IHSG Perkasa, Nilai Transaksi Tembus Rp33,88 triliun, Saham BUMI Meroket Tajam Hampir 20 Persen
EKONOMI

IHSG Perkasa, Nilai Transaksi Tembus Rp33,88 triliun, Saham BUMI Meroket Tajam Hampir 20 Persen

Desember 11, 2025
Saham BUMI Memerah, Mandiri Sekuritas Lepas Barang: Tanda Bahaya atau Peluang Serok Bawah?
EKONOMI

Saham BUMI Memerah, Mandiri Sekuritas Lepas Barang: Tanda Bahaya atau Peluang Serok Bawah?

Desember 6, 2025
Misteri Transaksi Jumbo Rp1,6 Triliun Guncang Saham BUMI, Sinyal Bullish Mulai Terbuka?
EKONOMI

Misteri Transaksi Jumbo Rp1,6 Triliun Guncang Saham BUMI, Sinyal Bullish Mulai Terbuka?

November 25, 2025
Next Post
Rapor Merah Jelang Nataru: Saham Konglomerat Rontok, dari Prajogo Pangestu hingga Bakrie

Rapor Merah Jelang Nataru: Saham Konglomerat Rontok, dari Prajogo Pangestu hingga Bakrie

Discussion about this post

  • 315 Followers
  • 1.2k Subscribers
Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh