TANGERANG, BANPOS – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (DPBD) Kota Tangerang mengimbau warga Tangerang untuk antisipasi menghadapi musim hujan.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, menegaskan tas darurat harus mudah dijangkau dan siap dibawa kapan saja. Di dalamnya, terdapat sejumlah perlengkapan penting untuk bertahan di situasi krisis.
“Isi Tas Siaga Bencana antara lain obat-obatan atau P3K, masker, peluit, uang tunai, handphone, makanan siap santap dan air minum minimal untuk tiga hari, senter dan baterai, pakaian, radio portable, serta dokumen penting dalam wadah tahan air,” kata Mahdiar. Ia menambahkan, perlengkapan tambahan seperti pisau multifungsi, tali, kompas, dan alat pemecah kaca juga dapat disertakan.
Mahdiar berharap kesadaran warga meningkat. “Kami minta Tas Siaga disiapkan dan ditempatkan di lokasi yang mudah diambil saat darurat. BPBD akan terus siaga dalam menghadapi situasi kegawatdaruratan,” ujarnya.
Sebelumnya, BPBD mengusulkan status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi menyusul perkiraan BMKG tentang meningkatnya curah hujan dan potensi cuaca ekstrem pada Desember 2025 hingga Februari 2026. Usulan tersebut disampaikan dalam rapat lintas sektoral bersama BMKG dan berbagai instansi terkait.
“BMKG memproyeksikan puncak musim hujan terjadi pada Desember hingga Februari dengan intensitas lebih tinggi. Karena itu kami merekomendasikan kepada Wali Kota untuk menerbitkan SK Siaga Darurat,” jelas Mahdiar.
Status siaga tersebut, lanjutnya, akan mempercepat koordinasi penanganan bencana, mulai dari dukungan personel, logistik, peralatan hingga pendanaan.
“Dengan SK tersebut, semua pihak dapat bergerak lebih efektif dan responsif,” tegasnya. Ia menutup dengan penekanan pada kesiapsiagaan publik.
“Kesadaran masyarakat harus naik. Pantau informasi cuaca dan lakukan langkah-langkah mitigasi sejak dini.” (*)





Discussion about this post