MERAK, BANPOS — Volume penumpang penyeberangan pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026 diprediksi meningkat. Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Banten menyiapkan 79 kapal untuk melayani rute Merak–Bakauheni dan pelabuhan pendukung.
Kepala KSOP Banten, Capt. Bharto Ari Raharjo, mengatakan dari total 79 kapal tersebut, sebanyak 17 kapal masih dalam proses perbaikan dan 5 kapal dinyatakan tidak dapat beroperasi.
“Total saat ini 79 kapal, yang belum dapat beroperasi 17 kapal dan yang tidak beroperasi 5 kapal. Kapal-kapal itu baru bisa dinyatakan layak setelah memenuhi standar keselamatan,” kata Bharto saat rapat koordinasi di Dermaga Eksekutif Pelabuhan Merak, Rabu (10/12).
KSOP Banten memberikan tenggat waktu hingga 12 Desember bagi operator untuk menyelesaikan proses docking dan perbaikan armada. Proses verifikasi kelaikan kapal masih terus dilakukan secara intensif.
“Sebanyak 17 kapal masih diproses sampai 12 Desember. Ada yang docking, ada yang rusak, dan ada yang masih melengkapi persyaratan,” ujarnya.
KSOP menegaskan tidak akan menerbitkan izin berlayar bagi kapal yang belum memenuhi standar teknis dan keselamatan, terutama di tengah potensi cuaca ekstrem akhir tahun.
Bharto mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi terkini. Karena status operasional kapal bisa berubah sewaktu-waktu tergantung hasil uji kelaikan yang sedang dikebut oleh pihak otoritas.(*)



Discussion about this post