LEBAK, BANPOS – Empat warga Kabupaten Lebak yang menjadi korban terdampak banjir di Aceh akhirnya bisa dipulangkan dan langsung dijemput tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak di Bandara Soekarno-Hatta, Minggu (7/12).
Sekretaris BPBD Lebak, Febby Rizki Pratama, menjelaskan bahwa para korban saat ini sudah dalam perjalanan menuju Rangkasbitung.
Pemulangan dilakukan sebagai tindak lanjut dari arahan Bupati dan Wakil Bupati Lebak untuk memastikan keselamatan warganya yang berada di daerah bencana itu.
“Udah dijemput. Sekarang sedang di perjalanan dari bandara ke Rangkas,” kata Febby saat dikonfirmasi melalui panggilan telepon.
Ia menjelaskan, keputusan memulangkan para warga diambil karena kondisi mereka di lokasi bencana kurang memungkinkan.
Para korban sebelumnya berada di pengungsian di Kota Langsa, Aceh, tanpa kepastian kondisi ke depan.
“Daripada di sana mereka berada di pengungsian, kemudian juga tidak tahu bagaimana. Lebih baik pulang,” jelasnya.
Menurut Febby, proses evakuasi dilakukan dengan mengupayakan berbagai cara.
Pihaknya bersama para korban mencari jalur pemindahan paling memungkinkan hingga akhirnya mendapat kendaraan sewaan dari Langsa menuju Medan.
“Mereka geser dari Langsa ke Medan. Hari Jumat malam sampai di Medan, kemudian istirahat sehari. Di Medan itu hari Sabtu, Minggu mereka pulang. Tadi pukul 9 sampai Soekarno-Hatta jam 12,” terangnya.
Febby menegaskan, keberadaan para warga Lebak di Aceh awalnya diketahui dari unggahan media sosial.
Informasi tersebut kemudian ditelusuri lebih lanjut dengan melakukan koordinasi bersama berbagai pihak.
“Memang medsos menjadi sarana utama. Mereka ada yang DM Ibu Bupati juga, kemudian juga ada di grup medsos BPBD. Dari informasi itu kita tracking, kita juga bekerjasama dengan BPBD Langsa. Alhamdulillah dibantu baik oleh BPBD Langsa,” tuturnya.
Empat warga dimaksud berasal dari Rangkasbitung, meski salah satunya tercatat memiliki KTP berbeda domisili.
Para korban sebelumnya berada di wilayah Kota Langsa, Aceh, ketika banjir besar melanda.
Febby memastikan bahwa proses pemulangan berjalan lancar berkat kolaborasi banyak pihak, termasuk BPBD Langsa, Pemerintah Kabupaten Lebak dan dukungan masyarakat.
“Mudah-mudahan mereka bisa segera pulih dan berkumpul kembali dengan keluarganya,” tandasnya. (*)








Discussion about this post