Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Sampah Masuk TPSA Cihara Banyak yang Tidak Tecatat

by Taufiq Solehudin
Desember 15, 2025
in KESRA, PERISTIWA
Sampah Masuk TPSA Cihara Banyak yang Tidak Tecatat

ilustrasi sampah.

LEBAK, BANPOS – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lebak menjelaskan penyebab menurunnya persentase penanganan sampah pada semester II 2024 berdasarkan data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN).

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLH Kabupaten Lebak, Nana Mulyana, mengatakan penurunan persentase tersebut disebabkan karena sampah yang diangkut ke TPSA Cihara tidak tercatat dalam pelaporan SIPSN.

Baca Juga

Himaguna Kepung Pemkab Lebak, Desak Pembangunan TPSS Gunungkencana

Himaguna Kepung Pemkab Lebak, Desak Pembangunan TPSS Gunungkencana

Januari 15, 2026
Aktivis Nilai Pengelolaan Sampah Lebak Lemah, Serapan SIPSN Masih Rendah

Aktivis Nilai Pengelolaan Sampah Lebak Lemah, Serapan SIPSN Masih Rendah

Desember 15, 2025

Sampah Numpuk di Gerbang TPA Cihara, DPRD Lebak Akan Panggil DLH

Maret 1, 2022

“Penanganan sampah di TPA Cihara belum masuk ke pelaporan SIPSN karena teknis pengelolaannya masih menggunakan sistem open dumping,” kata Nana kepada BANPOS, Minggu (14/12).

Meski demikian, Nana menegaskan Pemkab Lebak terus berupaya meningkatkan penanganan sampah. Salah satunya melalui penambahan armada pengangkut sampah.

“Pada tahun ini Pemkab Lebak telah mengalokasikan anggaran untuk pengadaan dua unit truk pengangkut sampah dan lima unit bak kontainer,” ujarnya.

Selain itu, DLH Lebak juga mulai menerapkan metode pengelolaan sampah controlled landfill di TPA Dengung dan TPA Cihara dengan melakukan penutupan sampah menggunakan media tanah.

Nana menambahkan, pada 2026 Pemkab Lebak akan mendapatkan dukungan program Local Service Delivery Improvement Project (LSDP) dari Kementerian Dalam Negeri dengan pendanaan dari World Bank.

Melalui program tersebut, Pemkab Lebak berencana membangun Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) di Dengung dan Cihara. Sampah yang diolah nantinya akan dijadikan refuse derived fuel (RDF).

“Produk RDF ini rencananya akan disalurkan ke PT Cemindo Gemilang di Kecamatan Bayah sebagai bahan bakar pengganti batu bara,” jelasnya.

Ia berharap program tersebut dapat berjalan pada 2026 dan mulai beroperasi pada 2027 sehingga mampu meningkatkan pengelolaan sampah di Kabupaten Lebak.(*)

Tags: DLH LebakSampah Lebak
ShareTweetSend

Berita Terkait

Himaguna Kepung Pemkab Lebak, Desak Pembangunan TPSS Gunungkencana
PERISTIWA

Himaguna Kepung Pemkab Lebak, Desak Pembangunan TPSS Gunungkencana

Januari 15, 2026
Aktivis Nilai Pengelolaan Sampah Lebak Lemah, Serapan SIPSN Masih Rendah
PERISTIWA

Aktivis Nilai Pengelolaan Sampah Lebak Lemah, Serapan SIPSN Masih Rendah

Desember 15, 2025
PERISTIWA

Sampah Numpuk di Gerbang TPA Cihara, DPRD Lebak Akan Panggil DLH

Maret 1, 2022
Next Post
Maman Bukan Sekda Pertama yang Gugat Pemberhentiannya

Maman Bukan Sekda Pertama yang Gugat Pemberhentiannya

Discussion about this post

  • 315 Followers
  • 1.2k Subscribers
Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh