Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Menteri Brian Libatkan 39 Perguruan Tinggi, Atasi Dampak Bencana Sumatera

by Tim Redaksi
Desember 5, 2025
in NASIONAL
Menteri Brian Libatkan 39 Perguruan Tinggi, Atasi Dampak Bencana Sumatera

Bencana Sumatera

JAKARTA, BANPOS – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek) mengerahkan 39 perguruan tinggi untuk mempercepat penanganan banjir, longsor dan kerusakan infrastruktur yang melanda Aceh, Sumatera Utara (Sumut) dan Sumatera Barat (Sumbar).

Melalui Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan (Ditjen Risbang), Kemendiktisaintek menyiapkan 28 Perguruan Tinggi Posko dan 11 Perguruan Tinggi Pendukung yang akan bergerak langsung di lapangan. Langkah ini menjadi bagian dari Program Pengabdian kepada Masyarakat Tanggap Darurat Bencana, yang menempatkan kampus sebagai pusat komando ilmiah berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek).

Baca Juga

UNIBA Buka Program Magister Hukum

UNIBA Buka Program Magister Hukum

Maret 1, 2026
Relawan Asal Banten Diduga Terhambat Pungli dan Intimidasi di Palembang

Relawan Asal Banten Diduga Terhambat Pungli dan Intimidasi di Palembang

Januari 7, 2026
Perbaikan Dampak Bencana di Sumatera Diperkirakan Tembus Rp51,82 Triliun

Perbaikan Dampak Bencana di Sumatera Diperkirakan Tembus Rp51,82 Triliun

Desember 8, 2025
Dompet Dhuafa Banten Gelar Pangkas Rambut Amal di CFD Pawon

Dompet Dhuafa Banten Gelar Pangkas Rambut Amal di CFD Pawon

Desember 8, 2025

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menegaskan, peran kampus sangat vital dalam penanganan bencana. “Perguruan tinggi bukan hanya pusat ilmu pengetahuan, tetapi juga kekuatan kemanusiaan,” ujar Brian dalam keterangan tertulisnya, Kamis (4/12/2025).

Menurut Brian, kehadiran akademisi, peneliti dan mahasiswa di wilayah terdampak merupakan bukti bahwa ilmu, teknologi dan inovasi harus bekerja untuk masyarakat. Dia memastikan seluruh intervensi kampus dilakukan secara terkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dan Kementerian Sosial (Kemensos).

“Perguruan Tinggi Posko akan menjadi pusat komando lapangan. Perguruan Tinggi Pendukung menyediakan tenaga ahli, teknologi, alat pemulihan, hingga pendampingan intervensi di daerah terdampak,” jelasnya.

Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Kemendiktisaintek Fauzan Adziman mengatakan, program tanggap darurat difokuskan pada delapan pilar utama, yakni distribusi logistik; layanan kesehatan dan gizi; pendampingan psikososial; rehabilitasi sanitasi dan penyediaan air bersih; pendidikan darurat; pemulihan ekonomi; dukungan administrasi publik; serta mitigasi dan edukasi kebencanaan.

Pilar ini dirancang untuk memastikan respons yang tidak hanya cepat, tetapi juga berkelanjutan,” ujarnya.

Asesmen lapangan Kemendiktisaintek menemukan sejumlah kebutuhan kritis yang masih belum tertangani. Seperti akses jalan yang terputus, jaringan komunikasi yang lumpuh, keterbatasan Bahan Bakar Minyak (BBM), serta hambatan distribusi logistik yang memaksa penggunaan jalur alternatif.

Fauzan menjelaskan, program ini akan berjalan dalam dua fase. Pertama, fase tanggap darurat hingga 31 Desember 2025, dengan fokus pada logistik, layanan kesehatan, air bersih, sanitasi, pendidikan darurat, serta pemulihan awal. Kedua, fase pemulihan pada 2026, yang mencakup rehabilitasi wilayah, pemulihan ekonomi, serta inovasi berbasis teknologi untuk mendukung kehidupan masyarakat jangka panjang.

Perguruan tinggi juga akan memperluas jangkauan Posko ke wilayah terdampak terpencil di Aceh, Sumut dan Sumbar. Teknologi filtrasi air, desalinasi dan sanitasi portabel disiapkan untuk membantu pemulihan kebutuhan dasar.

Meski demikian, kebutuhan seperti tenda, dapur umum, MCK, obat-obatan, air bersih, BBM dan internet darurat disebut masih membutuhkan percepatan distribusi.

Selain pengerahan kampus, Kemendiktisaintek membuka peluang pembiayaan proposal bagi civitas akademika yang ingin mengajukan riset atau program tanggap darurat untuk korban banjir di Aceh dan Sumatera.

Wakil Mendiktisaintek Stella Christie mengatakan, setiap proposal bisa memperoleh dana maksimal Rp 500 juta, dengan total anggaran Rp 30 miliar. “Kami mengajak seluruh civitas akademika memasukkan proposal tanggap darurat sebagai aksi nyata kampus berdampak,” ujar Stella melalui akun Instagram resmi @prof.stellachristie.

Proposal yang diajukan harus masuk dalam salah satu dari delapan bidang prioritas program. Dia juga memastikan akan turun langsung ke Sumatera Utara, termasuk Medan, Sibolga dan Tapanuli Tengah untuk mengecek kesiapan Posko kampus.

Untuk memaksimalkan aksi lapangan, Kemendiktisaintek melakukan sejumlah langkah percepatan, mulai dari rapid assessment berbasis Google Form, bimbingan teknis penyusunan proposal, penyempurnaan format proposal, penyaluran logistik awal termasuk teknologi air bersih portabel, sistem pelaporan berbasis bukti visual, hingga skema bantuan khusus bagi mahasiswa terdampak.

Peran civitas akademika sangat penting membantu masyarakat yang terdampak bencana. Kami dari Kemendiktisaintek berupaya semaksimal mungkin hadir bersama mereka,” tegas Stella. (TANGSEL.POS)

Tags: 39 perguruan tinggiBencana SumateraDampak BencanaKemendiktisaintek
ShareTweetSend

Berita Terkait

UNIBA Buka Program Magister Hukum
HUKRIM

UNIBA Buka Program Magister Hukum

Maret 1, 2026
Relawan Asal Banten Diduga Terhambat Pungli dan Intimidasi di Palembang
KESRA

Relawan Asal Banten Diduga Terhambat Pungli dan Intimidasi di Palembang

Januari 7, 2026
Perbaikan Dampak Bencana di Sumatera Diperkirakan Tembus Rp51,82 Triliun
PERISTIWA

Perbaikan Dampak Bencana di Sumatera Diperkirakan Tembus Rp51,82 Triliun

Desember 8, 2025
Dompet Dhuafa Banten Gelar Pangkas Rambut Amal di CFD Pawon
EKONOMI

Dompet Dhuafa Banten Gelar Pangkas Rambut Amal di CFD Pawon

Desember 8, 2025
Solidaritas Nasional: Kemenimipas Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Sumatera
NASIONAL

Solidaritas Nasional: Kemenimipas Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Sumatera

Desember 5, 2025
‎UMN Jadi Tuan Rumah KBMK 2025: Wujud Kampus Berdampak dalam Membangun Inovasi dan Daya Saing Mahasiswa Indonesia
PENDIDIKAN

‎UMN Jadi Tuan Rumah KBMK 2025: Wujud Kampus Berdampak dalam Membangun Inovasi dan Daya Saing Mahasiswa Indonesia

Oktober 27, 2025
Next Post
Menteri Kehutanan Segera Cabut 20 Izin PBPH, Termasuk di Area Banjir Sumatera

Menteri Kehutanan Segera Cabut 20 Izin PBPH, Termasuk di Area Banjir Sumatera

Discussion about this post

Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh