Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Menhut Beri Penjelasan Mengenai Penggundulan Hutan

by Tim Redaksi
Desember 3, 2025
in NASIONAL
Menhut Beri Penjelasan Mengenai Penggundulan Hutan

Kondisi Desa Bunin, Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Aceh Timur pasca banjir bandang dan longsor. Foto : Ist

JAKARTA, BANPOS – Isu penggundulan hutan kembali mencuat usai terjadinya bencana banjir bandang dan longsor di Aceh, Sumatera Barat (Sumbar) dan Suma tera Utara (Sumut). Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dan eks Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan (Zulhas) ikut kebawa-bawa. Keduanya pun langsung memberikan penjelasan dengan cara berbeda. Raja Juli pilih offline, sementara Zulhas lewat podcast.

Raja Juli meninjau lokasi bencana di Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Minggu (30/11/2025). Dengan mengenakan kemeja putih lengan panjang, rompi hijau, sepatu boot kuning, serta topi rimba, politisi PSI itu, terlihat meninjau tumpukan kayu gelondongan yang terbawa arus banjir.

Baca Juga

Menteri Kehutanan Segera Cabut 20 Izin PBPH, Termasuk di Area Banjir Sumatera

Menteri Kehutanan Segera Cabut 20 Izin PBPH, Termasuk di Area Banjir Sumatera

Desember 5, 2025
12 Perusahaan Dibidik Terkait Penyebab Banjir di Sumatera

12 Perusahaan Dibidik Terkait Penyebab Banjir di Sumatera

Desember 5, 2025
KI Pusat: Komitmen Menhut Harus Diikuti Keterbukaan Informasi

KI Pusat: Komitmen Menhut Harus Diikuti Keterbukaan Informasi

Desember 1, 2025
Warga Sabang Dukung Penyegelan 250 Ton Beras Impor Ilegal

Warga Sabang Dukung Penyegelan 250 Ton Beras Impor Ilegal

November 28, 2025

Dia didampingi Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan dan bergabung dengan tim gabungan Polda Sumbar, Polda Riau, TNI, Basarnas, serta relawan yang telah melakukan pencarian sejak hari pertama bencana.

Kami atas nama pribadi maupun pemerintah menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya atas musibah yang kita hadapi bersama ini,” ujar Raja Juli di hadapan warga.

Selain melihat langsung titik terdampak, Raja Juli mengunjungi posko pengungsian dan berbincang dengan korban yang masih kehilangan anggota keluarga. Ia juga meninjau distribusi bantuan yang disalurkan Kementerian Kehutanan bersama Polda Riau, berupa sembako, air, selimut, pakaian layak pakai, dan peralatan pendukung evakuasi.

Menurut dia, sejumlah wilayah masih terisolasi dan membutuhkan alat berat untuk membuka akses.

Beberapa tempat masih banyak terisolir, kita data lagi, ada alat berat kita arahkan ke tempat yang terisolir tersebut,” katanya.

Ia menegaskan, fokus pemerintah saat ini adalah penanganan darurat, termasuk pencarian korban hilang, pemulihan akses, hingga rehabilitasi awal.

Pemerintah juga menyiapkan dukungan psikososial, termasuk kehadiran tim psikolog untuk membantu pemulihan trauma warga setelah proses evakuasi tuntas.

Mengenai kritik terhadap pengelolaan hutan, Raja Juli menyatakan terbuka terhadap evaluasi maupun investigasi. “Tapi sekali lagi, kita fokus dulu menyelesaikan apa yang dialami rakyat,” ujarnya.

Dirjen Pengelolaan Hutan Lestari Kementrian Kehutanan (Kemenhut), Laksmi Wijayanti mengatakan, sejak Juli 2025 tidak pernah memberikan izin penebangan kayu di Tapanuli Selatan. Menurutnya, Menhut pada Juni 2025 memerintahkan untuk melakukan evaluasi menyeluruh terkait layanan sistem informasi penatausahaan hasil hutan (SIPUHH).

Sementara itu, Zulhas memberikan penjelasan melalui kanal YouTube “Curhat Bang Denny Sumargo”, Senin (1/12/ 2025). Podcast berdurasi 1 jam 9 menit berjudul “Saya Siap Bertanggung Jawab Dunia Akhirat, Video Harrison Ford Terungkit Lagi, Ini Jawaban Zulhas” tersebut telah ditonton lebih dari 520 ribu kali hingga Selasa (2/12/2025) malam.

Dalam podcast itu, Zulhas menjelaskan kembali konteks video lawas dirinya saat berdialog dengan aktor Hollywood Harrison Ford mengenai kerusakan hutan di Tesso Nilo, Riau. Ia mengatakan, rekaman yang kerap kembali viral itu, tidak menampilkan keseluruhan penjelasan sehingga menghilangkan konteks sebenarnya.

Menurut dia, persoalan kerusakan hutan pada masa awal reformasi tidak bisa diselesaikan hanya melalui instruksi kementerian karena adanya dinamika kewenangan daerah dan tekanan politik. “Ford menganggap Indonesia seperti Amerika. Padahal pejabat saat itu ragu mengambil tindakan karena situasi politik dan tekanan masyarakat begitu besar,” ujarnya.

Ketua Umum PAN ini juga menanggapi tudingan yang mengaitkan dirinya sebagai sosok utama yang bertanggung jawab atas kerusakan hutan hingga bencana di Sumatera. Ia menyebut tudingan tersebut tidak berdasar. “Kalau dikatakan Indonesia rusak karena Zulkifli Hasan, saya tersanjung.

Kalau Sumatera banjir salah saya, Kalimantan rusak juga salah saya. Begitu berkuasa kah saya?” ujarnya dengan nada satire.

Ia memaparkan, Areal Penggunaan Lain (APL) memang dapat dimanfaatkan untuk kebun, sawah, dan ternak demi pembangunan daerah. “Tidak semua kawasan hutan adalah larangan total. Kebijakan harus menyesuaikan kebutuhan 280 juta penduduk,” katanya

Terkait Tesso Nilo, Zulhas mengakui kawasan itu adalah area yang tak boleh dirambah dan menjadi salah satu penyesalannya karena penegakan hukum tidak berjalan optimal selama bertahun-tahun. Ia menyebut upaya terbaru pemerintah melalui Satgas yang dipimpin Menhan telah mulai membuka jalan penyelesaian.

Zulhas juga menyinggung kasus kerusakan hutan di Sumatera Utara seluas 40.000 hektare yang berubah menjadi kebun sawit. Meski pelakunya telah dipidana, negara tetap menghadapi kendala dalam mengambil kembali lahan tersebut.

“Baru era sekarang bisa, setelah ada Satgas,” katanya.

Sebelum tampil di podcast, Zulkifli yang kini menjabat Menko Pangan turut meninjau lokasi banjir di Lubuk Minturun, Kota Padang, sambil menyalurkan bantuan berupa beras dan ikut membersihkan rumah warga terdampak.

Seperti diketahui, gelondongan kayu ikut terbawa arus saat banjir bandang di Sumut. Usai banjir bandang, kayu gelondong itu berserakan di berbagai lokasi, mulai dari pinggiran sungai hingga pantai. (*)

Source: tangselpos.id
Tags: MenhutPenggundulan HutanRaja Juli AntoniZulkifli Hasan
ShareTweetSend

Berita Terkait

Menteri Kehutanan Segera Cabut 20 Izin PBPH, Termasuk di Area Banjir Sumatera
NASIONAL

Menteri Kehutanan Segera Cabut 20 Izin PBPH, Termasuk di Area Banjir Sumatera

Desember 5, 2025
12 Perusahaan Dibidik Terkait Penyebab Banjir di Sumatera
NASIONAL

12 Perusahaan Dibidik Terkait Penyebab Banjir di Sumatera

Desember 5, 2025
KI Pusat: Komitmen Menhut Harus Diikuti Keterbukaan Informasi
POLITIK

KI Pusat: Komitmen Menhut Harus Diikuti Keterbukaan Informasi

Desember 1, 2025
Warga Sabang Dukung Penyegelan 250 Ton Beras Impor Ilegal
NASIONAL

Warga Sabang Dukung Penyegelan 250 Ton Beras Impor Ilegal

November 28, 2025
Kinerja Menteri Raja Juli Antoni Jadi Cerminan Sinergi Komosi IV dan Pemerintah
PARLEMEN

Kinerja Menteri Raja Juli Antoni Jadi Cerminan Sinergi Komosi IV dan Pemerintah

Oktober 20, 2025
Menko Pangan Zulkifli Hasan Panen Brokoli dan Tinjau Program Ketahanan Pangan di Rumah Pangan PNM
EKONOMI

Menko Pangan Zulkifli Hasan Panen Brokoli dan Tinjau Program Ketahanan Pangan di Rumah Pangan PNM

Oktober 11, 2025
Next Post
CDI Group Bangun Tangki Bitumen 12.000 m³ di Serang Demi Perkuat Rantai Pasok Nasional

CDI Group Bangun Tangki Bitumen 12.000 m³ di Serang Demi Perkuat Rantai Pasok Nasional

Discussion about this post

Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh