SERANG, BANPOS – Walikota Serang Budi Rustandi menekankan reformasi pelayanan pajak pada Anugerah Pajak Kota Serang 2025 di salah satu hotel di Kota Serang, Rabu (10/12/2025).
“Saya mengajak semua pihak meningkatkan kepatuhan pajak,” ujarnya, awal sambutan.
Selanjutnya, ia menyampaikan capaian terbaru Kota Serang. Ia menjelaskan bahwa penghargaan itu menjadi bukti peningkatan inovasi pemerintahan. “Pagi tadi Kota Serang mendapat penghargaan Innovative Government Award (IGA) 2025,” katanya.
Kemudian, Budi Rustandi menegaskan makna tema acara. Ia menambahkan bahwa pajak daerah menggerakkan berbagai program pembangunan. “Kontribusi wajib pajak menjadi pondasi pembangunan kota,” ucapnya.
Ia juga memaparkan penggunaan pajak. Ia menekankan bahwa anggaran publik harus berdampak langsung bagi warga. “Setiap rupiah digunakan untuk jalan, jembatan, sekolah, dan puskesmas,” jelasnya.
Setelah itu, Budi menyoroti penataan pasar. Ia menyebut bahwa penindakan dilakukan untuk mengembalikan ketertiban. “Kami menemukan pungli yang menghambat pelaku usaha,” kata Budi Rustandi.
Budi kemudian menyinggung rencana revitalisasi kawasan. Ia menegaskan bahwa proyek itu memakai skema non-APBD. “Pasar Lama akan kami tata dengan konsep baru,” ujarnya.
Selain itu, ia mengajak investor berkolaborasi. Ia meminta warga melapor jika menemukan pungli dari oknum dinas. “Saya jamin kenyamanan dan kemudahan berusaha di Kota Serang,” katanya.
Camat Percepat Layanan
Ia juga memberikan instruksi pada perangkat kecamatan. Ia menyebut bahwa hambatan administrasi mengganggu pemutakhiran data pajak. “Camat harus mempercepat layanan mutasi SPPT,” tegasnya.
Kemudian, ia menyinggung upaya penegakan perda. Ia menambahkan bahwa penindakan dilakukan sesuai aturan pusat.“Kami langsung menindak pelanggaran yang mengganggu keteraturan,” jelasnya.
Selanjutnya, Budi memaparkan agenda pengentasan pengangguran. Ia menegaskan kewajiban perekrutan 80 persen tenaga kerja lokal. “Kota Serang menyiapkan kawasan industri dan pelabuhan,” ucapnya.
Ia juga menjelaskan dampak lanjutan pembangunan itu. Ia menambahkan bahwa pertumbuhan ekonomi bergantung pada aktivitas investasi.“Pengangguran turun jika daya beli warga meningkat,” katanya.
Pada akhir sambutan, Budi mengajak seluruh pihak memperkuat kolaborasi. Ia memastikan pembangunan alun-alun dimulai Maret mendatang. “Mohon doa agar pembangunan Kota Serang berjalan lancar,” ujarnya.
Acara Anugerah Pajak Kota Serang 2025 ditutup dengan pesan peningkatan kepatuhan pajak. “Kota Serang harus menjadi ibu kota yang sesungguhnya,” tutup Budi. (*)








Discussion about this post