Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Manuver Asing Awal Pekan: GOTO dan DEWA Jadi Rebutan, Sektor Ini Justru ‘Dibuang’ Besar-besaran

by Lukman Hapidin
Desember 9, 2025
in EKONOMI
Manuver Asing Awal Pekan: GOTO dan DEWA Jadi Rebutan, Sektor Ini Justru ‘Dibuang’ Besar-besaran

Bursa Dibuka Negatif. Pengunjung melihat papan elektronik yang menampilkan perdagangan harga saham di lantai Bursa Efek Indonesia, di Jakarta, Senin (16/3/2020). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal pekan ini dibuka negatif. IHSG berkurang 85 poin (1,7 persen) ke level 4.821. Sementara nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah pagi ini ada di level Rp 14.740. BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

JAKARTA, BANPOS – Perdagangan sesi pertama pada awal pekan ini, Senin, 8 Desember 2025, menyajikan drama pergerakan arus modal yang menarik perhatian para pelaku pasar modal di kota-kota besar.

Di tengah dinamika Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), investor asing menunjukkan polarisasi strategi yang sangat tegas.

Baca Juga

IHSG Cetak Rekor di Awal 2026, Mirae Asset Tetap Optimistis ke Level 10.500

IHSG Cetak Rekor di Awal 2026, Mirae Asset Tetap Optimistis ke Level 10.500

Januari 16, 2026
Asing ‘Buang Kiri’ Jelang Natal, 2,23 Miliar Saham Dilepas: Cek Pergerakan GOTO dan BUMI

Asing ‘Buang Kiri’ Jelang Natal, 2,23 Miliar Saham Dilepas: Cek Pergerakan GOTO dan BUMI

Desember 24, 2025
NRCA, PADA, dan ATAP Resmi Lepas dari Papan FCA Senin Depan, Simak Peluangnya

NRCA, PADA, dan ATAP Resmi Lepas dari Papan FCA Senin Depan, Simak Peluangnya

Desember 20, 2025
Awal Perdagangan, IHSG Dibuka Menguat 31,28 Poin

Awal Perdagangan, IHSG Dibuka Menguat 31,28 Poin

Desember 12, 2025

Mereka tidak sekadar masuk pasar, melainkan melakukan seleksi ketat dengan memborong saham-saham spesifik dan di saat bersamaan melepas portofolio lain dengan tekanan jual yang ekstrem.

Berdasarkan data perdagangan yang dihimpun dari PT Mandiri Sekuritas, terlihat jelas adanya pergeseran minat investor institusi global. Fokus utama pasar hari ini tertuju pada PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) yang sukses menjadi magnet utama likuiditas asing.

GOTO: Sinyal Reposisi Strategis Investor Institusi

Fenomena paling mencolok hari ini adalah lonjakan akumulasi pada saham GOTO.

Tercatat, investor asing melakukan aksi beli bersih (net buy) dengan volume yang mencengangkan, mencapai 682,6 juta saham.

Angka ini bukan sekadar statistik biasa, melainkan indikasi kuat adanya reposisi strategis yang sedang dilakukan oleh investor institusi besar alias “big money”.

Total nilai pembelian asing pada emiten teknologi ini menembus angka Rp4,14 triliun, sebuah jumlah yang jauh melampaui tekanan jualnya.

Analisis pasar menunjukkan bahwa saham ini tengah diposisikan sebagai kandidat utama untuk pergerakan lanjutan pasca periode konsolidasi yang cukup panjang.

Sentimen positif ini didorong oleh narasi pemulihan ekosistem digital yang kian solid serta perbaikan keseimbangan kas perusahaan yang dinilai semakin sehat, sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi portofolio asing yang mencari pertumbuhan berkelanjutan.

Energi dan Properti: DEWA dan REAL Masuk Radar

Tak hanya sektor teknologi, sektor energi juga mendapatkan panggungnya. Saham PT Darma Henwa Tbk (DEWA) berhasil masuk dalam radar akumulasi asing dengan net buy sebesar 151,7 juta saham.

Lonjakan pembelian yang mencapai nilai Rp266,7 miliar ini menyiratkan bahwa minat asing sedang tertuju pada emiten energi berbiaya rendah.

Kinerja DEWA dinilai terangkat oleh momentum perbaikan harga komoditas global yang kembali menghangat di akhir tahun 2025 ini.

Di sisi lain, PT Repower Asia Indonesia Tbk (REAL) juga menunjukkan dinamika positif dengan diborong asing sebesar 79,4 juta saham.

Para investor asing tampak sedang mengambil posisi start lebih awal guna mengantisipasi katalis korporasi yang diyakini dapat mendorong valuasi emiten ini ke fase berikutnya.

Aksi Jual Masif: Peringatan untuk BKSL dan DOOH

Namun, di balik optimisme pada GOTO dan DEWA, terdapat gambaran kontras yang cukup mengkhawatirkan pada beberapa emiten lain.

PT Sentul City Tbk (BKSL) menjadi saham yang paling keras “dibuang” oleh investor asing. Tekanan jual (net sell) pada saham ini mencapai 220,5 juta saham.

Data transaksi menunjukkan penjualan saham BKSL mencapai Rp359 miliar, berbanding terbalik dengan pembelian yang hanya menyentuh Rp138 miliar.

Distribusi masif ini mencerminkan tingginya ketidakpastian pasar terhadap arah strategis perusahaan serta keraguan atas kemampuan eksekusi proyek-proyek properti yang sedang berjalan.

Bagi investor ritel, distribusi ini tidak bisa dianggap ringan karena sering kali menjadi sinyal awal tren penurunan jangka menengah.

Nasib serupa dialami oleh PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH) yang mengalami tekanan signifikan dengan net sell sebanyak 95,8 juta saham.

Selisih mencolok antara penjualan asing sebesar Rp172,1 miliar dan pembelian yang hanya Rp76,2 miliar menegaskan sikap hati-hati investor global.

Mereka tampak menghindari sektor periklanan digital yang volatilitasnya dinilai masih terlalu tinggi.

Selain itu, aksi profit-taking juga menekan PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI), yang dilepas asing sebanyak 57,2 juta saham meskipun sempat mencatatkan penguatan teknikal sebelumnya.

Divergensi Strategi: Selektif Memilih “Winner”

Pola perdagangan hari ini memperlihatkan sebuah divergensi atau perbedaan arah yang nyata. Investor asing tidak bergerak seragam menyapu rata semua sektor (“spray and pray”), melainkan sangat selektif (“stock picking”).

Mereka cenderung meningkatkan eksposur modal pada saham digital skala besar seperti GOTO serta emiten energi dan industri tertentu yang menawarkan rasio risk-reward yang menarik.

Sebaliknya, rotasi keluar dilakukan secara agresif dari saham-saham yang dinilai memiliki fundamental yang belum stabil atau valuasi yang sudah tidak lagi atraktif setelah reli singkat.

Arus modal asing hari ini menjadi sinyal kuat mengenai pergantian strategi di awal pekan: akumulasi agresif di saham-saham dengan prospek pertumbuhan berkelanjutan, dan distribusi tegas di saham yang dinilai tidak lagi memenuhi kriteria risiko investor global.

Bagi investor domestik, membaca peta pergerakan “uang besar” ini sangat krusial sebagai penentu arah volatilitas pada sesi perdagangan berikutnya. (*)

Tags: Analisis SahamBKSLBursa EfekBursa Efek IndonesiaBursa SahamInvestasi Saham 2025Investor AsingNet Buy AsingSahamSaham DEWASaham GOTO
ShareTweetSend

Berita Terkait

IHSG Cetak Rekor di Awal 2026, Mirae Asset Tetap Optimistis ke Level 10.500
EKONOMI

IHSG Cetak Rekor di Awal 2026, Mirae Asset Tetap Optimistis ke Level 10.500

Januari 16, 2026
Asing ‘Buang Kiri’ Jelang Natal, 2,23 Miliar Saham Dilepas: Cek Pergerakan GOTO dan BUMI
EKONOMI

Asing ‘Buang Kiri’ Jelang Natal, 2,23 Miliar Saham Dilepas: Cek Pergerakan GOTO dan BUMI

Desember 24, 2025
NRCA, PADA, dan ATAP Resmi Lepas dari Papan FCA Senin Depan, Simak Peluangnya
EKONOMI

NRCA, PADA, dan ATAP Resmi Lepas dari Papan FCA Senin Depan, Simak Peluangnya

Desember 20, 2025
Awal Perdagangan, IHSG Dibuka Menguat 31,28 Poin
EKONOMI

Awal Perdagangan, IHSG Dibuka Menguat 31,28 Poin

Desember 12, 2025
Saham BUMI ‘Mengamuk’ Tembus Rp326, Cetak Multibagger Berkat Aksi Borong Asing dan Isu Akuisisi
EKONOMI

Saham BUMI ‘Mengamuk’ Tembus Rp326, Cetak Multibagger Berkat Aksi Borong Asing dan Isu Akuisisi

Desember 11, 2025
Fenomena RLCO: Tiga Hari ARA, Cuan Tembus 109 Persen hingga Antrean Beli Mengular Rp200 Miliar
EKONOMI

Fenomena RLCO: Tiga Hari ARA, Cuan Tembus 109 Persen hingga Antrean Beli Mengular Rp200 Miliar

Desember 11, 2025
Next Post
Yandri Tegaskan Kemendes Bebas Dari Budaya Jual Beli Jabatan

Yandri Tegaskan Kemendes Bebas Dari Budaya Jual Beli Jabatan

Discussion about this post

  • 315 Followers
  • 1.2k Subscribers
Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh