SERANG, BANPOS – Gubernur Banten Andra Soni mengingatkan seluruh kepala daerah di Provinsi Banten agar belanja daerah yang dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dilakukan secara tepat sasaran, berkualitas, serta memberikan dampak luas bagi masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Andra Soni saat menghadiri Gebyar Apresiasi Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten/Kota serta Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten yang diselenggarakan oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Banten di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Kamis (18/12).
Menurut Andra, belanja daerah memiliki peran penting dalam mendorong perputaran ekonomi masyarakat apabila dirancang dan dilaksanakan secara tepat sasaran. Oleh karena itu, peningkatan kualitas belanja daerah harus terus dilakukan oleh seluruh pemerintah daerah. “Belanja daerah yang direncanakan dengan baik akan berdampak langsung pada peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Selain belanja, Andra juga menyoroti aspek pendapatan daerah. Ia menegaskan bahwa peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dapat dilakukan melalui penguatan desentralisasi fiskal dan kapasitas fiskal daerah dengan mengoptimalkan potensi penerimaan yang dimiliki masing-masing daerah. “Peningkatan PAD bisa dilakukan dengan menggali sumber-sumber penerimaan yang sah dan sesuai potensi daerah masing-masing,” jelasnya.
Ia menambahkan, kegiatan Gebyar Apresiasi Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah merupakan bagian dari upaya bersama untuk mengoptimalkan pengelolaan keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada hasil, guna mendukung percepatan pembangunan serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Andra juga menegaskan bahwa pengelolaan keuangan daerah merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari penyelenggaraan pemerintahan daerah, mulai dari perencanaan dan penganggaran, pelaksanaan dan penatausahaan, hingga pertanggungjawaban APBD, termasuk pembinaan dan pengawasan. (*)







Discussion about this post