TANGERANG, BANPOS – Keperdulian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang terhadap korban bencana alam di Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Sumatera Barat (Sumbar), dan Aceh sangat tinggi. Dalam waktu sepekan, Pemkab Tangerang berhasil mengumpulkan donasi melalui penggalangan dana mencapai 1,5 miliar rupiah.
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengatakan donasi itu berasal dari para ASN, PPK dan Kepala Desa se-Kabupaten Tangerang. Maesyal Rasyid juga menegaskan, bahwa bantuan yang diserahkan bukan berasal dari APBD, melainkan dana pribadi masing-masing individu.
Dana bantuan itu akan disalurkan kepada para korban melalui Palang Merah Indonesia (PMI) Pusat. Pemerintah Kabupaten Tangerang menyerahkan bantuan tersebut pada Rabu (10/12).
“Alhamdulillah, dalam waktu kurang lebih satu pekan. Dana sumbangan telah terkumpul sebanyak Rp 1,m Miliar, ini bukan APBD ya, tetapi dana pribadi masing-masing individu dan hari ini diserahkan langsung ke PMI Pusat. Yang nantinya akan diserahkan ke masyarakat di tiga provinsi yang mengalami bencana alamyaitu Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Provinsi Aceh, ” kata Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, Rabu (10/12).
Maesyal menambahkan bantuan yang diserahkan saat ini merupakan bantuan tahap pertama. Karena, open donasi sampai saat ini masih dilakukan bahkan untuk umum melalui PMI Kabupaten Tangerang. Maka dari itu, kemungkinan besar bantuan akan terus bertambah dan nantinya akan kembali diserahkan di tahap kedua yang diperkirakan terealisasi pada Januari 2026 mendatang. Dia berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat di Provinsi Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh, khususnya mereka yang terdampak bencana alam.
“Open donasi masih terus dibuka, maka kemungkinan nanti akan diberikan kembali bantuan tahap dua dari hasil donasi masyarakat Kabupaten Tangerang. Semoga, bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana alam, ” harapnya.
Ketua PMI Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja menambahkan bantuan pihaknya merancang bantuan dalam lima tahap. Yang pertama diserahkan pada Rabu (10/12). Kemudian tahap kedua dilaksanakan pada Januari 2026 mendatang.
Sedangkan untuk tahap 3 nanti, bantuan akan diserahkan pada Mei 2026, yang dimana penggalangan dana tahap 3 ini, akan dilakukan ke sekolah-sekolah di Kabupaten Tangerang melalui PMI. Kata Soma, penggalangan bantuan juga akan terus dilakukan hingga tahap 5. Namun untuk tahap 4 dan 5 nanti mengikuti aturan PMI pusat.
“Untuk tahap 3, merupakan school kit. Sementara tahap 4 dan 5 menyesuaikan dengan PMI pusat, ” katanya.
Di tempat yang sama, Ketua Palang Merah Indonesia, Jusuf Kalla mengatakan Pemerintah Kabupaten Tangerang merupakan kabupaten/kota pertama yang menyerahkan bantuan untuk korban bencana Sumatera Utara, Barat, dan Aceh melalui PMI Pusat. Dirinya juga mengatakan, bahwa kondisi di lokasi bencana cukup memprihatinkan karena banyak saluran air bersih terputus akibat rusaknya pipa.
“Ini merupakan Pemda pertama. Semoga, pemda-pemda lain juga mengikutinya, untuk memberikan sumbangan kepada korban bencana di Sumatera dan Aceh. Di sana, air bersih juga sangat dibutuhkan, karena pipa-pipa saluran air bersih banyak yang rusak hingga tidak bisa difungsikan, ” ucapnya. (*)

Discussion about this post