Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Zaki Iskandar Bongkar Perbedaan Signifikan PSSI Era Nurdin Halid dan Erick Thohir

by Tim Redaksi
Desember 3, 2025
in OLAHRAGA
Zaki Iskandar Bongkar Perbedaan Signifikan PSSI Era Nurdin Halid dan Erick Thohir

Zaki Iskandar Manajer Timnas U-17. Foto : Ist

JAKARTA, BANPOS – Manajer Timnas U-17, Zaki Achmad Iskandar, membuka cerita menarik mengenai perubahan besar dalam sistem pembinaan sepak bola nasional. Lewat pengalaman panjangnya mendampingi tim usia muda sejak 2006, Zaki membandingkan langsung gaya kepemimpinan PSSI pada masa Nurdin Halid dengan era modern di bawah Erick Thohir. Menurutnya, perbedaan yang terjadi bukan sekadar soal kebijakan, tetapi juga kultur, metode, dan cara pandang terhadap pengembangan pemain.

Zaki mengingat, di masa Nurdin Halid, PSSI menerapkan program radikal: mengirim satu tim U-23 ke Belanda selama hampir enam bulan untuk persiapan Asian Games 2006. Program tersebut dijalankan bekerja sama dengan KNVB, dengan seluruh aspek latihan, nutrisi, sampai pelatih fisik dan penjaga gawang diserahkan kepada federasi sepak bola Belanda.

Baca Juga

Persija Jakarta Beri Libur Panjang untuk Pemain

Persija Jakarta Beri Libur Panjang untuk Pemain

Desember 4, 2025
Skuad Timnas Putri Indonesia untuk SEA Games 2025: 23 Pemain Siap Tempur!

Skuad Timnas Putri Indonesia untuk SEA Games 2025: 23 Pemain Siap Tempur!

Desember 3, 2025
996 Atlet Indonesia Dikirim ke SEA Games ke-33 2025 Thailand

996 Atlet Indonesia Dikirim ke SEA Games ke-33 2025 Thailand

November 21, 2025
Menpora Erick Aktif di Ajang Internasional, Fokus Bangun Olahraga Nasional

Menpora Erick Aktif di Ajang Internasional, Fokus Bangun Olahraga Nasional

Oktober 23, 2025

Meski terlihat maju, kenyataannya program itu tidak berjalan sesuai harapan. Minimnya staf pendukung membuat pemain mengalami tekanan tinggi, ditambah persoalan adaptasi cuaca, makanan, hingga rasa rindu kampung halaman. “Beban mentalnya besar. Untung saat itu media sosial belum seramai sekarang,” kenang Zaki dalam sebuah podcast, Rabu (3/12).

Hasil akhirnya pun mengecewakan. Timnas U-23 yang diperkuat Bobby Satria dan rekan-rekan menelan kekalahan telak 6-0 dari Irak dan 4-1 dari Suriah pada babak kualifikasi Grup B Asian Games 2006. Usai kompetisi, Zaki melaporkan bahwa konsep pemusatan latihan jangka panjang di Eropa belum cocok diterapkan untuk karakter pemain Indonesia.

Berangkat dari pengalaman pahit itulah Zaki menilai pendekatan PSSI kini jauh lebih realistis dan terukur di bawah Erick Thohir. Alih-alih memaksa pemain menjalani TC panjang di luar negeri, federasi membangun ekosistem pembinaan dalam negeri yang lengkap dan sesuai kultur lokal. Pemusatan latihan jangka panjang tetap dilakukan, namun di Indonesia, dengan agenda uji coba atau training camp singkat ke luar negeri seperti ke Bulgaria atau Dubai.

“Metode sekarang lebih menyentuh sisi manusiawi pemain. Mental, nutrisi, dan kondisi fisik anak-anak usia 16–17 tahun lebih terjaga,” ungkap Zaki. Ia menyebut dukungan federasi kini jauh lebih profesional—mulai dari pelatih spesialis, dokter tim, ahli gizi, hingga psikolog yang mendampingi setiap pemain.

Zaki menegaskan, pembinaan sepak bola tidak bisa sekadar meniru negara maju tanpa memahami konteks Indonesia. Adaptasi dan kesinambungan adalah kunci. Ia pun menilai strategi Erick Thohir lebih efektif dalam membangun karakter, stabilitas mental, dan kesiapan kompetitif pemain muda.

“Untuk usia 17–20 tahun, TC panjang di dalam negeri itu ideal. Saat memasuki U-20 atau U-23, barulah pemain diproyeksikan mendapat pengalaman internasional secara bertahap,” tegasnya.

Dengan fondasi yang lebih matang, Zaki optimistis arah pembinaan sepak bola Indonesia saat ini berada pada jalur yang benar menuju standar global yang lebih tinggi. (*)

Source: tangselpos.id
Tags: Erick ThohirManajer Timnas U-17Nurdin HalidPerbedaanPSSIZaki Achmad Iskandar

Berita Terkait

Persija Jakarta Beri Libur Panjang untuk Pemain
OLAHRAGA

Persija Jakarta Beri Libur Panjang untuk Pemain

Desember 4, 2025
Skuad Timnas Putri Indonesia untuk SEA Games 2025: 23 Pemain Siap Tempur!
OLAHRAGA

Skuad Timnas Putri Indonesia untuk SEA Games 2025: 23 Pemain Siap Tempur!

Desember 3, 2025
996 Atlet Indonesia Dikirim ke SEA Games ke-33 2025 Thailand
OLAHRAGA

996 Atlet Indonesia Dikirim ke SEA Games ke-33 2025 Thailand

November 21, 2025
Menpora Erick Aktif di Ajang Internasional, Fokus Bangun Olahraga Nasional
NASIONAL

Menpora Erick Aktif di Ajang Internasional, Fokus Bangun Olahraga Nasional

Oktober 23, 2025
Tanggapi Melarangan IOC, Menpora Sebut Indonesia Miliki Dasar Yang Kuat
OLAHRAGA

Tanggapi Melarangan IOC, Menpora Sebut Indonesia Miliki Dasar Yang Kuat

Oktober 23, 2025
Gagal Bawa Garuda ke Pildun, Patrick Kluivert Dipecat PSSI
OLAHRAGA

Gagal Bawa Garuda ke Pildun, Patrick Kluivert Dipecat PSSI

Oktober 16, 2025
Next Post
Zakiyah Keluhkan Pemangkasan TKD dan Minimnya DBH di Hadapan Komisi II DPR RI

Zakiyah Keluhkan Pemangkasan TKD dan Minimnya DBH di Hadapan Komisi II DPR RI

Discussion about this post

  • 315 Followers
  • 1.2k Subscribers
Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh