Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

KKP Integrasikan Budi Daya Ikan Dengan Kopdes Merah Putih

by Tim Redaksi
Desember 15, 2025
in EKONOMI
KKP Integrasikan Budi Daya Ikan Dengan Kopdes Merah Putih

Direktur Jenderal Perikanan Budi Daya Kementerian Kelautan dan Perikanan Tb Haeru Rahayu dalam konferensi pers capaian kinerja sektor kelautan dan perikanan, di Jakarta, Senin (15/12/2025).

JAKARTA, BANPOS – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengintegrasikan pengembangan perikanan budi daya dengan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kopkel) Merah Putih untuk memperkuat ekonomi desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan pembudidaya.

Direktur Jenderal Perikanan Budi Daya KKP Tb Haeru Rahayu mengatakan, integrasi tersebut diwujudkan melalui pengembangan kampung perikanan budi daya tematik berbasis teknologi bioflok yang dikelola oleh koperasi desa.

Baca Juga

Senayan Dorong Program KNMP Fokus Atasi Kemiskinan Nelayan Pesisir

Senayan Dorong Program KNMP Fokus Atasi Kemiskinan Nelayan Pesisir

Oktober 9, 2025
Gubernur DIY Ajak Perguruan Tinggi Kawal Aspirasi Mahasiswa Secara Damai

Gubernur DIY Ajak Perguruan Tinggi Kawal Aspirasi Mahasiswa Secara Damai

September 1, 2025
Komisi IV DPR Minta Bulog Percepat Penyaluran Beras SPHP

Komisi IV DPR Minta Bulog Percepat Penyaluran Beras SPHP

Agustus 15, 2025
KAI Angkut 60 Ribu Ton Avtur ke YIA Periode Januari-Juli 2025

KAI Angkut 60 Ribu Ton Avtur ke YIA Periode Januari-Juli 2025

Agustus 14, 2025

“Kami mengoneksikan program perikanan budi daya dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih agar unit usaha budi daya bisa dikelola secara kelembagaan dan berkelanjutan,” kata Haeru dalam konferensi pers capaian kinerja sektor kelautan dan perikanan, di Jakarta, Senin (15/12/2025).

Bioflok merupakan teknologi budi daya ikan yang memanfaatkan mikroorganisme untuk menjaga kualitas air sekaligus meningkatkan efisiensi pakan, sehingga cocok diterapkan pada skala usaha masyarakat.

Pada tahap awal, KKP menjalankan 100 titik kampung perikanan budi daya tematik bioflok yang tersebar di sejumlah daerah, yakni 2 titik di Jawa Barat, 45 titik di Jawa Tengah, 8 titik di Daerah Istimewa Yogyakarta, dan 45 titik di Jawa Timur.

Menurut Haeru, setiap unit bioflok terdiri atas 24 lubang atau kolam budi daya, dengan potensi produksi mendekati 5 ton ikan dalam satu siklus.

“Kalau 1 lubang saja sekitar 200 kilogram (kg), dikalikan 24 lubang, maka satu siklus itu hampir mencapai 5 ton,” ujarnya.

Ia menjelaskan koperasi desa memperoleh margin usaha sekitar Rp1.000 per kg, sehingga dalam satu siklus produksi koperasi berpotensi meraih margin sekitar Rp5 juta.

“Kalau marginnya per kilogram koperasi dapat seribu saja, maka setiap satu kali siklus bisa sekitar Rp5 juta,” ujar Haeru.

Dengan asumsi 3 hingga 3,5 siklus budi daya per tahun, Haeru menilai skema tersebut cukup untuk menggerakkan unit usaha koperasi di tingkat desa.

KKP menargetkan pengembangan kampung perikanan budi daya tematik berbasis bioflok tersebut diperluas menjadi 500 titik pada 2026, seiring penguatan peran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai pengelola usaha produktif di desa.

“Tahun depan kami rencanakan pengembangan di 500 titik lagi. Ini bagian dari sinergi program pemerintah,” kata dia lagi.

Ia menegaskan pendekatan koperasi penting agar usaha budi daya tidak berjalan secara individual, melainkan terorganisasi dalam kelembagaan ekonomi yang mampu mengelola produksi, pemasaran, dan pembiayaan secara kolektif.

Dengan koperasi, kata dia pula, usaha budi daya tidak lagi bergerak sendiri, tetapi terorganisasi, sehingga lebih efisien dan berkelanjutan.

Haeru menambahkan integrasi perikanan budi daya dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sejalan dengan kebijakan ekonomi biru yang menempatkan keseimbangan antara aspek ekonomi, sosial, dan ekologi sebagai prinsip utama.

“Produksi bisa meningkat, koperasi bergerak, kesejahteraan naik, tetapi lingkungan tetap terjaga,” ujarnya pula.(ANTARA)

Tags: Direktur Jenderal Perikanan Budi Daya KKP Tb Haeru RahayuKementerian Kelautan dan Perikanan (KKP)Yogyakarta
ShareTweetSend

Berita Terkait

Senayan Dorong Program KNMP Fokus Atasi Kemiskinan Nelayan Pesisir
EKONOMI

Senayan Dorong Program KNMP Fokus Atasi Kemiskinan Nelayan Pesisir

Oktober 9, 2025
Gubernur DIY Ajak Perguruan Tinggi Kawal Aspirasi Mahasiswa Secara Damai
NASIONAL

Gubernur DIY Ajak Perguruan Tinggi Kawal Aspirasi Mahasiswa Secara Damai

September 1, 2025
Komisi IV DPR Minta Bulog Percepat Penyaluran Beras SPHP
EKONOMI

Komisi IV DPR Minta Bulog Percepat Penyaluran Beras SPHP

Agustus 15, 2025
KAI Angkut 60 Ribu Ton Avtur ke YIA Periode Januari-Juli 2025
EKONOMI

KAI Angkut 60 Ribu Ton Avtur ke YIA Periode Januari-Juli 2025

Agustus 14, 2025
Waskita Karya Lakukan Groundbreaking Proyek Gedung UGM Senilai Rp113,08 Miliar
EKONOMI

Waskita Karya Lakukan Groundbreaking Proyek Gedung UGM Senilai Rp113,08 Miliar

Agustus 12, 2025
Jasa Raharja Dorong Penguatan Tata Kelola Risiko Di Industri Asuransi
EKONOMI

Jasa Raharja Dorong Penguatan Tata Kelola Risiko Di Industri Asuransi

Agustus 12, 2025
Next Post
Open Bidding Selesai, Tiga Nama Potensial Duduki Enam Kursi Kosong Kepala OPD Kabupaten Serang

Open Bidding Selesai, Tiga Nama Potensial Duduki Enam Kursi Kosong Kepala OPD Kabupaten Serang

Discussion about this post

  • 315 Followers
  • 1.2k Subscribers
Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh