Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Meta Prediksi AI Akan Rubah Pola Bisnis

by Ipay
Desember 10, 2025
in GAYA HIDUP, HEADLINE
Meta Prediksi AI Akan Rubah Pola Bisnis

Country Director Meta untuk Indonesia, Pieter Lydian dalam paparan perkembangan teknologi Meta AI yang digelar di Jakarta, Rabu (10/12). (ANTARA/Adimas Raditya)

JAKARTA, BANPOS – Perusahaan teknologi Meta memproyeksikan terjadinya perubahan besar dalam pola bisnis dan perilaku digital masyarakat pada 2026, seiring semakin masifnya peran kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Transformasi ini tidak hanya mengubah cara konsumen berbelanja, tetapi juga memaksa pelaku usaha beradaptasi dari model konvensional ke sistem berbasis percakapan, otomatisasi, dan konten digital real-time.

 

Baca Juga

Intervensi Kerentanan Pangan, Pemprov Banten Salurkan Bantuan Beras dan Ayam untuk Ribuan Keluarga

Maret 6, 2026

Disnakertrans Pandeglang Bakal Tindaklanjuti Aduan Pekerja Gudang PT Gudang Wings Labuan

Maret 5, 2026

Muji Rohman Optimis Industri Sawah Luhur Pangkas Pengangguran

Maret 5, 2026
Bupati Serang: Pesantren Ramadan Cetak Generasi Berkarakter

Bupati Serang: Pesantren Ramadan Cetak Generasi Berkarakter

Maret 5, 2026

Country Director Meta untuk Indonesia, Pieter Lydian, menyebut setidaknya terdapat lima tren utama yang diprediksi akan berkembang pesat dan menjadi penentu daya saing bisnis di masa depan. Kelima tren tersebut meliputi AI dan otomatisasi, business messaging, AI-powered creator loop, video dan live commerce, serta perdagangan lintas batas (cross-border shopping). “Perubahan perilaku belanja bergerak sangat cepat. Saat orang ingin membeli produk, mereka ingin bisa bertanya langsung, menilai kualitas, hingga mendapat rekomendasi secara instan. Semua itu kini difasilitasi oleh AI dan percakapan di aplikasi pesan,” kata Pieter saat memaparkan tren teknologi Meta di Jakarta, Rabu (10/12).

Meta menilai AI akan menjadi titik awal baru dalam perjalanan konsumen (customer journey). Jika sebelumnya konsumen mencari informasi melalui mesin pencari atau media sosial, kini mereka langsung berinteraksi dengan AI untuk riset produk, mencocokkan kebutuhan, hingga memperoleh rekomendasi yang dipersonalisasi.

Di Indonesia, perubahan pola bisnis berbasis AI ini dinilai sudah mulai terasa. Data Meta mencatat 79 persen pelaku UMKM di Indonesia telah menggunakan teknologi AI di platform digital, terutama untuk keperluan pemasaran (65 persen) dan layanan pelanggan (61 persen). “Ke depan, semakin banyak proses bisnis yang akan berjalan otomatis. AI membantu pelaku usaha menghemat biaya operasional sekaligus meningkatkan produktivitas secara signifikan,” ujarnya.

Selain AI, Meta juga menyoroti pergeseran interaksi bisnis dari komunikasi satu arah ke percakapan dua arah melalui layanan pesan instan seperti WhatsApp, Instagram DM, dan Messenger. Konsumen kini lebih nyaman bertanya langsung soal stok barang, pengiriman, hingga spesifikasi teknis melalui chat dibandingkan mengakses situs web.

Pieter mencontohkan implementasi chatbot WhatsApp milik Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang mampu meningkatkan produktivitas hingga empat kali lipat dan menyelesaikan sekitar 80 persen pertanyaan publik secara otomatis. Pola ini, menurut Meta, mencerminkan masa depan layanan pelanggan yang lebih cepat dan efisien.

Perubahan pola bisnis juga terlihat dari menguatnya peran kreator dalam ekosistem perdagangan digital. Dengan dukungan AI, kreator kini mampu mempercepat lokalisasi konten, memprediksi tren, serta menghasilkan rekomendasi yang lebih relevan bagi audiens. “Model kreator berbasis AI akan menciptakan siklus baru antara konten dan penjualan. Cerita tidak lagi berhenti pada engagement, tapi bisa langsung berubah menjadi transaksi secara real-time,” kata Pieter.

Sementara itu, video dinilai menjadi format utama dalam strategi bisnis digital. Meta mencatat hampir dua juta pengiklan di platformnya kini menggunakan generative AI untuk memproduksi konten video yang lebih adaptif dan sesuai dengan preferensi audiens.

Meta juga tengah menguji fitur yang memungkinkan kreator menautkan produk langsung ke Instagram Reels, sehingga konsumen dapat melakukan pembelian tanpa harus keluar dari konten yang ditonton. Skema ini disebut akan memangkas jarak antara promosi dan transaksi.

Di sisi lain, Meta melihat kawasan Asia Pasifik sebagai pusat pertumbuhan perdagangan lintas negara. Kondisi ini membuka peluang besar bagi produk unggulan Indonesia, terutama produk halal seperti fesyen, makanan, dan kosmetik, untuk menembus pasar global. “Kami ingin lebih banyak UKM Indonesia tidak hanya menjual produknya di dalam negeri, tetapi juga mampu menembus Australia, Amerika, hingga pasar Muslim global,” ujar Pieter.

Sebagai penutup, Meta mendorong pelaku usaha untuk menyesuaikan strategi bisnis dengan lima tren tersebut, mulai dari berinvestasi pada AI dalam perjalanan pembelian konsumen, menjadikan messaging sebagai kanal layanan utama, berkolaborasi dengan kreator, memprioritaskan video imersif seperti live dan reels, hingga memperluas pasar melalui perdagangan lintas batas berbasis data.

Pieter menegaskan, transformasi digital berbasis AI harus inklusif dan dapat diakses semua kalangan, termasuk UMKM. “Teknologi tidak boleh hanya dinikmati segelintir pihak. AI harus bisa diakses semua orang. Inilah demokratisasi teknologi yang ingin kami wujudkan,” pungkasnya. (*)

Source: ANTARA

Berita Terkait

PEMERINTAHAN

Intervensi Kerentanan Pangan, Pemprov Banten Salurkan Bantuan Beras dan Ayam untuk Ribuan Keluarga

Maret 6, 2026
PEMERINTAHAN

Disnakertrans Pandeglang Bakal Tindaklanjuti Aduan Pekerja Gudang PT Gudang Wings Labuan

Maret 5, 2026
EKONOMI

Muji Rohman Optimis Industri Sawah Luhur Pangkas Pengangguran

Maret 5, 2026
Bupati Serang: Pesantren Ramadan Cetak Generasi Berkarakter
KESRA

Bupati Serang: Pesantren Ramadan Cetak Generasi Berkarakter

Maret 5, 2026
GAYA HIDUP

Pemkab Serang Gerak Cepat Bersihkan Sampah Tirtayasa

Maret 5, 2026
PEMERINTAHAN

Gelontorkan Rp75 Miliar, dari PNS sampai PPPK Paruh Waktu Pemprov Banten Kebagian THR

Maret 5, 2026
Next Post
Anugerah Pajak Kota Serang Dorong Kepatuhan Wajib Pajak

Anugerah Pajak Kota Serang Dorong Kepatuhan Wajib Pajak

Discussion about this post

  • 315 Followers
  • 1.2k Subscribers
Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh