Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Berkali-kali Banjir Akibat Longsoran Sampah, Warga Cipeucang Ngungsi

by Tim Redaksi
Desember 10, 2025
in NASIONAL
Berkali-kali Banjir Akibat Longsoran Sampah, Warga Cipeucang Ngungsi

LONGSOR: Rumah Agus Kristianto tertimbun lumpur akibat banjir yang disebabkan aliran kali tertutup sampah longsor. (EKO SETIAWAN/SATELIT NEWS)

TANGSEL, BANPOS – Setelah berulangkali kebanjiran warga yang tinggal di sekitar tempat pembuangan akhir (TPA) Cipeucang mengungsi. Banjir yang terjadi akibat longsoran sampah TPA Cipeucang menutupi aliran kali yang melewati permukiman warga.

Salah satu warga Agus Kristianto mengaku sejak banjir terakhir pada, Sabtu (6/12/2025) lalu, dirinya terpaksa mengungsi ke rumah kerabatnya. Baginya, mengungsi menjadi pilihan yang harus diambil .

Baca Juga

Cek Disini! Besaran Zakat Fitrah Tiap Daerah di Banten

Cek Disini! Besaran Zakat Fitrah Tiap Daerah di Banten

Februari 11, 2026
Mencari Solusi Komprehensif Banjir di Kota Cilegon

Mencari Solusi Komprehensif Banjir di Kota Cilegon

Januari 31, 2026
Sinergi Lintas Instansi Ratusan Personel Dikerahkan Bersihkan Sisa Banjir di Periuk

Sinergi Lintas Instansi Ratusan Personel Dikerahkan Bersihkan Sisa Banjir di Periuk

Januari 31, 2026
Hak Anak Korban Bencana Jangan Terabaikan

Hak Anak Korban Bencana Jangan Terabaikan

Januari 14, 2026

“Sementara saya pindah di tempat saudara dahulu, banjir terus. Hewan ternak bapak masih di situ semua,” ujar Kristianto saat dikonfirmasi, Selasa (9/12).

Kristianto mengaku sudah tidak sanggup bertahan di rumahnya yang hampir setiap hari terendam banjir sejak longsoran sampah terjadi. Air lindi yang pekat dan berbau menyengat masuk ke dalam rumah, merusak perabotan serta barang-barang berharga yang ia miliki.

Kristianto yang sehari-hari bekerja sebagai pengrajin tempe terpaksa menghentikan usahanya. Bahan baku dan alat produksi yang selama ini menjadi sumber pendapatannya rusak akibat terendam air lindi.

“Berhenti dua hari produksi. Kerugian ya lumayan, puluhan juta,” katanya.

Usaha tempe yang telah ia rintis selama 11 tahun kini lumpuh total. Rumah yang dulunya menjadi tempat produksi sekaligus tempat tinggal, kini harus ia tinggalkan karena tak lagi aman dan sehat untuk ditempati. Ia mengaku hanya bisa menumpang di rumah saudara sambil menunggu kondisi membaik.

Kristianto berharap ada tanggung jawab dari pihak pengelola TPA Cipeucang dan pemerintah daerah atas kerugian yang dialaminya. Ia menilai kondisi ini bukan lagi persoalan teknis, tetapi sudah menyangkut keselamatan warga.

“Makanya siapa yang bertanggung jawab semuanya ini?,” ucapnya.

Sekretaris Dinas Lingkunga Hidup (DLH) Tangsel, Hadi Widodo sebelumnya menyampaikan bahwa langkah yang dilakukan pihaknya yakni memaksimalkan penataan dan perapihan.

“Sementara sampah yang ada kita maksimalkan untuk dirapikan dulu, termasuk saluran air yang ada kita buka jangan sampai jadi penyumbatan. Kita mungkin punya beberapa TPS3R ya, ini kita maksimalkan pengelolaannya, penggunaan insenerator,” pungkasnya. (*)

Source: SATELITNEWS
Tags: banjirbencana banjirLongsoran sampahTangerang SelatanTPA Cipeucang

Berita Terkait

Cek Disini! Besaran Zakat Fitrah Tiap Daerah di Banten
EKONOMI

Cek Disini! Besaran Zakat Fitrah Tiap Daerah di Banten

Februari 11, 2026
Mencari Solusi Komprehensif Banjir di Kota Cilegon
PERISTIWA

Mencari Solusi Komprehensif Banjir di Kota Cilegon

Januari 31, 2026
Sinergi Lintas Instansi Ratusan Personel Dikerahkan Bersihkan Sisa Banjir di Periuk
PEMERINTAHAN

Sinergi Lintas Instansi Ratusan Personel Dikerahkan Bersihkan Sisa Banjir di Periuk

Januari 31, 2026
Hak Anak Korban Bencana Jangan Terabaikan
PERISTIWA

Hak Anak Korban Bencana Jangan Terabaikan

Januari 14, 2026
Sumber Masalah Banjir Diulas BPBD Banten
PEMERINTAHAN

Sumber Masalah Banjir Diulas BPBD Banten

Januari 13, 2026
2026 Disperkimta Tangsel Targetkan Perbaikan 329 Rumah Tak Layak Huni, Ini Cara Pengusulannya
PEMERINTAHAN

2026 Disperkimta Tangsel Targetkan Perbaikan 329 Rumah Tak Layak Huni, Ini Cara Pengusulannya

Januari 8, 2026
Next Post
Pembangunan Serentak 45 Asrama Ponpes di Kabupaten Tangerang

Pembangunan Serentak 45 Asrama Ponpes di Kabupaten Tangerang

Discussion about this post

  • 315 Followers
  • 1.2k Subscribers
Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh