Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Kader HMI Siap Jadi Mitra Kritis Pemerintah Daerah di Serang Raya

by Muhamad Wahyu
Desember 8, 2025
in PENDIDIKAN, POLITIK
Kader HMI Siap Jadi Mitra Kritis Pemerintah Daerah di Serang Raya

SERANG, BANPOS – Kader Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Penyelamat Organisasi (HMI-MPO) menegaskan akan mengambil peran lebih aktif dalam mengawal kebijakan publik di wilayah Serang Raya yang meliputi Kota Serang dan Kabupaten Serang.

Hal ini disampaikan Formatur Ketua Umum HMI-MPO UNPAM, Jamaludin, yang menegaskan organisasi siap menjadi mitra kritis bagi pemerintah daerah.

Baca Juga

No Content Available

Jamaludin menyebutkan, arah gerak organisasi ke depan tidak hanya fokus pada kaderisasi, tetapi juga memperkuat fungsi kontrol sosial terhadap kebijakan pemerintah daerah.

Menurutnya, Pemkot dan Pemkab Serang perlu lebih membuka ruang partisipasi publik, terutama bagi kelompok mahasiswa.

“Kami ingin hadir sebagai mitra kritis bagi dua pemerintahan daerah tersebut. Ketika kebijakan berpihak pada masyarakat, tentu kami dukung. Tapi ketika ada yang tidak sesuai dengan prinsip keadilan dan kepentingan publik, kami tidak akan ragu menyuarakan kritik,” ujar Jamaludin saat penutupan Basic Training HMI-MPO Komisariat UNBAJA pada Minggu (7/12).

Ia menyoroti sejumlah persoalan yang dianggap masih perlu perhatian serius, mulai dari tata kelola pendidikan, penataan ruang, kondisi infrastruktur, hingga soal keterbukaan informasi yang belum sepenuhnya optimal. Menurutnya, mahasiswa memiliki peran strategis untuk mengawal isu-isu tersebut.

“Kota Serang dan Kabupaten Serang punya potensi besar untuk tumbuh lebih cepat, tapi itu harus dibarengi dengan pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Kami siap memberikan masukan, melakukan kajian, bahkan ikut terlibat dalam diskusi kebijakan,” jelasnya.

Jamaludin menegaskan, sikap kritis bukan berarti konfrontatif, melainkan bentuk kontribusi nyata mahasiswa untuk memastikan pembangunan berjalan tepat sasaran.

“Kami ingin hubungan konstruktif, tetapi tetap kritis. Pemerintah daerah harus melihat mahasiswa sebagai mitra pengawas, bukan pihak yang mengganggu,” tegasnya.

“Intinya, kami siap mengawal dua daerah ini dengan pendekatan yang objektif, ilmiah, dan berpihak pada kepentingan rakyat,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Umum Komisariat UNBAJA, Fikri Dimyati mengatakan bahwa dalam basic training tersebut terdapat belasan mahasiswa dari tiga perguruan tinggi yang mengikuti pelatihan hingga resmi menjadi kader HMI-MPO di Serang.

“Belasan mahasiswa itu telah mendapatkan pelatihan, pembekalan tentu agar bisa mencapai dan menjalankan tujuan organisasi serta mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi,” singkatnya.(*)

Tags: Penutupan Basic Training HMI-MPO Komisariat UNBAJA.
ShareTweetSend

Berita Terkait

No Content Available
Next Post
Kursi yang Goyang

Kursi yang Goyang

Discussion about this post

  • 315 Followers
  • 1.2k Subscribers
Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh