SERANG, BANPOS – Beredar kabar salah satu jaksa di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (17/12) sore. Diduga salah satu Jaksa yang bertugas di Kejati Banten pun ikut menjalani pemeriksaan intensif dalam OTT tersebut.
Namun, berdasarkan informasi yang dihimpun BANPOS dari internal Kejati Banten. Terduga tersangka, yakni RZ, yang ditangkap pihak KPK tidak sedang melakukan kegiatan transaksional. RZ, kata sumber BANPOS, pada Rabu sore itu tengah bersama anak dan supir pribadinya menuju ke salah satu toko bahan bangunan dekat rumahnya. “Kalau di bilang OTT menurut saya nggak pas. Karena itu tidak ada transaksi. Posisinya dia (RZ) lagi jalan ke toko bangunan,” jelas sumber BANPOS yang enggan disebutkan namanya, Kamis (18/12).
Ia menuturkan, RZ sore itu di ikuti oleh dua buah mobil dan langsung menyalip kendaraan yang ditumpangi RZ beserta anaknya. Usai disalip, RZ beserta anak dan supirnya langsung diamankan KPK. “KPK langsung bawa aja itu RZ sama anak dan sopirnya. Kabarnya itu anak RZ juga pas pulang stres sampe mentok-mentokin kepalanya,” jelasnya.
Sementara, Kepala Seksi Penerangan Hukum pada Bidang Intelijen Kejaksaan Tinggi Banten, Rangga Adekresna mengaku masih mencari kebenaran terkait OTT tersebut. “Sabar ya, masih kita cari informasi,” singkat Rangga pada pesan singkatnya kepada BANPOS, Kamis (18/12).
Hingga berita ini ditulis, BANPOS masih berupaya melakukan pendalaman untuk memperoleh informasi lanjutan terkait peristiwa tersebut. (*)



Discussion about this post