JAKARTA, BANPOS – Wakil Ketua Umum Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA), Alif Kamal, menyambut baik langkah Presiden Prabowo Subianto yang memberi peringatan keras kepada para kepala daerah, mulai dari gubernur hingga bupati dan wali kota yang tidak berada di wilayahnya ketika bencana melanda.
Alif menilai, dalam situasi darurat seperti yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera, keberadaan pemimpin daerah di lokasi sangat krusial untuk memastikan penanganan berjalan cepat dan terkoordinasi.
“Dalam kondisi darurat, kepala daerah seharusnya berada di tengah masyarakat. Kehadiran pemimpin di lapangan penting untuk memastikan penanganan berjalan cepat dan tepat,” ujar Alif dalam keterangan yang diterima BANPOS, Senin (8/12).
Ia menekankan bahwa penanganan bencana tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri.
Soliditas antarinstansi, dukungan pemerintah pusat dan daerah, peran aparat, relawan, serta masyarakat diperlukan agar penanggulangan bencana bisa dilakukan secara efektif.
“Jika kepala daerah tidak berada di tempat, tentu akan menimbulkan berbagai kendala dalam koordinasi dan pengambilan keputusan. Ini bisa berdampak pada lambannya penanganan di lapangan,” kata Alif.
Alif menilai, komitmen Presiden Prabowo dalam merespons musibah bencana sangat terlihat dari kehadirannya langsung di Aceh dalam sepekan terakhir.
Menurutnya, hal itu menunjukkan keseriusan pemerintah pusat memastikan bantuan sampai ke warga yang terdampak.
“Dalam satu minggu terakhir, Presiden sudah dua kali hadir di Aceh. Ini menunjukkan keseriusan beliau untuk memastikan seluruh bantuan tersalurkan dengan tepat dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan,” tegasnya.
Terkait banjir di Sumatera, Alif juga menyoroti dugaan kerusakan hutan akibat pembalakan liar dan alih fungsi lahan yang memperparah kondisi.
Ia menyatakan keyakinannya bahwa pemerintah akan menindak para pelaku yang bertanggung jawab.
“Kami yakin Presiden akan mengungkap pelaku pembalakan liar. Dalam berbagai kesempatan, Presiden sudah berulang kali mengingatkan soal bahaya kerusakan hutan. Presiden Prabowo tidak main-main dalam hal-hal yang membahayakan nyawa rakyat Indonesia,” tandas Alif. (*)

Discussion about this post